Menghidupkan Sunnah, Menebar Hidayah

Sahabat ELSUNNAH, pernah sahabat tiba-tiba merasa gelisah tetapi tidak tahu apa gerangan yang menyebabkan hati ini gelisah? Dada serasa terhimpit dan gelisah tanpa tahu apa sebabnya. Apa sebenarnya yang mengundang kegelisahan ini?
☘️☘️☘️Sufyan bin Uyainah pernah ditanya perihal kegelisahan yang datang tanpa diketahui penyebabnya. Beliau menjawab,

 هو ذنب همَمْتَ به في سِرِّك ولم تفعله فجزيت هماًّ به. فالذنوب لها عقوبات السِّرُّ بالسِّرِّ والعلانية بالعلانية 

“Itu karena dosa atau maksiat yang engkau ingin lakukan dalam kesendirian dan belum engkau lakukan. Engkau akan ditimpa dengan kegelisahan. Demikianlah hukuman dosa (itu setimpal), dilakukan dalam kesendirian maka hukumannya juga dalam kesendirian, begitu juga jika terang-terangan maka hukumannya juga akan nampak terang-terangan.” (Majmu’ Fatawa Ibnu Taimiyyah 14/111)

Jadi ketika seseorang berangan-angan bermaksiat atau membayangkan seorang wanita, atau dia hasad dan dengki kepada rekannya serta merencanakan kejelekan untuknya, atau rencana-rencana buruk dan dosa lainnya maka Allah timpakan kegelisahan yang menyesakkan dirinya.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

ﻓَﺈِﻥَّ ﺍﻟﺨَﻴْﺮَ ﻃُﻤَﺄْﻧِﻴْﻨَﺔٌ ﻭَﺇِﻥَّ ﺍﻟﺸَّﺮَّ ﺭِﻳْﺒَﺔٌ

“Kebaikan akan mendatangkan ketenangan, sedangkan kejelekan akan mendatangkan kegelisahan.” (HR. Al Hakim 2/51, dishahihkan oleh Adz-Dzahabi)

Oleh karena itu sahabat, solusinya adalah memperbanyak istigfar dalam kesendirian. Karena dosa itu bisa hilang dengan istighfar, sehingga kegelisahan pun akan ikut hilang.

Sebarkan jika Anda menyukai tulisan ini dengan tetap mencantumkan sumber. Insya Alloh pahala besar menanti Anda
Diteruskan oleh
*ELSUNNAH Tausiyah WhatsApp Broadcast ( ELSUNNAH TWB )*

Daftar: 089616695643 (via WA)

Join Telegram https://t.me/arsipELSUNNAH

http://www.elsunnah.wordpress.com

1. Membaca Surat Al-Kahfi
2. Memperbanyak membaca salawat kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam

3. Berinfak fi sabilillah

*Dalil keutamaan membaca surat Al-Kahfi:*

مَنْ قَرَأَ سُورَةَ الْكَهْفِ فِى يَوْمِ الْجُمُعَةِ أَضَاءَ لَهُ مِنَ النُّورِ مَا بَيْنَ الْجُمُعَتَيْنِ

“Barangsiapa yang membaca surat al-Kahfi pada hari Jum’at, ia akan disinari cahaya di antara dua Jum’at…”
(Shahih, HR. An-Nasa’i, al-Baihaqi; Shahihul Jami’: 6470)

*Dalil keutamaan membaca salawat kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam:*

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
أكثروا الصلاة علي يوم الجمعة و ليلة الجمعة ، فمن صلى علي صلاة صلى الله عليه عشرا

“Perbanyaklah shalawat kepadaku pada hari dan malam Jumat. Karena orang yang bershalawat kepadaku satu kali, Allah akan bershalawat kepadanya 10 kali.” (HR. Al-Baihaqi, 3/249, shahih))
*Dalil keutamaan Berinfak fi sabilillah:*

Imam Ibnu Qoyyim menyebutkan keutamaan bersedekah di hari jumat:
: أن للصدقة فيه مزية عليها في سائر الأيام، والصدقة فيه بالنسبة إلى سائر أيام الأسبوع ، كالصدقة في شهر رمضان بالنسبة إلى سائر الشهور. 

“Bahwa sedekah di hari jumat memiliki keistimewaan khusus dibandingkan hari yang lain. Sedekah di hari jumat, dibandingkan dengan sedekah di hari yang lain, seperti perbandingan antara sedekah di bulan ramadhan dengan sedekah di selain ramadhan.” (Zadul Ma’ad, 1/407).
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَا مِنْ يَوْمٍ يُصْبِحُ الْعِبَادُ فِيهِ إِلاَّ مَلَكَانِ يَنْزِلاَنِ فَيَقُولُ أَحَدُهُمَا اللَّهُمَّ أَعْطِ مُنْفِقًا خَلَفًا….

♻️”Ketika hamba berada di setiap Pagi, ada dua malaikat yang turun dan berdoa, Salah satunya berdoa “Ya Alloh berikanlah ganti pada orang yang gemar berinfak (rajin memberi nafkah/sedekah)….”

(HR. Bukhari no. 1442 dan Muslim no. 1010)

Sebarkan jika Anda menyukai tulisan ini, insya Alloh pahala besar menanti Anda
Diteruskan oleh
*Shirotul Mustaqim Whatsapp Broadcast(SM)*

SM Admin 1: +62 856 4236 8964

SM Admin 2: +62 813 1100 2744

SM Admin 3: +62 896 0552 2493

SM Admin 4: +62 856 4236 9016

SM Center: +62 815 8559 4149

PIN BB: D78DCDDC

Join Telegram t.me/shirotulmustaqim

Like FB.me/shirotulmustaqimID

Sahabat, sadarilah dunia itu hanya sementara, kita akan berlalu meninggalkannya tidak lama lagi.

Dari Abdullah bin Umar radhiallahu’anhu ia berkata, “Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam merangkul bahuku lalu bersabda,

 كُنْ في الدنيا كأنك غريبٌ أو عابرُ سبيلٍ

“Jadilah engkau di dunia ini seperti orang asing atau orang yang mampir di tengah perjalanannya”  (HR. Al Bukhari no. 6416)

Oleh karena itu, bersegeralah menyiapkan akhiratmu. Jangan engkau tunda, sebelum semuanya terlambat. Kita tidak tahu kapan ajal menjemput.

Oleh karena itu, Ibnu Umar radliallahu ‘anhuma ketika beliau menyampaikan hadits di atas beliau melanjutkan,

 إذا أمسيْتَ فلا تنتَظِرِ الصباحَ، وإذا أصبحْتَ فلا تنتظِرِ المساءَ، وخُذْ من صحتِك لمرضِك، ومن حياتِك لموتِك

“Jika engkau ada di sore hari, maka jangan menunggu hingga pagi, jika engkau berada di pagi hari, maka jangan menunggu hingga sore. Manfaatkan waktu sehatmu sebelum waktu sakitmu, manfaatkan waktu hidupmu sebelum matimu.” (HR. Al Bukhari no. 6416)

Sahabat, bersegeralah… bersegeralah…!

Sebarkan jika Anda menyukai tulisan ini dengan tetap mencantumkan sumber, insya Alloh pahala besar menanti Anda.
Diteruskan oleh
*Shirotul Mustaqim Whatsapp Broadcast(SM)*

SM Admin 1: +62 856 4236 8964

SM Admin 2: +62 813 1100 2744

SM Admin 3: +62 896 0552 2493

SM Admin 4: +62 856 4236 9016

SM Center: +62 815 8559 4149

PIN BB: D78DCDDC

Join Telegram https://t.me/shirotulmustaqim

Like FB.me/shirotulmustaqimid

Sahabat SM, sesungguhnya dunia ini tak lama lagi akan hancur atau bahkan diri kita sendiri pun akan hancur melebur menjadi tanah. 

Sekejap setelah ajal menyapa, akan sirna kemewahan bangunan, akan sirna harta yang tertumpuk.

☘️☘️☘️Allah Ta’ala berfirman,

مَا عِنْدَكُمْ يَنْفَدُ وَمَا عِنْدَ اللَّهِ بَاقٍ

“Apa yang di sisimu akan lenyap, dan apa yang ada di sisi Allah adalah kekal.” (QS. An Nahl: 96)

Malik bin Dinar rahimahullah berkata,

لو كانت الدنيا من ذهب يفنى ، والآخرة من خزف يبقى لكان الواجب أن يؤثر خزف يبقى على ذهب يفنى ، فكيف والآخرة من ذهب يبقى ، والدنيا من خزف يفنى؟

“Seandainya dunia adalah emas yang akan fana, dan akhirat adalah tembikar yang kekal abadi, maka tentu saja seseorang wajib memilih sesuatu yang kekal abadi daripada emas yang nanti akan fana. Padahal sebenarnya akhirat adalah emas yang kekal abadi dan dunia adalah tembikar nantinya fana.” (Lihat Fathul Qodir, Asy Syaukani, 7: 473, Mawqi’ At Tafasir)

Oleh karena itu, ambillah dari kesenangan dunia untuk mentaati Allah ta’ala

Sebarkan jika Anda menyukai tulisan ini dengan tetap mencantumkan sumber, insya Alloh pahala besar menanti Anda
Diteruskan oleh
*Shirotul Mustaqim Whatsapp Broadcast(SM)*

SM Admin 1: +62 856 4236 8964

SM Admin 2: +62 813 1100 2744

SM Admin 3: +62 896 0552 2493

SM Admin 4: +62 856 4236 9016

SM Center: +62 815 8559 4149

PIN BB: D78DCDDC

Join Telegram https://t.me/shirotulmustaqim

Like FB.me/shirotulmustaqimID

Sahabat ELSUNNAH, dalam menjalani kehidupan ini mungkin sering kita menemui berbagai kesulitan, kesedihan, dan kegundahan. Dan mungkin sebagian kita “seret” rezekinya, atau lama belum mempunyai keturunan. 

Ketahuilah jalan keluar dari itu semua adalah dengan cara memperbanyak permohonan ampun kepada Allah Azza wa Jalla atas dosa-dosa kita.

Allah ta’ala berfirman,

فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّارًا يُرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْكُمْ مِدْرَارًا وَيُمْدِدْكُمْ بِأَمْوَالٍ وَبَنِينَ وَيَجْعَلْ لَكُمْ جَنَّاتٍ وَيَجْعَلْ لَكُمْ أَنْهَارًا

“Maka aku katakan kepada mereka, ‘Mohonlah ampun kepada Rabb kalian, karena sesungguhnya Dia adalah Sang Maha Pengampun. Niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepada kalian dengan lebat. Dan memperbanyak harta dan anak-anak kalian, dan mengadakan untuk kalian kebun-kebun, serta mengadakan (pula di dalamnya) untuk kalian sungai-sungai.” (QS. Nuh [71]:10-12)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

مَن أَكْثَرَ الِاسْتِغْفَارَ جَعَلَ اللهُ لَهُ مِنْ كُلِّ هَمٍّ فَرَجاً، وَمِنْ كُلِّ ضَيْقٍ مَخْرَجاً، وَرَزَقَهُ مِنْ حَيْثُ لاَ يَحْتَسِبُ

“Barangsiapa memperbanyak istighfar, niscaya Allah merubah setiap kesedihannya menjadi kegembiraan. Allah Azza wa Jalla memberikan solusi dari setiap kesempitannya (kesulitannya), dan Allah anugerahkan rizki dari jalur yang tidak disangka-sangka.” (HR. Ahmad dan al-Hakim)

Jadi sahabat, istighfar adalah solusi dari permasalahan kita dan menjadi sebab datangnya kebahagiaan. Tapi perlu sahabat pahami bahwa tidak semua istighfar bermanfaat bagi pelakunya. Istighfar yang bermanfaat yaitu istighfar, permohonan ampun yang jujur yang keluar dari lubuk hati yang paling dalam, yang benar-benar menyesali perbuatan dosanya.

Sebarkan jika Anda menyukai tulisan ini dengan tetap mencantumkan sumber, insya Allah pahala besar menanti Anda.
Diteruskan oleh

*ELSUNNAH Tausiyah WhatsApp Broadcast ( ELSUNNAH TWB )*

Daftar: 089616695643 (via WA)

http://www.elsunnah.wordpress.com

Sahabat SM, cinta dan kasih sayang orang tua kepada anaknya sudah fitrah. Sedangkan cinta dan kasih sayang seorang anak kepada orang tuanya masih perlu dibina. Karenanya dalam Al-Quran, yang ada adalah perintah kepada anak untuk berbakti kepada orang tua, bukan sebaliknya.
Allah ta’ala berfirman,

وَوَصَّيْنَا الْإِنْسَانَ بِوَالِدَيْهِ حَمَلَتْهُ أُمُّهُ وَهْنًا عَلَىٰ وَهْنٍ وَفِصَالُهُ فِي عَامَيْنِ أَنِ اشْكُرْ لِي وَلِوَالِدَيْكَ إِلَيَّ الْمَصِيرُ

“Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapaknya. Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepadaKu-lah kembalimu.” (QS. Luqman: 14)

Jadi sahabat, berbaktilah kepada orang tuamu…

Sebarkan jika Anda menyukai tulisan ini dengan tetap mencantumkan sumber, insya Alloh pahala besar menanti Anda
Diteruskan oleh
*Shirotul Mustaqim Whatsapp Broadcast(SM)*

SM Admin 1: +62 856 4236 8964

SM Admin 2: +62 813 1100 2744

SM Admin 3: +62 896 0552 2493

SM Admin 4: +62 856 4236 9016

SM Center: +62 815 8559 4149

PIN BB: D78DCDDC

Join Telegram https://t.me/shirotulmustaqim

Like FB.me/shirotulmustaqimID

Sahabat SM, selektiflah dalam mencari teman duduk. Pilih-pilihlah dalam mencari sahabat. Tidak semua orang pantas kita jadikan sahabat dan teman duduk.

Seseorang biasanya akan menghabiskan banyak waktu dengan sahabatnya. Oleh karena itu jangan biarkan waktumu berlalu dengan sia-sia karena kita salah dalam menjalin persahabatan.

Malik bin Dinar rahimahullah berkata,

كل أخ وجليس وصاحب لا تستفيد منه خيرًا في أمر دينك؛ ففرّ منه

“Semua teman duduk dan sahabat yang engkau tidak mengambil faedah kebaikan agama darinya maka hendaknya engkau lari darinya.” (Diriwayatkan oleh Ibnu Abid Dunyaa) 

Jadi perhatikanlah dengan siapa kita bersahabat.

Sebarkan jika Anda menyukai tulisan ini dengan tetap mencantumkan sumber, insya Alloh pahala besar menanti Anda
Diteruskan oleh
*Shirotul Mustaqim Whatsapp Broadcast(SM)*

SM Admin 1: +62 856 4236 8964

SM Admin 2: +62 813 1100 2744

SM Admin 3: +62 896 0552 2493

SM Admin 4: +62 856 4236 9016

SM Center: +62 815 8559 4149

PIN BB: D78DCDDC

Join Telegram https://t.me/shirotulmustaqim

Like FB.me/shirotulmustaqimID

Sahabat ELSUNAH, sebaik-baik manusia bukanlah manusia yang suci dan bersih dari dosa dan kesalahan, karena memang tidak ada orang yang bisa demikian.

Lihatlah sabda Rasululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam,

كُلُّ بَنِي آدَمَ خَطَّاءٌ وَخَيْرُ الْخَطَّائِينَ التَّوَّابُونَ

“Setiap anak Adam pasti sering melakukan dosa dan kesalahan, dan sebaik-baik orang yang berdosa adalah orang yang rajin bertaubat”.  (HR. Tirmidzi, Ibnu Majah, hadits ini berderajat hasan)

Oleh karena itu, bersegeralah bertaubat setiap kali kita terjatuh ke dalam dosa.

Sebarkan jika Anda menyukai tulisan ini dengan tetap mencantumkan sumber, insya Allah pahala besar menanti Anda.
Diteruskan oleh

*ELSUNNAH Tausiyah WhatsApp Broadcast ( ELSUNNAH TWB )*

Daftar: 089616695643 (via WA)

http://www.elsunnah.wordpress.com

Sahabat SM, mungkin kita pernah melihat sebagian orang dengan gampangnya makan dan minum dengan tangan kiri. Tangan kanannya asik dengan sesuatu, sedangkan tangan kirinya ia gunakan untuk makan dan minum.

Ketahuilah, sesungguhnya perkara ini diperingatkan dan dilarang oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.

Dari Umar bin Abi Salamah radliallahu ‘anhuma, ketika beliau masih kecil pernah makan dengan kedua tangannya – kanan kiri -. Kemudian diperingatkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

يَا غُلاَمُ سَمِّ اللَّهَ ، وَكُلْ بِيَمِينِكَ وَكُلْ مِمَّا يَلِيكَ

“Wahai anakku, sebutlah nama Allah, dan makanlah dengan tangan kananmu, serta makanlah yang ada di hadapanmu.” (HR. Bukhari 5376 & Muslim 2022)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menerangkan bahwa cara makan dan minum dengan tangan kiri merupakan cara makan dan minum setan. 

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, 

إِذَا أَكَلَ أَحَدُكُمْ فَلْيَأْكُلْ بِيَمِينِهِ وَإِذَا شَرِبَ فَلْيَشْرَبْ بِيَمِينِهِ فَإِنَّ الشَّيْطَانَ يَأْكُلُ بِشِمَالِهِ وَيَشْرَبُ بِشِمَالِهِ

Apabila kalian makan, maka hendaknya makan dengan tangan kanannya. Jika minum maka hendaknya juga minum dengan tangan kanannya, karena setan makan dengan tangan kirinya dan minum dengan tangan kirinya.” (HR. Muslim 2020, Abu Daud 3778 dan yang lainnya).

Menyerupai setan hukumnya dilarang. Karena setan itu musuh, bukan kawan. Sehingga jangan diikuti. Dan meniru kebiasaan setan termasuk mengikuti langkah setan.

Sebarkan jika Anda menyukai tulisan ini dengan tetap mencantumkan sumber, insya Alloh pahala besar menanti Anda
Diteruskan oleh
*Shirotul Mustaqim Whatsapp Broadcast(SM)*

SM Admin 1: +62 856 4236 8964

SM Admin 2: +62 813 1100 2744

SM Admin 3: +62 896 0552 2493

SM Admin 4: +62 856 4236 9016

SM Center: +62 815 8559 4149

PIN BB: D78DCDDC

Join Telegram https://t.me/shirotulmustaqim

Like FB.me/shirotulmustaqimID

Ibu Kita…. 

Sahabat ELSUNAH, ketahuilah bahwa Ibu kita semua (orang-orang mukmin) adalah ummahatul mukminin yaitu istri-istri Nabi Muhammad shollallohu ‘alaihi wa sallam. Mereka adalah Ibu bagi orang-orang yang beriman. Merekalah tauladan kita terutama bagi kaum muslimah.

Alloh ta’ala berfirman,

النَّبِيُّ أَوْلَى بِالْمُؤْمِنِينَ مِنْ أَنفُسِهِمْ وَأَزْوَاجُهُ أُمَّهَاتُهُمْ

“Nabi itu (hendaknya) lebih utama bagi orang-orang mukmin dari diri mereka sendiri dan isteri-isterinya adalah ibu-ibu mereka (kaum muslimin)…” (QS. Al-Ahzab: 6)

Ibu kita adalah 

1. Khadijah bintu Khuwailid radhiyallahu ‘anha

2. Saudah bintu Zam’ah bin Qois radhiyallahu ‘anha

3. A’isyah bintu Abi Bakr As-Shiddiq radhiyallahu ‘anhuma

4. Hafshah bintu Umar bin Khatab radhiyallahu ‘anhuma

5. Zainab bintu Khuzaimah radhiyallahu ‘anha

6. Ummu Salamah, Hindun bintu Abi Umayyah radhiyallahu ‘anha

7. Zainab bintu Jahsy bin Rabab radhiyallahu ‘anha

8. Juwairiyah bintu Al-Harits radhiyallahu ‘anha

9. Ummu Habibah bintu Abi Sufyan radhiyallahu ‘anhuma

10. Shafiyah bintu Huyai bin Akhtab

11. Maimunah bintu Al-Harits radhiyallahu ‘anhuma

Silahkan baca sirah dan teladan mereka, tak kenal maka ta’aruf. Semoga kaum mukminin bisa mengenal para ibu mereka ummahatul mukminin.

Sebarkan jika Anda menyukai tulisan ini dengan tetap mencantumkan sumber, insya Allah pahala besar menanti Anda.
Diteruskan oleh
*ELSUNNAH Tausiyah WhatsApp Broadcast ( ELSUNNAH TWB )*

Daftar: 089616695643 (via WA)

http://www.elsunnah.wordpress.com

Sahabat SM, ketahuilah bahwa pandangan melahirkan bersitan hati. Bersitan hati akan melahirkan pikiran, pikiran melahirkan hasrat, hasrat melahirkan keinginan, keinginan melahirkan tekad. Bila tekad kuat, maka terjadilah sesuatu yang dilarang dan terjerumus dalam perbuatan maksiat.

Sahabat, semua peristiwa dimulai dari pandangan. Api yang besar berasal dari bunga api yang kecil. Bila muncul suatu pemandangan yang tidak halal di hadapan Anda, maka ketahuilah bahwa hakikatnya itu sebuah anak panah iblis yang beracun.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pun bersabda,
النَّظْرَةُ سَهْمٌ مَسْمُوْمٌ مِنْ سِهَامِ إِبْلِيْسَ، فَمَنْ غَضَّ بَصَرَهُ عَنْ مَحَاسِنِ امْرَأَةٍ لله أَوْرَثَ الله قَلْبَهُ حَلاَوَةً إِلىَ يَوْمِ يَلْقَاهُ

“Pandangan merupakan anak panah beracun dari anak-anak panah iblis. Maka barang siapa yang menahan pandangannya dari kecantikan seorang wanita karena Allah, niscaya Allah akan mewariskan rasa manis dalam hatinya sampai hari pertemuan dengan-Nya.” (HR Al-Hakim, Ath-Thabrani)
Oleh karena itu, berlindunglah dengan perisainya, yaitu ghodul bashor (menundukkan pandangan), supaya kita diselamatkan oleh Allah ta’ala.
Allah ta’ala berfirman,
قُلْ لِلْمُؤْمِنِينَ يَغُضُّوا مِنْ أَبْصَارِهِمْ 

“Katakanlah kepada orang-orang yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandanganya…” (QS. An-Nur: 30)

Disadur dari Harta Karun Akhirat, Dr. Khalid Abu Syadi, hal. 28
Sebarkan jika Anda menyukai tulisan ini dengan tetap mencantumkan sumber, insya Alloh pahala besar menanti Anda.
Diteruskan oleh:

*Shirotul Mustaqim Whatsapp Broadcast(SM)*

SM Admin 1: +62 856 4236 8964

SM Admin 2: +62 813 1100 2744

SM Admin 3: +62 896 0552 2493

SM Admin 4: +62 856 4236 9016

SM Center: +62 815 8559 4149

PIN BB: D78DCDDC

Join Telegram https://t.me/shirotulmustaqim

Like FB.me/shirotulmustaqimID

Sababat SM, jika benar Anda rindu Ramadhan, Anda akan mencium bau Ramadhan dari jauh, seperti Ya’qub  mencium bau Yusuf  karena kerinduan yang menggelora pada puteranya itu. Sekiranya Anda mencium Ramadhan dan Anda kenakan ‘pakaiannya’, niscaya hati Anda akan kembali melihat. Layaknya pandangan Nabi Ya’qub, terbebas dari kebutaan karena mencium aroma baju Nabi Yusuf.

Jika benar Anda rindu Ramadhan, Anda akan membuat persiapan menyambutnya. Allah berfirman:

“Dan jika mereka mau berangkat, tentulah mereka menyiapkan persiapan untuk keberangkatan itu, tetapi Allah tidak menyukai keberangkatan mereka. Maka Allah melemahkan keinginan mereka. Dan dikatakan kepada mereka, “Tinggallah kamu bersama orang-orang yang tinggal itu.” (QS. At-Taubah: 46).

Ibnul Qayyim rahimahullah berkata, “Berhati-hatilah terhadap dua perkara. Pertama: Kewajiban telah datang, tetapi kalian tidak siap untuk menjalankannya, sehingga kalian mendapat hukuman berupa kelemahan untuk memenuhinya dan kehinaan dengan tidak mendapatkan pahalanya….”

Lihatlah bagaimnaa kerinduan para sahabat Nabi. Pada enam bulan sebelum Ramadhan, mereka berdoa agar sampai di bulan Ramadhan. Kemudian pada enam bulan setelah Ramadhan, mereka berdoa agar kembali bertemu Ramadhan. Sehingga sepanjang tahun, kehidupan mereka nuansanya adalah Ramadhan.
☘️☘️☘️Maka persiapkanlah bekal untuk menyambut Ramadhan dari sekarang.

Sebarkan jika Anda menyukai tulisan ini dengan tetap mencantumkan sumber, insya Allah pahala besar menanti Anda.
Diteruskan oleh
*Shirotul Mustaqim Whatsapp Broadcast(SM)*

SM Admin 1: +62 856 4236 8964

SM Admin 2: +62 813 1100 2744

SM Admin 3: +62 896 0552 2493

SM Admin 4: +62 856 4236 9016

SM Center: +62 815 8559 4149

PIN BB: D78DCDDC

Join Telegram t.me/shirotulmustaqim

Like FB.me/shirotulmustaqimID

Yaumut Tanad (يوم التناد) atau hari seru menyeru adalah salah satu nama untuk hari kiamat. Karena pada waktu itu akan terjadi dialog antara penduduk surga yang berada di ketinggian dengan penduduk neraka yang ada di tempat rendah.

Karena jauhnya jarak menyebabkan haru menyeru berteriak tidak cukup bisikan.

Allah ta’ala berfirman, 

وَنَادَىٰ أَصْحَابُ النَّارِ أَصْحَابَ الْجَنَّةِ أَنْ أَفِيضُوا عَلَيْنَا مِنَ الْمَاءِ أَوْ مِمَّا رَزَقَكُمُ اللَّهُ ۚ قَالُوا إِنَّ اللَّهَ حَرَّمَهُمَا عَلَى الْكَافِرِينَ

“Dan penghuni neraka menyeru penghuni surga, ‘Limpahkanlah kepada kami sedikit air atau makanan yang telah direzekikan Allah kepada kalian’. Mereka (penghuni surga) menjawab, ‘Sesungguhnya Allah telah mengharamkan keduanya itu atas orang-orang kafir’.” (QS. Al-A’raf: 50)

Sebarkan jika Anda menyukai tulisan ini dengan tetap mencantumkan sumber, insya Allah pahala besar menanti Anda.
Diteruskan oleh
*Shirotul Mustaqim Whatsapp Broadcast(SM)*

SM Admin 1: +62 856 4236 8964

SM Admin 2: +62 813 1100 2744

SM Admin 3: +62 896 0552 2493

SM Admin 4: +62 856 4236 9016

SM Center: +62 815 8559 4149

PIN BB: D78DCDDC

Join Telegram https://t.me/shirotulmustaqim

Like FB.me/shirotulmustaqimID

Sahabat ELSUNNAH, ada sebagian orang rela meninggalkan perintah dan melanggar larangan Allah ta’ala dikarenakan ia takut pada manusia atau sekedar mengharap sanjungan dan pujian dari mereka.

Sebagian lagi mereka rela menabrak syariat Allah ta’ala lantaran takut kehilangan pekerjaan atau berharap mendapat pekerjaan.

Sebagian dari mereka bahkan ada yang mengorbankan keimanannnya hanya untuk mendapatkan kenikmatan dunia yang secuil.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, 

مَنِ الْتَمَسَ رِضَاءَ اللَّهِ بِسَخَطِ النَّاسِ كَفَاهُ اللَّهُ مُؤْنَةَ النَّاسِ وَمَنِ الْتَمَسَ رِضَاءَ النَّاسِ بِسَخَطِ اللَّهِ وَكَلَهُ اللَّهُ إِلَى النَّاسِ

“Barangsiapa yang mencari ridho Allah saat manusia tidak suka, maka Allah akan cukupkan dia dari beban manusia. Barangsiapa yang mencari ridho manusia namun Allah itu murka, maka Allah akan biarkan dia bergantung pada manusia.” (HR. Tirmidzi no. 2414 dan Ibnu Hibban no. 276. Shahih)

Sungguh kebinasaan bagi orang-orang seperti ini. Ibnu Qudamah rahimahullah ta’ala berkata,

‏واعلم أن أكثر الناس إنما هلكوا لخوف مذمة الناس وحب مدحهم؛ فصارت حركاتهم كلها على ما يوافق رضى الناس؛ رجاء المدح وخوفًا من الذم.

“Ketahuilah bahwa mayoritas manusia binasa karena takut celaan manusia dan ingin sanjungan mereka, hingga gerak-geriknya ditujukan untuk meraih rido mereka.”

Sebarkan jika Anda menyukai tulisan ini dengan tetap mencantumkan sumber, insya Allah pahala besar menanti Anda.
Diteruskan oleh
*ELSUNNAH Tausiyah WhatsApp Broadcast ( ELSUNNAH TWB )*

Daftar: 089616695643 (via WA)

http://www.elsunnah.wordpress.com

Sahabat SM, setiap orang pasti ingin beruntung dengan keberuntungan yang hakiki. Ada satu amalan yang sangat mudah yang bisa menjadikan kita orang yang beruntung. Apakah itu?

Rasululloh shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

طُوْبَى ِلمَنْ وَجَدَ فِي صَحِيْفَتِهِ اسْتِغْفَارًا كَثِيْرًا

“Sungguh beruntung seseorang yang mendapati pada catatan amalnya istighfar yang banyak.” (HR Ibnu Majah No. 3808, Shahih)

Ya… itu adalah memperbanyak istighfar. Sudah berapa banyakkah kita beristighfar hari ini? Mari instrospeksi diri.

Apakah kita orang yang malas beristighfar? Padahal Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, manusia yang sudah dijamin masuk surga, yang terbebas dari dosa setiap harinya beristighfar dan tidak pernah bosan beristighfar tidak kurang dari 70-100 kali dalam sehari. Maka sesungguhnya kita jauh lebih butuh untuk banyak-banyak beristighfar.

Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

يَا أَيُّهَا النَّاسُ تُوبُوا إِلَى اللَّهِ فَإِنِّى أَتُوبُ فِى الْيَوْمِ إِلَيْهِ مِائَةَ مَرَّةٍ

“Wahai sekalian manusia. Taubatlah (beristigfar) kepada Allah karena aku selalu bertaubat kepada-Nya dalam sehari sebanyak 100 kali.” (HR. Muslim)

Sebarkan jika Anda menyukai tulisan ini dengan tetap mencantumkan sumber, insya Allah pahala besar menanti Anda.
Diteruskan oleh
*Shirotul Mustaqim Whatsapp Broadcast(SM)*

SM Admin 1: +62 856 4236 8964

SM Admin 2: +62 813 1100 2744

SM Admin 3: +62 896 0552 2493

SM Admin 4: +62 856 4236 9016

SM Center: +62 815 8559 4149

PIN BB: D78DCDDC

Join Telegram https://t.me/shirotulmustaqim

Like FB.me/shirotulmustaqimID

Sahabat SM, kita hidup di dunia ini hanya singgah sebentar saja dalam perjalanan pulang. Kita hanya seorang musafir yang sedang dalam perjalanan. Pulang dalam maknanya yang sejati yaitu pulang ke akhirat. Di akhirat kelak ada dua tempat pulang, yaitu surga dan neraka. 

Surga adalah tempat pulang yang penuh kebahagiaan dan kenikmatan, sedangkan neraka adalah tempat pulang yang penuh dengan kepedihan dan penderitaan.

Seluruh perkara yang menyebabkan hamba untuk masuk surga sudah dijelaskan, dan seluruh hal yang akan menjerumuskan seorang ke dalam neraka pun telah diperingatkan. Pilihan ada di tangan kita, jalan pulang mana yang hendak kita tempuh, surga atau nereka?.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مابقي شيء يقرب منْ الْجَنَّة ويباعد منْ النَّار إلا وقد بين لكم
☘️☘️☘️“Tidak tersisa suatu (amalan) pun yang dapat mendekatkan kepada surga dan menjauhkan dari neraka, kecuali sudah dijelaskan semuanya kepada kalian.” (HR. Thabrani, shahih)

Semoga Allah ta’ala memudahkan kita dalam menempuh perjalanan pulang menuju surga.

Sebarkan jika Anda menyukai tulisan ini dengan tetap mencantumkan sumber, insya Allah pahala besar menanti Anda.
Diteruskan oleh
*Shirotul Mustaqim Whatsapp Broadcast(SM)*

SM Admin 1: +62 856 4236 8964

SM Admin 2: +62 813 1100 2744

SM Admin 3: +62 896 0552 2493

SM Admin 4: +62 856 4236 9016

SM Center: +62 815 8559 4149

PIN BB: D78DCDDC

Join Telegram https://t.me/shirotulmustaqim

Like FB.me/shirotulmustaqimID

Sahabat ELSUNNAH, segala hal yang Allah tetapkan dan takdirkan untuk kita pada hakikatnya adalah ujian, baik berupa kebaikan maupun keburukan, berupa kekayaan maupun kemiskinan.

Allah ta’ala berfirman,

وَنَبْلُوكُمْ بِالشَّرِّ وَالْخَيْرِ فِتْنَةً

“Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai ujian/fitnah.” (QS. Al-Anbiyaa: 35)

Mungkin banyak orang yang bisa lulus dalam ujian kemiskinan. Mereka bisa bersabar dan lebih dekat kepada Rabb-Nya. Sebaliknya mungkin banyak orang yang tidak lulus dengan ujian kekayaan karena kekayaan melenakan mereka. Mereka tidak merasa butuh dengan Allah karena merasa hidupnya sudah berkecukupan. Walhasil mereka pun jauh dari Allah ta’ala.

Oleh karena itu tak mengherankan apabila Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengabarkan bahwa mayoritas penduduk surga adalah orang-orang miskin.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

قُمْتُ عَلَى بَابِ الْجَنَّةِ فَكَانَ عَامَّةَ مَنْ دَخَلَهَا الْمَسَاكِيْنُ وَأَصْحَابُ الْجَدِّ مَحْبُوْسُوْنَ، غَيْرَ أَنَّ أَصْحَابَ النَّارِ قَدْ أُمِرَ بِهِمْ إِلَى النَّارِ، وَقُمْتُ عَلَى بَابِ النَّارِ فَإِذَا عَامَّةُ مَنْ دَخَلَهَا النِّسَاءُ.

“Saya pernah berdiri di pintu surga, ternyata umumnya orang yang memasukinya adalah orang miskin. Sementara orang kaya tertahan dulu (masuk surga). Hanya saja, penduduk neraka sudah dimasukkan ke dalam neraka.” (HR. Bukhari dan Muslim)
☘️☘️☘️Oleh karena itu sahabat, hendaklah engkau selalu menyadari bahwa kekayaan adalah ujian. Hendaklah engkau mempergunakannya untuk ketaatan kepada Allah ta’ala dan perbanyaklah bersyukur dan mendekat kepada-Nya.

Hendaknya semakin kaya seseorang dia menjadi semakin dermawan, bukan semakin meningkatkan gaya hidup. Gaya hidup tidak perlu ditingkatkan, tapi tingkat memberimu yang hendaknya engkau tingkatkan.

Sebarkan jika Anda menyukai tulisan ini dengan tetap mencantumkan sumber, insya Allah pahala besar menanti Anda.
Diteruskan oleh
*ELSUNNAH Tausiyah WhatsApp Broadcast ( ELSUNNAH TWB )*

Daftar: 089616695643 (via WA)

http://www.elsunnah.wordpress.com

Sahabat SM, anak yang sholeh adalah dambaan setiap orang tua. Ia akan menjadi penyejuk mata ketika di dunia, dan ia pun akan menjadi harapan bertambahnya kebaikan tatkala orang tua sudah tiada.

Ini merupakan salah satu di antara rahmat yang Allah ta’ala berikan kepada orang yang beriman yaitu mereka bisa saling memberikan kebaikan, sekalipun sudah berpisah di kehidupan dunia.

إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ: إِلَّا مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ، أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ، أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

“Apabila seseorang mati, seluruh amalnya akan terputus kecuali 3 hal: sedekah jariyah, ilmu yang manfaat, dan *anak sholeh yang mendoakannya*.” (HR. Muslim 1631, Nasai 3651, dan yang lainnya).

Oleh karena itu wahai sahabat, bertekadlah dan berusahalah untuk senantiasa menjadi anak-anak yang sholeh, dan inilah bakti yang sesungguhnya dibutuhkan oleh orang tua kita terlebih ketika mereka telah tiada, sebagaimana doa yang senantiasa mereka panjatkan kepada Rabb-nya.

رَبِّ هَبْ لِي مِنَ الصَّالِحِينَ

Ya Rabbku, anugrahkanlah kepadaku (anak) yang termasuk orang-orang yang saleh. (QS. Ash Shaffaat: 100)

Sebarkan jika Anda menyukai tulisan ini dengan tetap mencantumkan sumber, insya Allah pahala besar menanti Anda.
Diteruskan oleh
*Shirotul Mustaqim Whatsapp Broadcast(SM)*

SM Admin 1: +62 856 4236 8964

SM Admin 2: +62 813 1100 2744

SM Admin 3: +62 896 0552 2493

SM Admin 4: +62 856 4236 9016

SM Center: +62 815 8559 4149

PIN BB: D78DCDDC

Join Telegram https://t.me/shirotulmustaqim

Like FB.me/shirotulmustaqimID

Hati yang Rusak

Sahabat SM, ketahuilah bahwa iman, ibadah, dan ketaataan adalah kenikmatan. Iman itu manis, ibadah itu manis, taat itu manis.  Manisnya iman, ibadah dan ketaatan hanya bisa dirasakan oleh hati yang baik dan sehat.

Akan tetapi mengapa ketika kita melakukan ketaatan, kita selalu merasa tidak nyaman? Kita merasa tidak betah bahkan umumnya kita berfikir bagaimana agar ibadah itu segera selesai.

Ya… hati yang rusak dan sakit tidak bisa merasakan manisnya hal-hal tersebut. Lalu apa yang menyebabkan rusaknya hati?

Al-Hasan Al-Bashri rahimahullahu berkata,

فساد القلوب متولد من ستة أشياء، أولها:

يذنبون برجاء التوبة،

ويتعلمون العلم ولا يعملون به،

وإذا عملوا لا يخلصون،

ويأكلون رزق الله ولا يشكرون،

ولا يرضون بقسمة الله، 

ويدفنون موتاهم ولا يعتبرون.

Rusaknya hati, lahir dari enam hal:

☄️Bermaksiat dengan harapan diterimanya taubat 

☄️Mempelajari ilmu syar’i namun tidak mengamalkannya

☄️Saat beramal tidak ikhlash

☄️Memakan Reziki Allah dan tidak bersyukur 

☄️Tidak ridho dengan pembagian Allah 

☄️Mengubur jenazah,  namun tidak mengambil pelajaran darinya
♻️♻️♻️Semoga Allah ta’ala memberikan taufik kepada kita untuk bisa menghindari hal-hal yang dapat merusak hati tersebut.

Sebarkan jika Anda menyukai tulisan ini dengan tetap mencantumkan sumber, insya Allah pahala besar menanti Anda.
Diteruskan oleh:
*Shirotul Mustaqim Whatsapp Broadcast(SM)*

SM Admin 1: +62 856 4236 8964

SM Admin 2: +62 813 1100 2744

SM Admin 3: +62 896 0552 2493

SM Admin 4: +62 856 4236 9016

SM Center: +62 815 8559 4149

PIN BB: D78DCDDC

Join Telegram https://t.me/shirotulmustaqim

Like FB.me/shirotulmustaqimID

Sahabat SM, secara umum umur manusia adalah lama hidupnya. Namun sesungguhnya umur yang hakiki adalah waktu yang digunakan dalam ketaatan kepada Allah Ta’ala. Waktu yang digunakan dalam ketaatan inilah umur sebenarnya.

Oleh karena itu, kebaikan dan ketaatan akan menambah umurnya yang sebenarnya dan yang selain itu tidaklah menambah umurnya. 

Dan standar kebaikan bukanlah terletak pada panjang atau pendeknya umur seseorang, tetapi kebaikan itu adalah bagaimana seseorang memanfaatnya umurnya untuk berbuat ketaatan kepada Allah ta’ala, sebagaimana hadits dari ‘Abdurrahman bin Abi Bakroh, dari ayahnya Abu Bakroh bahwa ada seseorang yang bertanya pada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam,

يَا رَسُولَ اللَّهِ أَىُّ النَّاسِ خَيْرٌ قَالَ « مَنْ طَالَ عُمُرُهُ وَحَسُنَ عَمَلُهُ ». قَالَ فَأَىُّ النَّاسِ شَرٌّ قَالَ « مَنْ طَالَ عُمُرُهُ وَسَاءَ عَمَلُهُ »

“Wahai Rasulullah, manusia mana yang dikatakan baik?” Beliau menjawab, “Yang panjang umurnya dan baik amalnya.” Lalu manusia mana yang dikatakan jelek?”, tanya laki-laki tadi. Beliau menjawab, “Yang panjang umurnya dan jelek amalnya.” (HR. Tirmidzi no. 2330, hasan shahih)

☘️Jika seorang hamba berpaling dari Allah dan gemar melakukan maksiat, maka dia berarti telah menyia-nyiakan umurnya. Atau bisa dikatakan bahwa dia telah mengurangi jatah umur yang diberikan kepadanya yang seharusnya dia manfaatkan untuk mengumpulkan kebaikan.

Ibnul Qoyyim rahimahullah berkata, “Ketahuilah bahwa maksiat dapat mengurangi umur dan pasti dapat pula mengurangi keberkahannya, sebagaimana pula amalan kebaikan dapat menambah umur.”
Sebarkan jika Anda menyukai tulisan ini dengan tetap mencantumkan sumber, insya Allah pahala besar menanti Anda.
Diteruskan oleh:

*Shirotul Mustaqim Whatsapp Broadcast(SM)*

SM Admin 1: +62 856 4236 8964

SM Admin 2: +62 813 1100 2744

SM Admin 3: +62 896 0552 2493

SM Admin 4: +62 856 4236 9016

SM Center: +62 815 8559 4149

PIN BB: D78DCDDC

Join Telegram https://t.me/shirotulmustaqim

Like FB.me/shirotulmustaqimID

Awan Tag