Menghidupkan Sunnah, Menebar Hidayah

Assalamuallaikum ustad mau bertanya apa kah berzina merupakan golongan dosa besar? Bila iya, mengutip ayat tentang anak yatim yang bila memelihara anak yatim akan di ampuni dosa dosa nya kecuali dosa yang besar , apakah berzina tergolong dosa besar yang tidak allah maafkan jika iya bagaimana bila ada sodara atau kawan yg melakukannya dan ingin bertaubat. Taubatan seperti apa yang mampu menghapus dosanya mohon petunjuk beserta ayatnya ustad serta doanya juga yang mungkin nabi muhamad SAW contoh kan

Jawaban

Betul zina termasuk ke dalam golongan dosa besar yang tidak bisa terampuni secara otomatis dengan amal-amal sholeh kita. Berbeda halnya dengan dosa kecil yang bisa dihapuskan dengan memperbanyak amal sholeh sebagaimana yang dijelaskan dalam berbagai nash.

Akan tetapi bukan berarti dosa besar tidak dapat dapat diampuni. Dosa besar dapat diampuni oleh Alloh subhanahu wata’ala. Alhamdulillah Allah telah mengingatkannya untuk mau bertaubat. Dan ini kabar yang sangat bagus sekali. Allah subhanallahu wa ta’aa berfirman:

قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَى أَنْفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا مِنْ رَحْمَةِ اللَّهِ إِنَّ اللَّهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ.

“Katakanlah: “Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri! Janganlah kalian berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang” (QS Az-Zumar: 53)

Kita tidak boleh berputus asa dengan kasih sayang (rahmat) Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mengampuni dosa sebesar apapun dosa yang pernah dilakukan oleh seorang hamba.

asulullah dalam hadits qudsi pernah berkata:

( قَالَ اللَّهُ تَبَارَكَ وَتَعَالَى : يَا ابْنَ آدَمَ إِنَّكَ مَا دَعَوْتَنِي وَرَجَوْتَنِي غَفَرْتُ لَكَ عَلَى مَا كَانَ فِيكَ وَلاَ أُبَالِي ، يَا ابْنَ آدَمَ لَوْ بَلَغَتْ ذُنُوبُكَ عَنَانَ السَّمَاءِ ثُمَّ اسْتَغْفَرْتَنِي غَفَرْتُ لَكَ ، وَلاَ أُبَالِي ، يَا ابْنَ آدَمَ إِنَّكَ لَوْ أَتَيْتَنِي بِقُرَابِ الأَرْضِ خَطَايَا ثُمَّ لَقِيتَنِي لاَ تُشْرِكُ بِي شَيْئًا لأَتَيْتُكَ بِقُرَابِهَا مَغْفِرَةً.)

“Allah tabaraka wa ta’ala berkata, ‘Wahai anak adam! Sesungguhnya jika engkau berdoa kepada-Ku dan mengharapkan-Ku maka Aku akan mengampuni semua apa yang ada pada dirimu dan Aku tidak perduli (seberapa besar dosamu). Wahai anak Adam! Seandainya dosamu sampai setinggi langit kemudian engkau meminta ampun kepada-Ku, maka Aku akan mengampuninya dan Aku tidak peduli (seberapa besar dosamu). Seandainya engkau datang kepada-Ku dengan sepenuh bumi kesalahan-kesalahan (dosa-dosa), kemudian engkau tidak berbuat syirik terhadapku sedikit pun, maka Aku akan datang sepenuh bumi itu pula dengan pengampunan” (HR At-Tirmidzi no. 3540, hadits ini shohih)

Adapun cara bertaubat yang harus saudara lakukan adalah dengan cara berikut:

1. Benar-benar menyesali perbuatan tersebut
2. Berhenti dari perbuatan tersebut
3. Berjanji untuk tidak mengulanginya. Apabila ternyata masih mengulanginya, maka hal tersebut belum dikatakan taubat nasuha (taubat yang sebenarnya)

Kemudian hendaklah kita melakukan hal-hal berikut agar taubat kita menjadi sempurna dan tidak terjatuh dalam dosa besar lagi

1.Mensucikan niat agar benar-benar ikhlas hanya untuk Allah. benar-benar ikhlas dalam bertaubat kepada Allah. insya Allah, Allah akan menghidupkan hatinya untuk selalu taat kepada-Nya dan menjauhi segala yang bertentangan dengan ketaatan tersebut.

2. Melakukan berbagai amal sholeh yang dicintai oleh Allah.
3. Menuntut dan memperdalam ilmu agama.
4. Berusahalah meninggalkan pengaruh buruk lingkungan tempat tinggal. Kalau sekiranya bisa pindah maka hendaknya dia pindah ke tempat yang baik yang penuh dengan orang sholeh
5. Berteman dengan orang-orang yang shalih dan mencari teman yang bisa membantunya untuk selalu taat
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

(الرَّجُلُ عَلَى دِينِ خَلِيلِهِ فَلْيَنْظُرْ أَحَدُكُمْ مَنْ يُخَالِلُ)

“Seseorang itu tergantung pada agama temannya. Oleh karena itu, salah satu di antara kalian hendaknya memperhatikan siapa yang dia jadikan teman“ (HR. Abu Daud dan At-Tirmidzi)
6. Menjauhi sebab-sebab yang dapat memancing syahwat. Baik televisi, internet, majalah dll, termasuk termasuk menghindari pergaulan dengan lawan jenis.

7. Memperbanyak doa dan istigfar.
Salah satu doa untuk memohon ampunan yang diajarkan oleh Rasulullah shollallohu alaihi wasallam adalah sebagai berikut

اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ، خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوْءُ لَكَ بِذَنْبِيْ، فَاغْفِرْ لِيْ، فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ

Artinya: “Ya Alloh, Engkaulah Robb-ku, tiada Ilah selain-Mu. Engkau telah menciptakanku, dan aku adalah hamba-Mu. Aku berada dalam perjanjian dengan-Mu sepenuh kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan yang aku lakukan. Aku mengakui nikmat-Mu kepadaku, dan aku mengakui dosaku, maka ampunilah aku, karena tak ada yang dapat mengampuni dosa-dosa selain Engkau”. (HR. Bukhori).

8. Segeralah menikah jika masih membujang. Untuk orang yang belum menikah, maka “jurus ampuh” untuk berhenti dari perbuatan zina adalah dengan menikah. Dengan menikah, maka pandangan akan lebih mudah terjaga dan kemaluan seorang lelaki tidak ditempatkan kecuali di tempat yang halal baginya.

Semoga Alloh mengampuni dosa-dosa kita.

wallohu a’lam

Artikel ELSUNNAH.wordpress.com

Jika Anda menyukai artikel ini, mohon like FB Fans Page ELSUNNAH
dan bagikan artikel melalui tombol sosmed dibawah ini.
Like, Comment, and Share

Dapatkan Layanan Tausiyah WhatsApp Gratis dari ELSUNNAH Klik Di Sini

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: