Menghidupkan Sunnah, Menebar Hidayah

Posts tagged ‘hukum’

Hukum Merokok dalam Islam

Assalamu’alaikum tadz, saya mau menanyakan masalah hukum merokok dalam islam di kategorikan sebagai apa tadz?

Smoga allah slalu berikan rahmatnya pada forum ini dan pada ustadz selalu diberi ksehatan selalu…

Wassalam… (Akhuna di Johor Bahru, Malaysia)

Jawaban

Terkait dengan pertanyaan tersebut harus kita pahami adalah bahwa Alloh ta’ala menghalalkan segala sesuatu yang baik. Dan perlu diketahui bahwa segala sesuatu yang telah terbukti keburukannya maka Alloh telah mengharamkannya

Allah Taala berfirman,

“…dan Allah menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk..” (QS. al-A’raaf: 157)

Demikina juga Rosululloh shollallohu ‘alaihi wasallam melarang kita untuk berbuat sesuatu yang membawa kemudhorotan baik bagi diri kita pribadi maupun orang lain. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda,

لَا ضَرَرَ وَلَا ضِرَارَ

“Tidak boleh melakukan perbuatan yang membawa mudharat bagi orang lain baik permulaan ataupun balasan.” (HR. Ibnu Majah)

Hasil penelitian kedokteran di zaman sekarang memperkuat penemuan dunia kedokteran di masa lampau bahwa rokok mengandung berbagai jenis racun dan merokok menyebabkan berbagai jenis penyakit kanker, penyakit pernafasan, penyakit jantung, penyakit pencernaan, berefek buruk bagi janin, juga merusak sistem reproduksi, pendeknya merokok merusak seluruh sistem tubuh. Bahkan tidak hanya bagi perokok, tapi juga membahayakan orang-orang yang ada di sekitarnya. Oleh karena itu, negara menetapkan undang-undang yang mewajibkan dicantumkannya peringatan bahwa merokok dapat mebahayakan kesehatan tubuh pada setiap bungkus rokok.

Jadi penjelasan tersebut jelas bahwa rokok adalah sesuatu yang khobitsah (buruk) sehingga ini diharamkan oleh Alloh ta’ala.

Wallohu a’lam

Artikel ELSUNNAH.wordpress.com

Jika Anda menyukai artikel ini, mohon like FB Fans Page ELSUNNAH
dan bagikan artikel melalui tombol sosmed dibawah ini.
Like, Comment, and Share

Dapatkan Layanan Tausiyah Gratis dari ELSUNNAH Klik Di Sini

Iklan

Hukum Meratapi Mayit dalam Islam

meratapKematian seorang hamba sudah ditakdirkan oleh Allah Ta’ala. Tidak ada manusia yang bisa mempengaruhi datangnya kematian. Datangnya kematian merupakan awal kehidupan abadi bagi orang yang meninggal dan ujian bagi orang yang ditinggalkan khususnya dari keluarga dan kerabat.

Bersedih ketika ditinggal mati seseorang dibolehkan dalam Islam karena bersedih adalah perasaan manusiawi. Tauladan ummat Islam Rasulallah shallallahu alaihi wasallam pun pernah bersedih ketika ditinggal wafat putranya Ibrahim dan juga putrinya, beliau shallallahu alaihi wasallam bersabda: (lebih…)

Hukum Bertato Dalam Islam

Hukum Bertato Dalam IslamAllah Ta’ala menciptakan manusia dengan sebaik-baik penciptaan. Manusia adalah makhluk yang dimuliakan dan sempurna bentuk rupanya. Kesempurnaan bentuk manusia menunjukan kesempurnaan Allah Ta’ala sebagai Pencipta manusia dan alam semesta.

Allah Ta’ala berfirman dalam al-Qur’an surat al-Tin ayat 4:

لَقَدْ خَلَقْنَا الْإِنْسَانَ فِي أَحْسَنِ تَقْوِيمٍ

“Sungguh kamu telah menciptakan manusia dengan sebaik-baiknya penciptaan.”(QS. Al-Tin: 4) (lebih…)

Pembatal Keislaman (4): Meyakini Bahwa Petunjuk/Hukum Selain Petunjuk/Hukum yang Dibawa Rasululloh Lebih Baik

pembatal keislaman Meyakini petunjuk selan petunjuk rasulullah lebih baikOrang yang meyakini bahwasanya petunjuk selain petunjuk Rasululloh  lebih sempurna atau meyakini bahwa hukum selain hukum yang dibawa Rasululloh   lebih baik.

Yaitu, seperti orang-orang yang lebih memilih hukum-hukum buatan manusia atau thogut dari pada hukum yang dibawa oleh Rasululloh . Dengan berbagai alasan apapun, tidak ada kata yang lebih buruk untuk sebutan orang-orang yang mengambil hukum selain hukum Alloh  melainkan adalah orang-orang kafir, yang membangkang, para penentang dan musuh-musuh Alloh  yang menandingi-Nya.

“Apakah hukum jahiliyah yang mereka kehendaki, dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Alloh bagi orang-orang yang yakin.” (QS. Al-Maidah: 50) (lebih…)

Beberapa Penjelasan/Fatwa Rasulullah Seputar Puasa

  • fatwa rasulullah tentang puasaSeorang sahabat bertanya kepada beliau: “Wahai Rasulullah, saya lupa sehingga makan dan minum, padahal saya sedang berpuasa.” Beliau menjawab:“Allah telah memberimu makan dan minum.” (HR. Abu Daud).

Dan dalam riwayat Ad-Daruquthni dengan sanad shahih disebutkan:“Sempurnakan puasamu dan kamu tidak wajib mengqadha’nya, sesungguhnya Allah telah memberi makan dan minum.”

Peristiwa itu terjadi pada hari pertama bulan Ramadhan. (lebih…)

Hukum Hanya Memakai Satu Sandal

hukum memakai satu sandalHukum Hanya Memakai Satu Sandal

Demikian pula seorang muslim dimakruhkan hanya menggunakan satu buah sandal. Dari Abu Hurairah radhiallahu’anhu, Rosululloh shallallahu’alaihi wasallam bersabda,

لاَ يَمْشِي أَحَدُكُمْ فِي نَعْلٍ وَاحِدَةٍ لِيَحِفَّهُمَا جَمِيْعًا أَوْ لِيَنْعَلَهُمَا جَمِيْعًا

“Janganlah kalian berjalan menggunakan satu sandal. Hendaknya kedua sandal tersebut dilepas atau keduanya dipakai.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Perlu diketahui bahwa hal ini hukumnya adalah dianjurkan dan tidak wajib. Oleh karena itu, orang yang mendapatkan masalah dengan alas kakinya karena tali sandal copot maka hendaknya berhenti sejenak untuk memperbaiki sandal tersebut untuk melepas semua sandal lalu melanjutkan perjalanan. Tidak sepantasnya bagi seorang mukmin menyelisihi larangan Nabi  meskipun hukumnya makruh dan tidak sampai derajat haram. Hendaknya kita berlatih dan membiasakan diri untuk mengikuti petunjuk Nabi  lahir dan bathin sehingga mendapatkan kemuliaan karena ittiba’ dengan sunnah Nabi secara hakiki.

Penulis: Faishol, Lc

Artikel: ELSUNNAH.wordpress.com

Al Qur’an Sumber Hukum Pertama

Al-Qur’an adalah kalamulloh ta’ala. Lafadz dan makna al-Qur’an berasal dari Alloh. Kitab yang mulia ini adalah mu’jizat utama Rosululloh. Barangsiapa mengingkari al-Qur’an walau satu ayat maka ia telah keluar dari lingkaran islam. Jadi al-Qur’an merupakan sumber hukum pertama dan mendasar dalam islam dalam semua hal, hal ini disebabkan sebagai beikut:

1. al-Qur’an adalah petunjuk

Alloh ta’ala berfirman: “Alif Laam Miim. Kitab (Al Qur’an) ini tidak ada keraguan, petunjuk bagi mereka yang bertaqwa.” (QS. Al-Baqoroh 1-3) Alloh ta’ala berfirman: “Sesungguhnya telah datang kepadamu cahaya dari Alloh, dan kitab yang menerangkan. Dengan kitab itulah Alloh menunjuki orang-orang yang mengikuti keridaan-Nya ke jalan keselamatan, dan (dengan kitab itu pula) Alloh mengeluarkan orang-orang itu dari gelap gulita kepada cahaya yang terang benderang dengan seizin-Nya, dan menunjuki mereka ke jalan yang lurus.” (QS. Al-Maidah: 16) Alloh ta’ala berfirman: “Dan Kami turunkan kepadamu Al Kitab (Al Qur’an) untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk serta rahmat dan kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri.” (QS. An-Nahl: 89) (lebih…)

Awan Tag