Menghidupkan Sunnah, Menebar Hidayah

Pertanyaan

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Afwan, ana mau tanya. Kapankah waktu di mulainya puasa ? Apakah pada saat Imsak atau masuknya Adzan Shubuh?

Jawaban

Waalaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh,

Waktu menahan diri dari makan dan minum dan hal-hal lainnya yang bisa membatalkan puasa adalah dimulai ketika masuknya waktu subuh.

Adapun waktu imsak yang biasa kita dengar (sekitar 10 menit sebelum subuh) ini bukanlah batas waktu pelarangan makan dan minum.

Dasarnya adalah firman Allah ta’ala,

وَكُلُوا وَاشْرَبُوا حَتَّىٰ يَتَبَيَّنَ لَكُمُ الْخَيْطُ الْأَبْيَضُ مِنَ الْخَيْطِ الْأَسْوَدِ مِنَ الْفَجْرِ

“Dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar.” (QS. Al-Baqarah: 187)

Juga berdasarkan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam,

إنَّ بلَالًا يُؤَذِّنُ بلَيْلٍ، فَكُلُوا واشْرَبُوا حتَّى يُنَادِيَ ابنُ أُمِّ مَكْتُومٍ، ثُمَّ قالَ: وكانَ رَجُلًا أعْمَى، لا يُنَادِي حتَّى يُقالَ له: أصْبَحْتَ أصْبَحْتَ.

“Bilal biasa mengumandangkan adzan di malam hari. Makan dan minumlah sampai kalian mendengar adzan Ibnu Ummi Maktum.” (HR. Bukhari). Perawi mengatakan mengatakan bahwa Ibnu Ummi Maktum adalah seorang yang buta dan beliau tidaklah mengumandangkan adzan sampai ada yang memberitahukan padanya “Waktu shubuh telah tiba, waktu shubuh telah tiba.”

Wallahu a’lam

👍 Raih pahala besar dengan menyebarkan kiriman ini. Ajak serta kerabat dan rekan untuk bergabung dalam layanan SM.

🌿🌿🌿
*Shirotul Mustaqim Whatsapp Broadcast(SM)*
Registrasi Ketik: “Daftar” kirim ke WA SM Center: +62 858 2634 8545
Join Telegram t.me/shirotulmustaqim
Instagram.com/shirotulmustaqimid
http://www.shirotulmustaqim.com

Sahabat SM, sebagai orang tua, kita memiliki tanggung jawab yang besar terhadap anak-anak kita. Wajib bagi setiap orang tua untuk mendidik anaknya sesuai dengan ajaran Islam.

Hendaknya kita membiasakan anak kita untuk melakukan amal-amal sholeh. Terutama amal sholeh yang wajib seperti Puasa Ramadhan. Para ulama menganjurkan anak yang sudah berusia 7 atau 10 tahun untuk dilatih berpuasa.

Dahulu para sahabat pun membiasakan anak-anak mereka untuk berpuasa sejak mereka masih kecil. Mereka mengatakan,

فكنا نصومه بعد ونصوم صبياننا ونجعل لهم اللعبة من العهن فإذا بكى أحدهم على الطعام أعطيناه ذاك حتى يكون عند الإفطار

“Setelah itu, kami pun puasa dan menyuruh anak-anak kami untuk puasa. Kami buatkan mainan dari bulu. Jika mereka menangis karena minta makan, kami beri mainan itu hingga bisa bertahan sampai waktu berbuka.” (HR. Bukhari)

Al-Hafidz Ibnu Hajar rahimahullah mengatakan, _”Hadis ini adalah dalil disyariatkannya membiasakan anak-anak untuk berpuasa, karena anak yang berusia sebagaimana yang disebutkan dalam hadis belum termasuk usia mendapatkan beban syariat. Namun, mereka diperintahkan puasa dalam rangka latihan.”_ *(Fathul Bari, 4:201)*

Raih pahala besar dengan menyebarkan kiriman ini. Ajak serta kerabat dan rekan untuk bergabung dalam layanan SM.

Shirotul Mustaqim Whatsapp Broadcast(SM)
Registrasi Ketik: “Daftar” kirim ke WA SM Center: +62 858 2634 8545
Join Telegram t.me/shirotulmustaqim
Instagram.com/shirotulmustaqimid
http://www.shirotulmustaqim.com

Rumah adalah karunia Allah ta’ala yang telah dianugerahkan kepada kita sebagai tempat tinggal, penutup aurat, dan tempat bercengkrama dengan keluarga.

Pada rumah-rumah kita itu ada hak-haknya yang harus dipenuhi. Rumah yang tidak terpenuhi hak-haknya akan mengundang setan untuk bersarang di rumah tersebut, sehingga menyebabkan ketidaknyamanan bagi penghuninya untuk tinggal di dalamnya dan menyebabkan keributan antar penghuni rumah. Jika sudah demikian, maka setan-lah yang akan mengambil alih penguasaan rumah itu dan seakan penghuninya menjadi pembantu setia bagi setan. Jadilah rumah itu kuburan bagi penghuninya. Naudzubillah.

Sebaliknya, rumah yang dipenuhi hak-haknya akan mengundang malaikat pembawa rahmat datang berbondong-bondong menyesaki rumah itu, sehingga rumah tersebut dipenuhi oleh kebaikan, ketenangan, kenyamanan dan keberkahan dari Allah ta’ala bagi penghuninya. Inilah hakikat rumah idaman bagi setiap mukmin.

Di antara hak rumah kita yang harus dipenuhi adalah dibacakan di dalamnya Al-Qur’an, dilantunkan di dalamnya do’a dzikir tasbih dan tahmid memuji Allah ta’ala, serta didirikan di dalamnya sholat-sholat sunnah.

Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

لَا تَجْعَلُوا بُيُوتَكُمْ مَقَابِرَ إِنَّ الشَّيْطَانَ يَنْفِرُ مِنْ الْبَيْتِ الَّذِي تُقْرَأُ فِيهِ سُورَةُ الْبَقَرَةِ

“Janganlah kalian jadikan rumah-rumah kalian sebagai kuburan, sesungguhnya setan itu akan lari dari rumah yang di dalamnya dibacakan surat Al-Baqarah.” (HR. Muslim)

Mari kita usir syetan dari rumah-rumah kita dan undanglah malaikat datang menetap di rumah kita dengan bacaan Al Qur’an khususnya surat Al-Baqarah dan dengan ibadah lainnya, ikhlas karena Allah ta’ala sesuai dengan Sunnah Rasul-Nya.

اللَّهُمَّ اجْعَلْنَا مِنْ أَهْلِ القُرْآنِ

– Ust. Abdul Rohim Lili, Lc –

Raih pahala besar dengan menyebarkan tulisan ini. Ajak serta kerabat dan rekan untuk bergabung dalam layanan SM.

Shirotul Mustaqim Whatsapp Broadcast(SM)
Registrasi Ketik: “Daftar” kirim ke WA SM Center: +62 858 2634 8545
Join Telegram t.me/shirotulmustaqim
Instagram.com/shirotulmustaqimid
http://www.shirotulmustaqim.com

#nasihat_untuk_suami

Wahai suami….
Dahulu, istrimu adalah seorang wanita muda yang penuh keceriaan. Dan sekarang telah datang masa dimana badannya mulai kendor dan lemah. Dia terus layu dan memudar hari demi hari. Goresan-goresan garis mulai tergambar di wajahnya.

Mood seorang istri bisa berubah-ubah seiring berjalannya hari, sehingga sangat mungkin baginya untuk berbuat salah. Oleh karena itu, janganlah lihat istrimu hanya dari sisi kesalahannya saja.

ِAkan tetapi lihatlah bahwasanya istrimu memiliki hak yang besar atas dirimu. Hari ini, dia adalah ibu dari anak-anakmu. Berikanlah cinta dan kasih sayang Anda untuknya.

Janganlah balas dirinya kecuali dengan kemaafan. Maafkanlah apa-apa yang pantas untuk dimaafkan. Mudahkanlah dalam memberi maaf kepadanya.

Jika engkau menemukan ada kesalahan darinya yang tidak pantas untuk dimaafkan, maka musyawarahkanlah, terbukalah, dan saling berjanji untuk menyelesaikan masalah tersebut bersama-sama.

👍 Silahkan bisa disebarkan.

🏡 Rumah Bahagia untuk Suami Istri
👉 Join t.me/rumahbahagiapasutri

💐🍃💐🍃💐🍃💐🍃💐🍃💐

sudahkah kita membaca al qur'anAl-Qur’an adalah cahaya yang selalu menerangi para pembacanya, cahaya yang akan menerangi hati,cahaya yang akan terpancar di wajah orang-orang beriman, dan cahaya penerang di gelapnya titian shirot di punggung neraka Jahannam pada hari kiamat kelak.

Bukan hanya itu, rumah yang selalu dibaca di dalamnya Al-Qur’an akan selalu bersinar yang cahayanya bisa terlihat oleh para penduduk langit dari kalangan malaikat yang mulia.

Rosululloh shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

وإنَّ البيتَ لَيُتْلَى فيه القرآنُ ؛ فيتراءَى لأهل السماءِ كما تتراءَى النجومُ لأهل الأرضِ

“Sesungguhnya rumah yang dibaca di dalamnya Al-Qur’an, niscaya cahayanya akan jelas terlihat oleh para penduduk langit laksana bintang-bintang di langit yang jelas terlihat oleh penduduk bumi.” (HR. Ahmad)

Marilah kita baca Al-Qur’an di rumah-rumah kita…

Jangan kita redupkan cahaya Al-Qur’an di rumah kita….

Al-Qur’an adalah sebaik-baik cahaya…

اللّهُمَّ اجْعَلِ الْقُرْآنَ رَبِيعَ قَلْبِي وَنُورَ صَدْرِي وَجِلَاءَ حُزْنِي وَذَهَابَ هَمِّي

Ust Abdul Rohim Lili, Lc.

Raih pahala besar dengan menyebarkan kiriman ini. Ajak serta kerabat dan rekan untuk bergabung dalam layanan SM.

Shirotul Mustaqim Whatsapp Broadcast(SM)
Registrasi Ketik: “Daftar” kirim ke WA SM Center: +62 858 2634 8545
Join Telegram t.me/shirotulmustaqim
Instagram.com/shirotulmustaqimid
http://www.shirotulmustaqim.com

Sesungguhnya setiap manusia sedang melakukan perniagaan dengan Alloh Ta’ala di dunia yang singkat ini.

Dalam perniagaannya manusia membutuhkan modal, dan modal perniagaannya diberikan langsung oleh Alloh Ta’ala. Dengan modal ini, ada yang mendapatkan keuntungan tanpa batas dan ada juga manusia yang merugi luar biasa. Semuanya dicatat dengan rinci oleh Alloh Ta’ala tanpa ada yang dirugikan sedikitpun.

Ada tiga modal utama perniagaan manusia adalah :

Pertama: Waktu

Setiap manusia diberikan waktu yang sama, manusia yang pandai mengisi waktunya dengan iman dan amal sholih. Manusia yang cerdas tidak melewati waktunya dengan amalan yang sia-sia.

Kedua: harta

Hakikatnya manusia adalah makhluk yang fakir, kepadanya Alloh Ta’ala titipkan amanah harta kekayaan. Dengan harta itu, manusia diperintahkan berinfak, menunaikan zakat, bershodaqoh dan beramal ibadah lainnya.

Ketiga: Jasmani dan rohani

Alloh Ta’ala memberikan jasmani, rohani dan panca indera bagi manusia agar digunakan untuk beribadah kepada-Nya. Diberikan lisan agar manusia membaca Al Qur’an, berdzikir, berdo’a dan bertasbih memuji Alloh Ta’ala. Dikaruniai kepala agar manusia bersujud hanya kepada-Nya, diberikan kedua tangan agar berbuat kebaikan, diberikan agar manusia berjalan di muka bumi membela agama Alloh Ta’ala.

Sungguh beruntung orang beriman. Modal perniagaannya diberikan oleh Alloh, seluruh perniagaannya dibeli oleh-Nya, dan Alloh Ta’ala juga yang memberikan keuntungan yang luar biasa berupa surga nan indah.

Alloh Ta’ala berfirman:

إِنَّ الَّذِينَ يَتْلُونَ كِتَابَ اللَّهِ وَأَقَامُوا الصَّلَاةَ وَأَنْفَقُوا مِمَّا رَزَقْنَاهُمْ سِرًّا وَعَلَانِيَةً يَرْجُونَ تِجَارَةً لَنْ تَبُورَ

Sesungguhnya orang-orang yang selalu *membaca kitab Alloh, mendirikan sholat dan menafkahkan sebahagian dari rezeki yang Kami anugerahkan* kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi.(QS. Fathir: 29)

Keuntungan dari Alloh Ta’ala yang sangat mulia ini hanya pantas didapatkan oleh para “pedagang kelas tinggi”, yaitu mereka yang mencurahkan segenap waktu, jiwa, raga dan harta mereka *semata-mata ikhlas hanya karena Alloh Ta’ala* bukan untuk yang lainnya.

اللهُمَّ وَفِّقْنَا لِصَالِحِ الأَعْمَالِ

– Ust. Abdurrohim Lili, Lc. –

 

Raih pahala besar dengan menyebarkan kiriman ini. Ajak serta kerabat dan rekan untuk bergabung dalam layanan SM.

Shirotul Mustaqim Whatsapp Broadcast(SM)
Registrasi Ketik: “Daftar” kirim ke WA SM Center: +62 858 2634 8545
Join Telegram t.me/shirotulmustaqim
Instagram.com/shirotulmustaqimid
http://www.shirotulmustaqim.com

Sahabat SM, sesungguhnya dunia ini ibarat jembatan penyebarangan. Setiap orang hanya sekedar melewatinya saja dan tidak akan bermukim. Sedangkan tujuannya adalah akhirat sebagai tempat bermukim.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dan para sahabat adalah orang-orang yang paling memahami masalah ini sehingga mereka begitu zuhud terhadap dunia dan antusias terhadap akhirat.

Zuhud terhadap dunia bukan berarti meninggalkannya, akan tetapi zuhud yang benar adalah menjadikan dunia sebagai sarana dan akhirat adalah tujuannya.

Zuhud juga bisa berarti meninggalkan apa-apa yang tidak bermanfaat untuk kehidupan akhirat.

Suatu ketika Ibnu Mas’ud radhiallahu ‘anhu melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidur di atas selembar tikar. Ketika bangkit dari tidurnya tikar tersebut meninggalkan bekas pada tubuh beliau. Berkatalah para sahabat yang menyaksikan hal itu, “Wahai Rasulullah, seandainya boleh kami siapkan untukmu kasur yang empuk!” Beliau menjawab:

مَا لِي وَمَا لِلدُّنْيَا، مَا أَنَا فِي الدُّنْيَا إِلَّا كَرَاكِبٍ اسْتَظَلَّ تَحْتَ شَجَرَةٍ ثُمَّ رَاحَ وَتَرَكَهَا

“Ada kecintaan apa aku dengan dunia? Aku di dunia ini tidak lain kecuali seperti seorang pengendara yang mencari teteduhan di bawah pohon, lalu beristirahat, kemudian meninggalkannya.” (HR. At-Tirmidzi no. 2377, hadits shahih)

Join channel kami lainnya:
Cinta Bahasa Arab: t.me/alarabiia
Kalender Hijriyah: t.me/kalenderhijriyyah

Raih pahala besar dengan menyebarkan kiriman ini. Ajak serta kerabat dan rekan untuk bergabung dalam layanan SM.

Shirotul Mustaqim Whatsapp Broadcast(SM)
Registrasi Ketik: “Daftar” kirim ke WA SM Center: +62 858 2634 8545
Join Telegram t.me/shirotulmustaqim
Instagram.com/shirotulmustaqimid
http://www.shirotulmustaqim.com

Sumber gambar http://edarabia.com/

Sesungguhnya kunci kebahagiaan ada tiga, yaitu berislam dengan benar, rizki yang cukup, dan hati yang qonaah.

Berislam dengan benar adalah kunci kebahagiaan akhirat, karena surga diharamkan oleh Allah ta’ala kecuali bagi hamba-hambaNya yang muslim.

Adapun kebahagiaan dunia, kuncinya ada dua yaitu rizki yang cukup dan hati yang qonaah.

Rizki yang halal dan cukup merupakan penopang kebahagiaan. Yang namanya cukup tidak mesti banyak dan melimpah.

Adapun hati yang qona’ah adalah hati yang puas dan ridho dengan pemberian Allah ta’ala. Senantiasa bersyukur dan meyakini apa yang Allah tetapkan baginya adalah yang terbaik sehingga jiwanya merasa tenteram.

Ridho adalah surga dunia dan tempat peristirahatan orang-orang yang mengenal Allah ta’ala.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

طوبى لِمَن هُدِي إلى الإسلامِ وكان عيشُه كَفافًا وقنَّعه اللهُ به

“Sungguh berbahagialah orang yang diberi hidayah untuk memeluk Islam, dan penghidupannya cukup serta ia merasa qona’ah.” (HR. Ahmad, Tirmidzi, Ibnu Hibban)

Semoga Allah ta’ala menganugerahkan kebahagiaan kepada kita di dunia dan di akhirat. Aamiin

Join channel kami lainnya:
Cinta Bahasa Arab: t.me/alarabiia
Kalender Hijriyah: t.me/kalenderhijriyyah

Raih pahala besar dengan menyebarkan kiriman ini. Ajak serta kerabat dan rekan untuk bergabung dalam layanan SM.

Shirotul Mustaqim Whatsapp Broadcast(SM)
Registrasi Ketik: “Daftar” kirim ke WA SM Center: +62 858 2634 8545
Join Telegram t.me/shirotulmustaqim
Instagram.com/shirotulmustaqimid
http://www.shirotulmustaqim.com

Sahabat SM, salah satu amalan yang dapat menyelamatkan seorang mukmin dari siksa neraka adalah bersedekah.

Jika seseorang memiliki kekayaan, ia bisa bersedekah dalam jumlah besar. Dan jika ia memiliki sedikit harta, ia masih bisa bersedekah meskipun hanya sedikit. Bahkan jika tak punya harta sedikitpun, ia pun bisa bersedekah dengan perkataan yang baik.

Dari Adi bin Hatim radhiallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

اتَّقُوا النَّارَ ولو بشِقِّ تَمْرَةٍ، فمَن لَمْ يَجِدْ فَبِكَلِمَةٍ طَيِّبَةٍ

“Jagalah diri kalian dari api neraka walaupun hanya dengan separuh kurma. Barangsiapa tidak mempunyai separuh kurma, maka dengan kata-kata yang baik.” (HR. Bukhori Muslim)

Kata “sebutir kurma” dalam hadits ini merupakan kiasan tentang amalan yang ringan di mata manusia, namun bernilai tinggi pada pandangan Allah ta’ala.

Allah ta’ala tidak akan menyia-nyiakan amalan para hamba-Nya yang beramal sekecil apapun, bahkan Allah melipatkangadakan pahalanya tanpa perhitungan.

Jadi bersedekah tidak selalu harus banyak, maka jangan tinggalkan sedekah meskipun dengan sesuatu yang kecil. Mari berlomba-lomba dalam kebaikan selagi masih diberi kesempatan.

Join channel kami lainnya:
Cinta Bahasa Arab: t.me/alarabiia
Kalender Hijriyah: t.me/kalenderhijriyyah

Raih pahala besar dengan menyebarkan kiriman ini. Ajak serta kerabat dan rekan untuk bergabung dalam layanan SM.

Shirotul Mustaqim Whatsapp Broadcast(SM)
Registrasi Ketik: “Daftar” kirim ke WA SM Center: +62 858 2634 8545
Join Telegram t.me/shirotulmustaqim
Instagram.com/shirotulmustaqimid
http://www.shirotulmustaqim.com

Sahabat ELSUNNAH, sebagaimana kita sudah ketahui bahwa 10 hari pertama dzulhijjah adalah hari-hari istimewa dan utama. 

Seluruh amal shaleh pada hari itu diperbesar ganjarannya melebihi jihad. (lihat https://t.me/shirotulmustaqim/1021)

Salah satu amal yang ditekankan pada hari-hari itu adalah berpuasa di 9 hari pertama dzulhijjah.

Dari Hunaidah bin Kholid, dari istrinya, beberapa istri Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam mengatakan,

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَصُومُ تِسْعَ ذِى الْحِجَّةِ وَيَوْمَ عَاشُورَاءَ وَثَلاَثَةَ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ أَوَّلَ اثْنَيْنِ مِنَ الشَّهْرِ وَالْخَمِيسَ.

_”Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam biasa berpuasa pada *9 hari pertama Dzulhijah*, pada hari ‘Asyura’ (10 Muharram), berpuasa tiga hari setiap bulannya, …”_ *(HR. Abu Daud 2437, shahih)*

☘️☘️☘️Imam Nawawi rahimahullah mengatakan, _”Puasa (9 hari pertama Dzulhijjah) ini sunnah yang sangat ditekankan.”_ *(Al Minhaaj 4/209)*

Oleh karena itu sahabat, yuk kita hidupkan hari-hari ini dengan puasa. Bisa berpuasa seluruhnya di 9 hari tersebut atau di sebagian harinya, baik dengan puasa daud, puasa senin kamis, atau hari apa saja yang engkau sanggupi.

Sebarkan jika Anda menyukai tulisan ini dengan tetap mencantumkan sumber, insya Allah pahala besar menanti Anda.
Diteruskan oleh

ELSUNNAH Tausiyah WhatsApp&BBM Broadcast (ELSUNNAH TWB )

*Shirotul Mustaqim Whatsapp Broadcast(SM)*

Arsip Telegram https://goo.gl/TCXGOn

http://www.elsunnah.wordpress.com

Bersama Pendeta Buhaira

Pada saat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berusia 12 tahun, Abu Thalib mengajaknya berdagang ke negeri Syam. Sesampainya di perkampungan Bushra yang waktu itu masuk wilayah negeri Syam mereka disambut oleh seorang pendeta bernama Buhaira. Semua rombongan turun memenuhi jamuan pendeta Buhaira kecuali Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Pada pertemuan tersebut, Abu Thalib menceritakan perihal Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dan sifat-sifatnya kepada pendeta Buhaira. Setelah mendengar ceritanya, sang pendeta langsung memberitahukan bahwa anak tersebut akan menjadi pemimpin manusia sebagaimana yang dia ketahui dari kitab-kitab dalam agamanya. Maka dia meminta Abu Thalib untuk tidak membawa anak tersebut ke negeri Syam, karena khawatir di sana orang-orang Yahudi akan mencelakakannya. Akhirnya Abu Thalib memerintahkan anak buahnya untuk membawa pulang kembali Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam ke Mekkah. Baca entri selengkapnya »

Coba amalkan 6 amalan berikut ini, moga Allah bukakan pintu rezeki yang banyak bagi kita.

Pertama: Istighfar

Allah Ta’ala berfirman,

فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّارًا (10) يُرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْكُمْ مِدْرَارًا (11) وَيُمْدِدْكُمْ بِأَمْوَالٍ وَبَنِينَ وَيَجْعَلْ لَكُمْ جَنَّاتٍ وَيَجْعَلْ لَكُمْ أَنْهَارًا (12)

Maka aku katakan kepada mereka: ‘Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai.” (QS. Nuh: 10-12)

Terdapat sebuah atsar dari Hasan Al Bashri rahimahullah yang menunjukkan bagaimana faedah istighfar yang luar biasa.

أَنَّ رَجُلًا شَكَى إِلَيْهِ الْجَدْب فَقَالَ اِسْتَغْفِرْ اللَّه ، وَشَكَى إِلَيْهِ آخَر الْفَقْر فَقَالَ اِسْتَغْفِرْ اللَّه ، وَشَكَى إِلَيْهِ آخَر جَفَاف بُسْتَانه فَقَالَ اِسْتَغْفِرْ اللَّه ، وَشَكَى إِلَيْهِ آخَر عَدَم الْوَلَد فَقَالَ اِسْتَغْفِرْ اللَّه ، ثُمَّ تَلَا عَلَيْهِمْ هَذِهِ الْآيَة

“Sesungguhnya seseorang pernah mengadukan kepada Al-Hasan tentang musim paceklik yang terjadi. Lalu Al-Hasan menasehatkan, “Beristigfarlah (mohon ampunlah) kepada Allah”.

Kemudian orang lain mengadu lagi kepada beliau tentang kemiskinannya. Lalu Al-Hasan menasehatkan, “Beristigfarlah (mohon ampunlah) kepada Allah”. Baca entri selengkapnya »

Sahabat ELSUNNAH, sebagaimana telah disampaikan sebelumnya bahwa 10 hari pertama bulan Dzulhijjah merupakan hari-hari yang utama. Pada hari-hari tersebut disyariatkan untuk memperbanyak dzikir kepada Allah ta’ala.

Allah ta’ala berfirman,
وَيَذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ فِي أَيَّامٍ مَعْلُومَاتٍ

“…. dan supaya mereka menyebut nama Allah pada hari-hari yang telah ditentukan …” (al-Hajj [22] : 28)
Para ahli tafsir menafsirkannya dengan sepuluh hari dari bulan Dzulhijjah. Karena itu, para ulama menganjurkan untuk memperbanyak dzikir pada hari-hari tersebut, berdasarkan hadits dari Ibnu Umar Radhiyallahu ‘anhuma.
فأكثروا فيهن من التهليل والتكبير والتحميد

“Maka perbanyaklah pada hari-hari itu tahlil, takbir dan tahmid”. (HR. Ahmad).
Imam Bukhari rahimahullah menuturkan bahwa Ibnu Umar dan Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhuma keluar ke pasar pada sepuluh hari tersebut seraya mengumandangkan takbir lalu orang-orangpun mengikuti takbirnya. Dan Ishaq, Rahimahullah, meriwayatkan dari fuqaha’, tabiin bahwa pada hari-hari ini mengucapkan :
الله أكبر الله أكبر لا إله إلا الله والله أكبر ولله الحمد

Allahu Akbar, Allahu Akbar, Laa Ilaha Ilallah, wa-Allahu Akbar, Allahu Akbar wa Lillahil Hamdu

“Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Tidak ada Ilah (Sembahan) Yang Haq selain Allah. Dan Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, segala puji hanya bagi Allah”.
Yuk kita perbanyak takbir, tahlil, dan tahmid di hari-hari ini. Sambil kita mengendarai motor/mobil, sambil masak, sambil mengetik, dan aktivitas-aktivitas lainnya.
Sebarkan jika Anda menyukai tulisan ini, insya Alloh pahala besar menanti Anda.
Diteruskan oleh
ELSUNNAH Tausiyah WhatsApp&BBM Broadcast (ELSUNNAH TWB )

Arsip Telegram https://goo.gl/TCXGOn

http://www.elsunnah.wordpress.com

Sahabat ELSUNNAH, tahukah sahabat bahwa 10 hari pertama di bulan Dzulhijjah merupakan hari-hari yang istimewa?

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
ما من أيام العمل الصالح فيها أحب إلى الله من هذه الأيام – يعني أيام العشر – قالوا : يا رسول الله ولا الجهاد في سبيل الله ؟ قال ولا الجهاد في سبيل الله إلا رجل خرج بنفسه وماله ثم لم يرجع من ذلك بشيء

“Tidak ada hari dimana amal shalih pada saat itu lebih dicintai oleh Allah daripada hari-hari ini, yaitu sepuluh hari dari bulan Dzulhijjah. Mereka bertanya, Ya Rasulullah, tidak juga jihad fi sabilillah ? Beliau menjawab ,Tidak juga jihad fi sabilillah, kecuali orang yang keluar (berjihad) dengan jiwa dan hartanya, kemudian tidak kembali dengan sesuatu apapun”. (HR. Bukhari)
Oleh karena itu, marilah kita bersemangat untuk melaksanan berbagai ibadah sholat, berpuasa, tilawah, berinfak, dan sebagainya. 
Bersemangatlah sebab amalan-amalan pada hari itu dilipatgandakan pahalanya. Bahkan amal ibadah yang tidak utama bila dilakukan pada hari itu akan menjadi lebih utama dan dicintai Allah daripada amal ibadah pada hari lainnya.
Sebarkan jika Anda menyukai tulisan ini, insya Alloh pahala besar menanti Anda.
Diteruskan oleh
ELSUNNAH Tausiyah WhatsApp&BBM Broadcast (ELSUNNAH TWB )

Daftar: 089616695643 (via WA)

BBM PIN: 5B0EF254

Arsip Telegram https://goo.gl/TCXGOn

http://www.elsunnah.wordpress.com

Diingatkan bagi sahabat ELSUNNAH,  yang sudah berniat berkurban di Hari Raya Idul Adha 1438 H nanti, bahwa besok sebelum terbenamnya matahari di hari Selasa tanggal 22 Agustus 2017 merupakan hari terakhir potong rambut dan kuku baginya. Karena hari Rabu tanggal 23 Agustus 2017 di perkirakan sudah masuk tanggal 1 Dzulhijjah 1438 H.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

مَنْ كَانَ لَهُ ذِبْحٌ يَذْبَحُهُ فَإِذَا أُهِلَّ هِلاَلُ ذِى الْحِجَّةِ فَلاَ يَأْخُذَنَّ مِنْ شَعْرِهِ وَلاَ مِنْ أَظْفَارِهِ شَيْئًا حَتَّى يُضَحِّىَ

_”Siapa saja yang ingin berkurban dan apabila telah memasuki awal Dzulhijah (1 Dzulhijah), maka janganlah ia memotong rambut dan kukunya sampai ia berkurban.”_ (HR. Muslim No. 1977)

Hadits ini menunjukkan terlarangnya memotong rambut dan kuku bagi orang yang sudah berniat untuk berkurban dari mulai tanggal 1 Dzulhijjah sampai ia berkurban atau ketika hewan kurban telah disembelih.

Sebagian ulama mengatakan larangan ini bersifat makruh,ada juga yang mengatakan haram.

Silahkan bisa disebarkan sebagai pengingat.

*========*

Tim Dakwah SM menerima dan menyalurkan hewan kurban. Bagi sahabat yang ingin menitipkan hewan kurbannya bisa menghubungi WA Admin 4: +62 856 4236 9016 . (Rp 3.000.000/kambing)

*========*

Sebarkan jika Anda menyukai tulisan ini dengan tetap mencantumkan sumber, insya Alloh pahala besar menanti Anda
Diteruskan oleh
ELSUNNAH Tausiyah Whatsapp Broadcast

(ELSUNNAH TWB )

Arsip Telegram https://goo.gl/TCXGOn

http://www.elsunnah.wordpress.com

Sahabat ELSUNNAH, berqurban adalah perintah Robbul Alamin. Allah ta’ala berfirman,

فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ

“Dirikanlah shalat dan berqurbanlah (an nahr).” (QS. Al Kautsar: 2). 
Ia adalah ibadah yang sangat agung dan mulia, bahkan ia tidak sebanding dengan sedekah senilai qurban itu sendiri. Engkau berqurban dengan hewan qurban senilai 3jt masih jauh lebih mulia daripada berinfak senilai 3 juta. Bahkan seandainya ia menambahkan sedekahnya senilai lebih dari itu tetap tidak bisa menyamai keutamaan kurban.
Ulama Malikiyyah menegaskan bahwa ibadah qurban lebih utama daripada memerdekakan budak, walaupun ditambah nilainya berlipat-lipat dari harga qurban. 
☘Ibnul Qayyim rahimahullah berkata, “Penyembelihan yang dilakukan di waktu mulia lebih afdhal daripada sedekah senilai penyembelihan tersebut.” 

Lihat Talkhish Kitab Ahkamil Udhiyah wadz Dzakaah, hal. 11-12 dan Shahih Fiqh Sunnah, 2: 379
Oleh karena itu sahabat, kenapa kita masih enggan untuk kurban jika memang memiliki kelebihan harta.
Yuk kita lihat kembali rekening dan simpanan kita jika memang ada kelebihan maka berkurbanlah karena kita tidak tahu apakah kita masih menjumpai dzulhijjah tahun depan atau tidak.
Sebarkan jika Anda menyukai tulisan ini, insya Alloh pahala besar menanti Anda.
Diteruskan oleh
ELSUNNAH Tausiyah WhatsApp&BBM Broadcast (ELSUNNAH TWB )

Daftar: 089616695643 (via WA)

Arsip Telegram https://goo.gl/TCXGOn

http://www.elsunnah.wordpress.com

Sahabat ELSUNNAH, ada satu doa yang Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam wasiatkan kepada Fatimah radliallahu ‘anha.

Dari Anas bin Malik radliallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berpesan kepada Fatimah radliallahu ‘anha,

_”Dengarkan baik-baik apa yang akan aku wasiatkan kepadamu, jika masuk waktu pagi dan sore hari, hendaknya engkau mengucapkan,_

يَا حَيُّ يَا قَيُّومُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيثُ ، أَصْلِحْ لِي شَأْنِي كُلَّهُ ، وَلاَ تَكِلْنِي إِلَى نَفْسِي طَرْفَةَ عَيْنٍ

*Yaa hayyu yaa qayyuum, birahmatika asthagitsu, ashlih lii sya’nii kullihi, wa laa takilni ilaa nafsii tharfata ‘ain.*

_Wahai Rabb Yang Maha Hidup, wahai Rabb Yang Berdiri Sendiri tidak butuh segala sesuatu, dengan rahmat-Mu aku minta pertolongan, perbaikilah segala urusanku dan jangan diserahkan kepadaku sekali pun sekejap mata tanpa mendapat pertolongan dari-Mu selamanya.”_ (HR. An Nasa’i, hadits hasan)

Doa ini mencakup permohonan kebaikan dari segala urusan, baik kebaikan dunia maupun akhirat. Oleh karena itu, barangsiapa yang mengamalkan doa ini dan Allah kabulkan permohonan yang terkandung dalam doa ini, maka sangat beruntunglah ia.

Yuk rutinkan doa ini setiap pagi dan sore hari. Barokallahu fiikum.

Sebarkan jika Anda menyukai tulisan ini dengan tetap mencantumkan sumber, insya Allah pahala besar menanti Anda.
Diteruskan oleh
*ELSUNNAH Tausiyah WhatsApp Broadcast ( ELSUNNAH TWB )*

Daftar: 089616695643 (via WA)

http://www.elsunnah.wordpress.com

Sahabat ELSUNNAH, laki-laki mana pun pasti tergoda ketika melihat wanita lewat di hadapannya dan sudah jauh 50 meter masih tercium wewangiannya. 

Kebiasaan wanita yang keluar rumah dengan wewangian seperti ini amatlah berbahaya karena penampilan semacam ini dapat menggoda para pria.

Namun banyak wanita muslimah yang tidak menyadari hal ini meskipun mereka berjilbab sesuai perintah.

Padahal sudah jauh-jauh hari, hal yang menimbulkan fitnah semacam ini dilarang. Kecantikan dan kewangian wanita hanya khusus untuk suami mereka di rumah.

Dari Abu Musa al-Asy’ari bahwa ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

أَيُّمَا امْرَأَةٍ اسْتَعْطَرَتْ فَمَرَّتْ عَلَى قَوْمٍ لِيَجِدُوا مِنْ رِيحِهَا فَهِيَ زَانِيَةٌ

_”Seorang perempuan yang mengenakan wewangian lalu melalui sekumpulan laki-laki agar mereka mencium bau harum yang dia pakai maka perempuan tersebut adalah seorang pelacur.”_ (HR. An Nasa’i no. 5129, Abu Daud no. 4173, Tirmidzi no. 2786 dan Ahmad 4: 414. Hasan Shahih)
☘️☘️☘️Itulah larangan ketika keluar rumah bagi wanita. Sedangkan di dalam rumahnya, di hadapan suaminya terutama, berbau wangi malah dianjurkan. (rumaysho)

Sebarkan jika Anda menyukai tulisan ini dengan tetap mencantumkan sumber, insya Allah pahala besar menanti Anda.

Diteruskan oleh

*ELSUNNAH Tausiyah WhatsApp Broadcast ( ELSUNNAH TWB )*

Daftar: 089616695643 (via WA)

http://www.elsunnah.wordpress.com

Sahabat ELSUNNAH, kehidupan dunia memiliki batas. Kita makan dan minum di dunia karena kita merasa lapar dan haus. Ketika kita telah makan dan minum, maka kita pun akan berhenti karena kenyang. Inilah batas dunia. 

Adapun di surga tidak ada batas untuk kesenangan. Tidak ada batas untuk setiap nikmat yang ada di dalamnya. Mereka tidak makan dan minum karena lapar dan haus, melainkan untuk bersenang-senang.

Apapun yang engkau rasakan di dunia, jika kau merasakannya lagi, maka kenikmatannya akan semakin berkurang dan pada akhirnya bosan. Dengan kata lain, dunia ini SANGAT terbatas. 

Berbeda dengan surga yang TIDAK terbatas.  Apapun yang engkau rasakan, jika kau mau merasakannya lagi, maka hal itu menjadi lebih indah atau lebih enak. Setiap kali engkau diberikan nikmat di dalamnya, kau akan merasakan hal itu lebih nikmat daripada sebelumnya. Itulah mengapa tidak ada rasa bosan di surga. 

Inilah kenapa ada yang namanya rasa bosan di dunia. Kita menderita karena kebosanan. Tidak ada satu manusia pun yang bisa lepas dari kebosanan walaupun dia memiliki banyak uang. Karena satu-satunya nikmat yang dapat kau rasakan tanpa merasa bosan adalah nikmatnya iman. Jadi larilah kepada Allah.
☘️☘️☘️Allah ta’ala berfirman,

فَفِرُّوا إِلَى اللَّهِ

“Maka larilah (segeralah kembali) kepada Allah” (QS. Adz-Dzariyat: 50)

Sebarkan jika Anda menyukai tulisan ini dengan tetap mencantumkan sumber, insya Allah pahala besar menanti Anda.
Diteruskan oleh
*ELSUNNAH Tausiyah WhatsApp Broadcast ( ELSUNNAH TWB )*

Daftar: 089616695643 (via WA)

http://www.elsunnah.wordpress.com

Sahabat ELSUNNAH, Allah ta’ala telah memerintahkan kita untuk berlindung dan menyelamatkan diri siksa api neraka.

Di antara hal yang dapat menyelamatkan kita dari api neraka adalah berbuat baik kepada orang lain dengan ucapan yang baik.

Adi bin Hatim radliallahu ‘anhu berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

اِتَّقُوا النَّارَ وَلَوْ بِشِقِّ تَمْرَةٍ، فَمَنْ لَـمْ يَجِدْ فَبِكَلِمَةٍ طَيِّبَةٍ

_”Jagalah kalian dari api neraka, walaupun dengan bersedekah sepotong kurma. Namun siapa yang tidak mendapatkan sesuatu yang bisa disedekahkannya maka dengan (berucap) kata-kata yang baik.”_ (HR. Al-Bukhari 6023 dan Muslim 2346)

Al-Imam An-Nawawi rahimahullah berkata, _”Hadits ini menunjukkan bahwa kalimat thayyibah merupakan sebab selamat dari neraka. Yang dimaksud kalimat thayyibah adalah ucapan yang menyenangkan hati seseorang jika ucapan itu mubah atau mengandung ketaatan.”_ (Al-Minhaj, 7/103)

Asy-Syaikh Abdurrahman as-Sa’dy rahimahullah berkata:

من أعظم المنجيات من النّار الإحسان إلى الخَـلْـق بالمال والأقوال.

_”Termasuk hal-hal yang akan menyelamatkan dari api neraka adalah berbuat baik kepada hamba-hamba Allah dengan harta dan ucapan.”_ (Bahjatul Qulubil Abrar, hlm. 44)

Sebarkan jika Anda menyukai tulisan ini dengan tetap mencantumkan sumber, insya Allah pahala besar menanti Anda.
Diteruskan oleh
*ELSUNNAH Tausiyah WhatsApp Broadcast ( ELSUNNAH TWB )*

Daftar: 089616695643 (via WA)

http://www.elsunnah.wordpress.com

Awan Tag