Menghidupkan Sunnah, Menebar Hidayah

Sahabat ELSUNNAH, kita mungkin sering mendengar riwayat yang berbunyi,

_”Awal bulan Ramadhan adalah rahmat, pertengahannya adalah ampunan, dan akhirnya adalah pembebasan dari neraka.”_

Ternyata riwayat ini lemah sebagaimana dikatakan para ulama hadits dan juga bertentangan dengan hadits-hadits yang shahih. Di antaranya;

Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda,

_”Siapa yang berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharap pahala, akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”_ (HR. Bukhari no.38, Muslim, no.760)

Dalam hadits ini, disebutkan bahwa ampunan Allah tidak dibatasi hanya pada pertengahan Ramadhan saja.

_”Pada awal malam bulan Ramadhan, setan-setan dan jin-jin jahat dibelenggu, pintu neraka ditutup, tidak ada satu pintu pun yang dibuka. Pintu surga dibuka, tidak ada satu pintu pun yang ditutup… Allah pun memberikan pembebasan dari neraka bagi hamba-Nya. *Dan itu terjadi setiap malam*.”_ (HR. Tirmidzi 682, shahih)

إنَّ لله في كلِّ يومٍ وليلةٍ عُتَقاءَ مِنَ النَّارِ في شهرِ رمضانَ ….

_”Sesungguhnya *di setiap hari dan malam bulan Ramadhan* dari Allah ada pembebasan dari api neraka….”_ (HR. Ahmad 2/254, Al Bazzar 3142, Al Haitsami berkata: “semua perawinya tsiqah”).

Jadi sahabat, berbahagialah dan bersemangatlah dalam menyambut bulan Ramadhan karena berdasarkan hadits-hadits yang shohih menjelaskan bahwa di setiap hari dan setiap malamnya kita bisa memperoleh rahmat, ampunan, dan pembebasan dari api nereka, dari Allah ta’ala.

#SerialRamadhan

Sebarkan jika Anda menyukai tulisan ini dg tetap mencantumkan sumber, insya Allah pahala besar menanti
Diteruskan oleh
*ELSUNNAH Tausiyah WhatsApp Broadcast ( ELSUNNAH TWB )*

Daftar: 089616695643 (via WA)

Join telegram t.me/arsipELSUNNAH

http://www.elsunnah.wordpress.com

Sahabat ELSUNNAH, agar kita tidak meratapi hilangnya kesempatan beribadah di akhir bulan Ramadhan, persiapkanlah diri karena dia akan segera datang.

Setiap orang yang membayangkan bagaimana kondisi akhir yang dia alami di akhir bulan Ramadhan, niscaya akan mempersiapkan diri dengan baik di awal bulan. Dengan begitu, mengetahui kerugian yang akan diperoleh bagi mereka yang lalai di bulan Ramadhan akan membantu hamba agar menghindarinya.

Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda,

رَغِمَ أَنْفُ رَجُلٍ دَخَلَ عَلَيْهِ رَمَضَانُ ثُمَّ انْسَلَخَ قَبْلَ أَنْ يُغْفَرَ لَهُ

“Sungguh sangat terhina orang yang menjumpai bulan Ramadhan dan bulan tersebut berlalu sementara dirinya tidak memperoleh ampunan.” (HR. Tirmidzi: 3545, shahih)

Sungguh kerugian yang sangat besar seseorang yang keluar Ramadhan tapi tak mendapat ampunan dari Allah. Oleh kerena itu bertekadlah dan pupuklah tekad tersebut sehingga kita benar-benar siap untuk menyambut Ramadhan dan memenuhinya dengan berbagai ketaatan.

#SerialRamadhan 

Sebarkan jika Anda menyukai tulisan ini dengan tetap mencantumkan sumber, insya Allah pahala besar menanti Anda.
Diteruskan oleh
*ELSUNNAH Tausiyah WhatsApp Broadcast ( ELSUNNAH TWB )*

Daftar: 089616695643 (via WA)

Join telegram t.me/arsipELSUNNAH

http://www.elsunnah.wordpress.com

Sahabat ELSUNNAH, salah satu hikmah disyariatkannya puasa untuk umat ini adalah wasilah untuk mengokohkan ketakwaan kepada Allah ta’ala.

Siapa saja yang menjalani ibadah puasa Ramadhan dengan benar, maka niscahya akan keluar dari bulan Ramadhan sebagai pribadi yang bertakwa dan baginya sebaik-baik bekal.

Allah ta’ala berfirman,

يا أيها الذين آمنوا كتب عليكم الصّيَام كما كُتب على الذين من قبلكم لعلّكم تتّقون

“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kalian berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kalian bertakwa.”  (QS. Al Baqarah: 183)

Ketahuilah sahabat, bahwa takwa adalah sebaik-baik pakaian. Ini lebih baik dari segala pakaian lebaran yang mampu kita siapkan. Maka siapa saja yang keluar Ramadhan dan mendapatkan hadiah takwa ini maka sungguh ia benar-benar telah mendapatkan “pakaian lebaran” sejati.

Allah ta’ala berfirman,

يَا بَنِي آَدَمَ قَدْ أَنْزَلْنَا عَلَيْكُمْ لِبَاسًا يُوَارِي سَوْآَتِكُمْ وَرِيشًا وَلِبَاسُ التَّقْوَى ذَلِكَ خَيْرٌ

“Hai anak Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan kepada kalian pakaian untuk menutup aurat kalian dan pakaian indah untuk perhiasan. Dan pakaian takwa itulah yang paling baik.” (QS. Al-A’raf: 26)

#SerialRamadhan

Sebarkan jika Anda menyukai tulisan ini dengan tetap mencantumkan sumber, insya Allah pahala besar menanti Anda.

Diteruskan oleh

*ELSUNNAH Tausiyah WhatsApp Broadcast ( ELSUNNAH TWB )*

Daftar: 089616695643 (via WA)

Join telegram t.me/arsipELSUNNAH

http://www.elsunnah.wordpress.com

Sahabat SM, setiap kita pasti menginginkan diri kita masuk surga. Setiap kita pasti tidak ingin masuk neraka.

Terlebih lagi berkumpul dengan keluarga yang kita cintai di surga kelak tentu adalah dambaan kita semua. Maka berpuasalah dan serulah keluargamu untuk berpuasa, karena puasa adalah salah satu sebab masuk ke dalam surga.

Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda,

في الجنة ثمانية أبواب، فيها باب يسمى الريان، لا يدخله إلا الصائمون

“Di surga ada delapan pintu, diantaranya ada pintu yang dinamakan Ar Rayyan. Tidak ada yang bisa memasukinya kecuali orang-orang yang berpuasa.” (HR. Bukhari)

Jika kita benar-benar menyayangi keluarga kita, maka ajarkanlah anak kita untuk berpuasa. Jangan biarkan ada anggota keluarga kita yang tidak berpuasa karena puasa adalah perisai dari api neraka.

Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda,

الصيام جُنة

“Puasa adalah perisai” (HR. Bukhari dan Muslim)

#SerialRamadhan

Sebarkan jika Anda menyukai tulisan ini dengan tetap mencantumkan sumber, insya Allah pahala besar menanti Anda.
Diteruskan oleh
*Shirotul Mustaqim Whatsapp Broadcast(SM)*

SM Admin 1: +62 856 4236 8964

SM Admin 2: +62 813 1100 2744

SM Admin 3: +62 896 0552 2493

SM Admin 4: +62 856 4236 9016

SM Center: +62 815 8559 4149

PIN BB: D78DCDDC

Join Telegram t.me/shirotulmustaqim

Like FB.me/shirotulmustaqimID

Sahabat SM, ketahuilah bahwa Allah ta’ala telah menyediaakan ganjaran yang yang sangat besar bagi orang-orang yang berpuasa. Mereka akan mendapatkan ampunan dan pahala yang besar dari Allah ta’ala.

Allah ta’ala berfirman,

إِنَّ الْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَالْقَانِتِينَ وَالْقَانِتَاتِ وَالصَّادِقِينَ وَالصَّادِقَاتِ وَالصَّابِرِينَ وَالصَّابِرَاتِ وَالْخَاشِعِينَ وَالْخَاشِعَاتِ وَالْمُتَصَدِّقِينَ وَالْمُتَصَدِّقَاتِ وَالصَّائِمِينَ وَالصَّائِمَاتِ وَالْحَافِظِينَ فُرُوجَهُمْ وَالْحَافِظَاتِ وَالذَّاكِرِينَ اللَّهَ كَثِيرًا وَالذَّاكِرَاتِ أَعَدَّ اللَّهُ لَهُم مَّغْفِرَةً وَأَجْرًا عَظِيمًا

“Sesungguhnya laki-laki dan perempuan yang muslim, laki-laki dan perempuan yang mukmin, laki-laki dan perempuan yang tetap dalam ketaatannya, laki-laki dan perempuan yang benar, laki-laki dan perempuan yang sabar, laki-laki dan perempuan yang khusyu’, laki-laki dan perempuan yang bersedekah, *laki-laki dan perempuan yang berpuasa*, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar” (QS. Al Ahzab: 35)
☘️☘️☘️Dan di hari kiamat kelak, di hari yang sangat mencekam dimana setiap orang sangat-sangat khawatir akan keselamatan dirinya, maka puasa akan memberikan syafaat bagi dirinya.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

الصيام والقرآن يشفعان للعبد

“Puasa dan al-Qur’an, keduanya akan memberi syafaat kelak di hari kiamat” (HR. Ahmad, Thabrani, Al Hakim. Shahih)

#SerialRamadhan

Sebarkan jika Anda menyukai tulisan ini dengan tetap mencantumkan sumber, insya Allah pahala besar menanti Anda.
Diteruskan oleh
*Shirotul Mustaqim Whatsapp Broadcast(SM)*

SM Admin 1: +62 856 4236 8964

SM Admin 2: +62 813 1100 2744

SM Admin 3: +62 896 0552 2493

SM Admin 4: +62 856 4236 9016

SM Center: +62 815 8559 4149

PIN BB: D78DCDDC

Join Telegram t.me/shirotulmustaqim

Like FB.me/shirotulmustaqimID

Sahabat SM, bersemangatlah dalam menjalankan ibadah puasa. Karena puasa merupakan ibadah yang agung dan istimewa di sisi Allah ta’ala. 

Ia disifati sebagai ibadah yang tak tertandingi. Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, 

عليك بالصيام فإنه لا مثل له

“Hendaknya engkau berpuasa karena puasa itu ibadah yang tidak ada tandingannya.” (HR. Ahmad, An Nasa-i. Shahih)

Keistimewaan ibadah ini pun bertambah agung karena Allah ta’ala menyandarkan puasa ini kepada diri-Nya tidak sebagaimana amalan-amalan yang lainnya. Dalam sebuah hadits qudsi, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

قال الله عز وجل: كل عمل ابن آدم له إلا الصوم، فإنه لي وأنا أجزي به
☘️☘️☘️”Allah ‘azza wa jalla berfirman: setiap amalan manusia itu bagi dirinya, kecuali puasa. Karena puasa itu untuk-Ku dan Aku yang akan membalas pahalanya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

#SerialRamadhan

Sebarkan jika Anda menyukai tulisan ini dengan tetap mencantumkan sumber, insya Allah pahala besar menanti Anda.
Diteruskan oleh
*Shirotul Mustaqim Whatsapp Broadcast(SM)*

SM Admin 1: +62 856 4236 8964

SM Admin 2: +62 813 1100 2744

SM Admin 3: +62 896 0552 2493

SM Admin 4: +62 856 4236 9016

SM Center: +62 815 8559 4149

PIN BB: D78DCDDC

Join Telegram t.me/shirotulmustaqim

Like FB.me/shirotulmustaqimID

Sahabat SM, karena sebentar lagi bulan Ramadhan kan datang. Insya Allah SM akan menghadirkan serial materi Ramadhan sebagai salah satu bekal kita dalam menyambut bulan Ramadhan.

Puasa atau ash shiyaam secara bahasa artinya menahan. Sedangkan secara istilah, ash shiyaam artinya beribadah kepada Allah ta’ala dengan menahan diri dari makan, minum dan pembatal puasa lainnya, dari terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari.

Puasa Ramadhan hukumnya wajib berdasarkan firman Allah ta’ala,

يا أيها الذين آمنوا كتب عليكم الصّيَام كما كُتب على الذين من قبلكم لعلّكم تتّقون

“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kalian berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kalian bertakwa”  (QS. Al Baqarah: 183)

Dan puasa termasuk salah satu dari rukun islam. Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

بُني الإِسلام على خمس: شهادة أن لا إِله إِلا الله وأنّ محمّداً رسول الله، وإقام الصلاة، وإِيتاء الزكاة، والحجّ، وصوم رمضان
☘️☘️☘️”Islam dibangun di atas lima rukun: syahadat laa ilaaha illallah muhammadur rasulullah, menegakkan shalat, membayar zakat, haji dan puasa Ramadhan” (HR. Bukhari dan Muslim)

Oleh karena itu, setiap kaum muslimin yang sudah baligh dan berakal wajib hukumnya untuk berpuasa dan haram hukumnya meninggalkannya tanpa udzur yang dibenarkan. Barang siapa yang meninggalkannya tanpa udzur baginya dosa besar.

#SerialRamadhan

Sebarkan jika Anda menyukai tulisan ini dengan tetap mencantumkan sumber, insya Allah pahala besar menanti Anda.
Diteruskan oleh
*Shirotul Mustaqim Whatsapp Broadcast(SM)*

SM Admin 1: +62 856 4236 8964

SM Admin 2: +62 813 1100 2744

SM Admin 3: +62 896 0552 2493

SM Admin 4: +62 856 4236 9016

SM Center: +62 815 8559 4149

PIN BB: D78DCDDC

Join Telegram t.me/shirotulmustaqim

Like FB.me/shirotulmustaqimID

Sahabat SM, menjamu dan menyambut tamu merupakan bagian dari akhlak Islam yang mulia. Islam menganjurkan kepada kita untuk memuliakan tamu yang datang kepada kita.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَاْليَوْمِ اْلأخِرِ فَلْيُكْرِمْ ضَيْفَهُ

“Barang siapa yang beriman pada Allah dan hari akhir maka hendaklah dia memuliakan tamunya.” (HR. Bukhari)

Oleh karena itu, hendaknya kita menyambut baik setiap tamu yang datang kepada kita dengan jamuan dan hidangan yang istimewa baik tamu kita orang yang kaya atau orang miskin sekalipun selama ia adalah orang yang bertakwa.

Akan tetapi, mungkin terkadang sambutan istimewa kita hanya hanya kita berikan jika yang datang adalah orang kaya bukan karena keislaman dan ketakwaannya.

Padahal Allah ta’ala berfirman,

إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ ۚ 

“Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kalian di sisi Allah ialah orang yang paling takwa di antara kalian. (QS. Al-Hujurot: 13)

Sahabat, muliakanlah orang yang dimuliakan Allah ta’ala yaitu mereka orang-orang yang bertakwa.

Sebarkan jika Anda menyukai tulisan ini, insya Alloh pahala besar menanti Anda.
Diteruskan oleh
*Shirotul Mustaqim Whatsapp Broadcast(SM)*

SM Admin 1: +62 856 4236 8964

SM Admin 2: +62 813 1100 2744

SM Admin 3: +62 896 0552 2493

SM Admin 4: +62 856 4236 9016

SM Center: +62 815 8559 4149

PIN BB: D78DCDDC

Join Telegram https://t.me/shirotulmustaqim

Like FB.me/shirotulmustaqimID

Sahabat SM, kita tahu bahwa semua kita pasti akan mati. Sering kali kita mendengar berita kematian, atau bahkan kita sendiri ikut mengiringi pemakaman seseorang.

Akan tetapi banyak juga orang yang tidak menyadari atau pura-pura lupa akan kematian yang sedang menunggunya di depan. 
Mereka menjalani hari-harinya seakan-akan dunia inilah tempat menetap yang abadi. Di siang hari dia sibuk bekerja sekedar mengurusi dunianya. Di malam hari ia seperti bangkai hidup yang tergeletak di atas kasur. Tak ada ibadah yang dilakukan, tak ada surga yang diharapkan, dan seperti tak ada neraka yang mengancam.
Mungkin seperti itulah gambaran kehidupan orang yang lupa pada Allah ta’ala dan akhirat.
Allah ta’ala berfirman,
يَعْلَمُونَ ظَاهِرًا مِنَ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَهُمْ عَنِ الْآخِرَةِ هُمْ غَافِلُونَ

“Mereka hanya mengetahui yang lahir (saja) dari kehidupan dunia; sedang mereka tentang (kehidupan) akhirat adalah lalai.” (QS. Ar-Rum: 7)
☘️Semoga Allah ta’ala menyelamatkan kita dari kelalaian yang demikian.

Sebarkan jika Anda menyukai tulisan ini dengan tetap mencantumkan sumber, insya Alloh pahala besar menanti Anda.
Diteruskan oleh
*Shirotul Mustaqim Whatsapp Broadcast(SM)*

SM Admin 1: +62 856 4236 8964

SM Admin 2: +62 813 1100 2744

SM Admin 3: +62 896 0552 2493

SM Admin 4: +62 856 4236 9016

SM Center: +62 815 8559 4149

PIN BB: D78DCDDC

Join Telegram t.me/shirotulmustaqim

Like FB.me/shirotulmustaqimID

Pertanyaan :
Afwan, bagaimana hukumnya malam nisfu sya’ban ??

Jawaban : 

Wa’alaikum salam warohmatulloh wabarokatuh 

Polemik pembahasan nisfu sya’ban kerap kembali terangkat tiap tahun dikalangan masyarakat. Semoga hal ini merupakan salah satu bukti mereka dihadapan Alloh akan keseriusan mereka dalam tholibul ilmi syar’i ala mafahim salaf yang benar.

Dalam perkara ini para ulama’ berselisih pendapat antara yang menyatakan adanya keistimewaan nisfu sya’ban & tidak adanya adanya hal tersebut.

•) Pendapat pertama :

– Mereka adalah yang berpendapat adanya keutamaan khusus untuk malam nishfu Sya’ban. Para ulama yang menilai shahih beberapa dalil tentang keutamaan nisfu syaban, mereka mengimaninya dan menegaskan adanya keutamaan malam tersebut. Diantaranya adalah Syaikh Albani.

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah mengatakan :

” … Pendapat yang dipegang mayoritas ulama dan kebanyakan ulama dalam Mazhab Hanbali adalah meyakini adanya keutamaan malam nishfu Sya’ban. 

Ini juga sesuai keterangan Imam Ahmad. Mengingat adanya banyak hadis yang terkait masalah ini, serta dibenarkan oleh berbagai riwayat dari para shahabat dan tabi’in ..”  ( Majmu’ Fatawa , 23/123)

Ibnu Rajab mengatakan :

“Terkait malam nishfu Sya’ban , dahulu para tabi’in penduduk Syam, seperti Khalid bin Ma’dan, Mak-hul, Luqman bin Amir, dan beberapa tabi’in lainnya memuliakannya dan bersungguh-sungguh dalam beribadah di malam itu ..”.(Lathaiful Ma’arif, hlm. 247)

•) Pendapat kedua :

– Mereka yang berpendapat bahwa tidak adanya keutamaan khusus untuk malam nishfu Sya’ban.

Maknanya statusnya sama dengan malam-malam biasa lainnya.

Mereka menyatakan bahwa semua dalil yang menyebutkan keutamaan malam nishfu Sya’ban adalah hadis lemah.

Al-Hafizh Abu Syamah mengatakan, “Al-Hafizh Abul Khithab bin Dihyah, dalam kitabnya tentang bulan Sya’ban, mengatakan, ‘Para ulama ahli hadis dan kritik perawi mengatakan, ‘Tidak terdapat satu pun hadis sahih yang menyebutkan keutamaan malam nishfu Sya’ban.”  (Al-Ba’its ‘ala Inkaril Bida’ , hlm. 33)

Pun demikian Asy Syaikh Bin Baz beliau juga mengingkari adanya keutamaan malam nishfu Sya’ban.

Beliau mengatakan :

“Terdapat beberapa hadits dhaif tentang keutamaan malam nishfu Sya’ban, yang tidak boleh dijadikan landasan. Adapun hadits yang menyebutkan

keutamaan shalat di malam nishfu Sya’ban, semuanya statusnya palsu, sebagaimana keterangan para ulama (pakar hadis).” (At-Tahdzir min Al-Bida’, hlm. 11)

Catatan : 

Dalam menyikapi masalah ini hendaknya kita melihat & menilainya dengan kaca mata bijaksana berasaskan ilmu yang kita yakini tanpa mentahdzir satu sama lainnya_ Sebab khilaf yang terjadi pada masalah ini adalah khilaf tanawwu’ yang justru kita sebagai seorang muqollid musti berlapang dada dalam menyikapinya.

Pun demikian yang perlu difahami dari pembahasan diatas adalah bahwa :

– Terlepas dari khilaf yang ada_ Bahwa riwayat yang ada adalah pernyataan adanya keutamaan nisfu sya’ban, Bukan mewujudkan amalan-amalan khusus didalamnya karena tidak adanya satu riwayat tentang hal itu.

– Adapun adanya sebagian para salaf yang bersungguh-sungguh dalam beribadah pada malam tersebut adalah bahwa amalan itu wujudnya adalah MUTHLAQ bukan khusus.

Wallahu a’lam.

~ Jawaban dari Ust. Oemar Mita, Lc.

Mohon maaf sekarang ini banyak yang menyebarkan hadits yang berbunyi, “Barang siapa yang mengingatkan kedatangan bulan ini (sya’ban), haram api neraka baginya”.

Ini adalah hadits palsu, bukan hadits dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam. Jadi mohon tidak disebarluaskan. 
Sebarkan pesan ini, supaya saudara-saudara kita tidak ikut menyebarkan hadits palsu tersebut.

Wallahu a’lam

Sahabat ELSUNNAH, menjelang Ramadhan tiba para ulama kita terdahulu begitu merindukan datangnya bulan yang mulia ini. Hal ini terlukis dari doa yang mereka panjatkan,

اللهم سلمني إلى رمضان وسلم لي رمضان وتسلمه مني متقبل

“Ya Allah, pertemukan diriku dengan bulan Ramadhan, selamatkan Ramadhan untukku, dan terimalah seluruh amalku di bulan Ramadhan.” (Lathaif al-Ma’arif hlm. 158)

Mereka sangat meyakini keutamaan orang yang bisa berjumpa dan memanfaatkan Ramadhan untuk beribadah kepada Allah ta’ala.

Terkait keutamaan ini ada satu kisah yaitu ada dua orang sahabat, saling bersaudara, salah seorang di antara mereka lebih bersemangat dibandingkan yang lain, dan akhirnya dia pun memperoleh syahid. Adapun sahabatnya, wafat setahun setelahnya.

Thalhah radliallahu ‘anhu bermimpi bahwa orang yang terakhir meninggal memiliki derajat yang lebih tinggi daripada yang pertama. Thalhah menginformasikan hal tersebut kepada sahabat yang lain dan mereka pun merasa heran. Maka Nabi shallallah ‘alaihi wa sallam pun bersabda, 

“Bukankah orang ini hidup setahun setelahnya?” Mereka menjawab, “Ya.”

☘️☘️☘️

Beliau bersabda, “Bukankah ia mendapatkan bulan Ramadan dan berpuasa? Ia juga telah mengerjakan shalat ini dan itu dengan beberapa sujud dalam setahun?” Mereka menjawab, “Ya.”

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam kembali bersabda,”Sungguh, sangat jauh perbedaan antara keduanya (dalam kebajikan) bagaikan antara langit dan bumi.” (HR. Ibnu Majah: 3925, shahih)

Ya Allah, pertemukanlah kami dengan bulan Ramadhan.

Sebarkan jika Anda menyukai tulisan ini dengan tetap mencantumkan sumber, insya Allah pahala besar menanti Anda.
Diteruskan oleh
*ELSUNNAH Tausiyah WhatsApp Broadcast (ELSUNNAH TWB)*

Daftar: 089616695643 (via WA)

Join telegram t.me/arsipELSUNNAH

http://www.elsunnah.wordpress.com

Sahabat SM, sekalipun Anda memiliki rumah mewah, tetap yang di akhirat lebih baik dan abadi.

Sekalipun Anda memiliki kendaraan mewah, tetap yg di akhirat lebih baik dan abadi.
Sekalipun Anda memiliki istri cantik jelita, tetap yang di akhirat lebih baik dan abadi.
Bahkan sekalipun Anda memiliki semua kemewahan di dunia ini, tetap yang di akhirat lebih baik dan abadi.
Allah ta’ala berfirman,
(فَمَا أُوتِيتُمْ مِنْ شَيْءٍ فَمَتَاعُ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا ۖ وَمَا عِنْدَ اللَّهِ خَيْرٌ وَأَبْقَىٰ لِلَّذِينَ آمَنُوا وَعَلَىٰ رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُونَ)

“Maka sesuatu yang diberikan kepada kalian, itu adalah kenikmatan hidup di dunia; dan yang ada pada sisi Allah *lebih baik* dan *lebih kekal* bagi orang-orang yang beriman, dan hanya kepada Tuhan mereka, mereka bertawakkal.” (QS. Asy-Syuro: 36)
☘️Oleh karena itu, sahabat kejarlah akhirat. Jangan biarkan hati ini terpaut dengan dunia. Kejarlah yang lebih baik dan lebih kekal. Gunakan segala sesuatu yang kita miliki untuk mendapatkan surga dengan penuh kenikmatannya yang kenikmatan dunia paling tinggi sekalipun tidak dapat menandingi kenikmatan surga di akhirat kelak.

Sebarkan jika Anda menyukai tulisan ini dengan tetap mencantumkan sumber, insya Alloh pahala besar menanti Anda.
Diteruskan oleh

*Shirotul Mustaqim Whatsapp Broadcast(SM)*

SM Admin 1: +62 856 4236 8964

SM Admin 2: +62 813 1100 2744

SM Admin 3: +62 896 0552 2493

SM Admin 4: +62 856 4236 9016

SM Center: +62 815 8559 4149

PIN BB: D78DCDDC

Join Telegram https://t.me/shirotulmustaqim

Like FB.me/shirotulmustaqimID

Sahabat ELSUNNAH, bagi kita yang memiliki hutang puasa segeralah lunasi hutang puasa kita karena bulan ini adalah kesempatan terakhir sebelum memasuki bulan Ramadhan.

Jangan sampai kita memasuki bulan Ramadhan tapi masih punya hutang puasa Ramadhan tahun lalu. 

Para ulama menjelaskan wajibnya bagi orang yang memiliki hutang puasa ramadhan, sementara dia masih mampu melaksanakan puasa, agar melunasinya sebelum datang ramadhan berikutnya.

Hal ini berdasarkan keterangan Ummul Mukminin ‘Aisyah radliallahu ‘anha. Beliau berkata,

كَانَ يَكُونُ عَلَيَّ الصَّوْمُ مِنْ رَمَضَانَ، فَمَا أَسْتَطِيعُ أَنْ أَقْضِيَ إِلَّا فِي شَعْبَانَ

“Dulu saya pernah memiliki utang puasa ramadhan. Namun saya tidak mampu melunasinya kecuali di bulan sya’ban.” (HR. Bukhari 1950 dan Muslim 1146)
☘️☘️☘️Al-Hafidz Ibnu Hajar mengatakan,

وَيؤْخَذ مِنْ حِرْصهَا عَلَى ذلك في شَعْبَان: أَنَّهُ لا يجُوز تَأْخِير الْقَضَاء حَتَّى يدْخُلَ رَمَضَان آخر

“Disimpulkan dari semangatnya ‘Aisyah untuk mengqadha puasa di bulan sya’ban, menunjukkan bahwa tidak boleh mengakhirkan qadha puasa ramadhan, hingga masuk ramadhan berikutnya”. (Fathul Bari, 4/191)

Sebarkan jika Anda menyukai tulisan ini dengan tetap mencantumkan sumber, insya Alloh pahala besar menanti Anda.
Diteruskan oleh 
ELSUNNAH Tausiyah WhatsApp Broadcast (ELSUNNAH TWB)

Daftar: 089616695643 (via WA)

Join telegram t.me/arsipELSUNNAH

http://www.elsunnah.wordpress.com

Sahabat ELSUNNAH, sudah barang tentu orang-orang yang benar-benar beriman kepada Hari Akhir dan takut kepada Allah ta’ala merasa tidak tenang ketika dirinya banyak dosa.

Oleh karena itu, mereka akan senantiasa semangat dalam menempuh jalan-jalan pengampunan dosa.

Nah.. Bagi kita yang banyak dosa bisa melakukan amalan yang mudah ini agar mendapatkan doa pengampunan dari malaikat yang insya Allah diijabah oleh Allah ta’ala.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

اَلْمَلاَئِكَةُ تُصَلِّي عَلَى أَحَدِكُمْ مَا دَامَ فِيْ مُصَلاَّهُ الَّذِي صَلَّى فِيْهِ مَا لَمْ يُحْدِثْ: اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ اَللَّهُمَّ ارْحَمْهُ.

“Para Malaikat akan selalu bershalawat kepada salah seorang di antara kalian selama ia berada di masjid dimana ia melakukan shalat, selama wudhunya belum batal, (para malaikat) berkata: ‘Ya Allah, ampunilah ia, ya Allah, sayangilah ia’.” (HR. Ahmad dalam Al-Musnad XVI/32 no. 8106)

Ibnu Bathal rahimahullah berkata,

“Setiap orang yang banyak dosa dan ingin dosa tersebut diampuni Allah tanpa perlu mengerahkan upaya yang melelahkan, hendaknya meluangkan waktu secara rutin berdiam diri di masjid setelah mendirikan shalat agar memperbanyak doa dan istighfar malaikat bagi dirinya.” (Syarah Shahih al-Bukhari 2/95)

Sebarkan jika Anda menyukai tulisan ini dengan tetap mencantumkan sumber, insya Alloh pahala besar menanti Anda.
Diteruskan oleh
*ELSUNNAH Tausiyah WhatsApp Broadcast ( ELSUNNAH TWB )*

Daftar: 089616695643 (via WA)

Join Telegram https://t.me/arsipELSUNNAH

http://www.elsunnah.wordpress.com

Sahabat SM, ketahuilah bahwa basahnya lisan dengan dzikir inilah yang membuat hati ini hidup. Yang membuat hari-hari kita penuh semangat.

Seseorang bertanya kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam,
يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ شَرَائِعَ الإِسْلاَمِ قَدْ كَثُرَتْ عَلَىَّ فَمُرْنِى بِأَمْرٍ أَتَشَبَّثُ بِهِ. 

“Wahai Rasulullah, sesungguhnya syari’at Islam amat banyak. Perintahkanlah padaku suatu amalan yang bisa kubergantung padanya.”
Beliau bersabda,

لاَ يَزَالُ لِسَانُكَ رَطْبًا مِنْ ذِكْرِ اللهِ عَزَّ وَجَلَّ 

“Hendaklah lisanmu senantiasa basah berdzikir kepada Allah azza wa jalla.” (HR. Ahmad 4: 188, shahih)
Hadits ini menunjukkan bahwa dzikir tidak hanya terbatas dilakukan ketika di masjid, tidak hanya sebatas setelah sholat saja. Akan tetapi dzikir itu dapat dilakukan setiap saat.
☘️Oleh karena itu wahai sahabat, apa pun aktivitas yang sedang kita jalani jangan biarkan lisan kita kering dari berdzikir kepada Allah. Bisa kita lakukan sambil kita mengendarai motor/mobil, sambil masak, sambil mengetik, atau aktivitas-aktivitas lainnya.

Sebarkan jika Anda menyukai tulisan ini dengan tetap mencantumkan sumber, insya Alloh pahala besar menanti Anda.
Diteruskan oleh
*Shirotul Mustaqim Whatsapp Broadcast(SM)*

SM Admin 1: +62 856 4236 8964

SM Admin 2: +62 813 1100 2744

SM Admin 3: +62 896 0552 2493

SM Admin 4: +62 856 4236 9016

SM Center: +62 815 8559 4149

PIN BB: D78DCDDC

Join Telegram t.me/shirotulmustaqim

Like FB.me/shirotulmustaqimID

Sahabat ELSUNNAH, ketahuilah bahwa sifat tamak dapat membuat seseorang melakukan segala cara yang diharamkan demi mendapatkan harta yang diinginkan. 

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

مَا ذِئْبَانِ جَائِعَانِ أُرْسِلاَ فِي غَنَمٍ بِأَفْسَدَ لَهَا مِنْ حِرْصِ الْمَرْءِ عَلَى الْمَالِ وَالشَّرَفِ لِدِينِهِ.

“Tidaklah dua ekor srigala yang lapar dikirimkan pada seekor kambing itu lebih berbahaya daripada tamaknya seseorang pada harta dan kedudukan dalam membahayakan agamanya.” (HR. Tirmidzi)

Inilah perumpamaan yang Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam berikan untuk menggambarkan bahwa orang tamak membawa dampak kerusakan yang berat baik bagi diri, keluarga dan masyarakatnya.

Bahkan orang yang tamak lebih berbahaya dampak kerusakannya dari pada kerusakan yang ditimbulkan oleh dua ekor serigala lapar yang dilepaskan pada seekor kambing.

Semoga Allah menjauhkan dan melindungi diri-diri kita dari sifat tamak.

Sebarkan jika Anda menyukai tulisan ini dengan tetap mencantumkan sumber, insya Alloh pahala besar menanti Anda.

Diteruskan oleh
*ELSUNNAH Tausiyah WhatsApp Broadcast ( ELSUNNAH TWB )*

Daftar: 089616695643 (via WA)

Join Telegram https://t.me/arsipELSUNNAH

http://www.elsunnah.wordpress.com

Dari Abu Darda radliallahu ‘anhu

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

الْوَالِدُ أَوْسَطُ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ فَإِنْ شِئْتَ فَأَضِعْ ذَلِكَ الْبَابَ أَوْ احْفَظْهُ

“Orang tua adalah pintu surga yang paling tinggi. Sekiranya engkau mau, sia-siakanlah pintu itu, atau jagalah!”

HR. Tirmidzi No. 1822 – Shahih
Sebarkan jika Anda menyukai tulisan ini, insya Alloh pahala besar menanti Anda
Diteruskan oleh
Shirotul Mustaqim Whatsapp Broadcast(SM)

SM Admin 1: +62 856 4236 8964

SM Admin 2: +62 813 1100 2744

SM Admin 3: +62 896 0552 2493

SM Admin 4: +62 856 4236 9016

SM Center: +62 815 8559 4149

PIN BB: D78DCDDC

Join Telegram https://t.me/shirotulmustaqim

Like FB.me/shirotulmustaqimID

Berkata Ibnu Rojab rahimahullah (dalam Lathoif) bahwasanya Amr bin Qois ketika memasuki bulan Sya’ban, beliau menutup tokonya dan lebih menyibukkan diri dengan Al Qur’an. Dan beliau berkata, 

طوبى لمن أصلح نفسه قبل رمضان.

“Berbahagialah sesorang yang memperbaiki jiwanya sebelum masuk bulan Romadhon.”

Sahabat ELSUNNAH, saat ini kita berada di bulan Sya’ban. Sebentar lagi Ramadhan datang menyapa kita. Mari kita perbaiki jiwa, perbarui dan pebanyak taubat, dan melatih diri untuk dekat dengan Al Quran mulai dari sekarang.

بلغني الله واياكم رمضان…

Sebarkan jika Anda menyukai tulisan ini dengan tetap mencantumkan sumber, insya Alloh pahala besar menanti Anda.
Diteruskan oleh
*ELSUNNAH Tausiyah WhatsApp Broadcast ( ELSUNNAH TWB )*

Daftar: 089616695643 (via WA)

Join Telegram https://t.me/arsipELSUNNAH

http://www.elsunnah.wordpress.com

Sahabat SM, kita telah berada di awal bulan sya’ban. Ini berarti kurang dari 1 bulan lagi Ramadhan kan datang.

Sya’ban bisa dikatakan sebagai bulan “pemanasan” untuk puasa Ramadhan. Oleh karena itu, dianjurkan memperbanyak puasa di bulan ini, bahkan termasuk puasa sunnah terbanyak yang Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam lakukan dibandingkan bulan-bulan lainnya.

Ummul Mukminin ‘Aisyah radliallahu ‘anha berkata,

لَمْ يَكُنِ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَصُومُ شَهْرًا أَكْثَرَ مِنْ شَعْبَانَ، فَإِنَّهُ كَانَ يَصُومُ شَعْبَانَ كُلَّهُ
☘️☘️☘️“Belum pernah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berpuasa satu bulan yang lebih banyak dari pada puasa bulan Sya’ban. Terkadang hampir beliau berpuasa Sya’ban sebulan penuh.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Syaikh Muhammad Shalih Al-Munajjid berkata,

الصيام من شهر شعبان استعداداً لصوم شهر رمضان

“Puasa bulan Sya’ban dalam rangka persiapan puasa bulan Ramadhan” (Fatawa Jawab wa Sual no. 92748)

Di antara puasa yang bisa dilakukan di bulan Sya’ban di antaranya: Puasa Daud (sehari puasa sehari tidak), Puasa Senin-Kamis, Puasa Ayyamul Bidh (tiga hari dipertengahan bulan).

Sebarkan jika Anda menyukai tulisan ini dengan tetap mencantumkan sumber, insya Alloh pahala besar menanti Anda.
Diteruskan oleh

*Shirotul Mustaqim Whatsapp Broadcast(SM)*

SM Admin 1: +62 856 4236 8964

SM Admin 2: +62 813 1100 2744

SM Admin 3: +62 896 0552 2493

SM Admin 4: +62 856 4236 9016

SM Center: +62 815 8559 4149

PIN BB: D78DCDDC

Join Telegram https://t.me/shirotulmustaqim

Like FB.me/shirotulmustaqimID

Awan Tag