Menghidupkan Sunnah, Menebar Hidayah

Posts tagged ‘aqiqah’

Aqiqah Anak yang Meninggal

Afwan ana baru kehilangan anak umur 8 hari. Apakah anak ana harus diaqiqahkan juga?

Jawaban

Anak yang lahir dalam keadaan hidup maka perlu di aqiqahi. Hal ini dijelaskan oleh Syekh Muhammad bin Shaleh Al-Utsaimin rahimahullah mengatakan, “Janin yang (meninggal dengan sebab) keguguran sebelum berusia empat bulan tidak perlu diakikahi, tidak diberi nama, … sedangkan janin yang (meninggal dengan sebab) keguguran setelah empat bulan –berarti telah ditiupkan ruh– maka dia dimandikan, diberi nama, … dan diberi akikah, menurut pendapat yang kami anggap lebih kuat. Hanya saja, sebagian ulama mengatakan, ‘Tidak ada akikah untuk bayi, kecuali jika dia hidup sampai hari ketujuh setelah dilahirkan.’ Namun, yang benar, janin ini diberi akikah karena dia akan dibangkitkan pada hari kiamat, sehingga bisa menjadi penolong bagi orang tuanya.” (Liqa’at Bab Maftuh, no. 653)

Allahu a’lam.

Iklan

Dalil-dalil Aqiqah

sunah-aqiqahIbnu Qayyim berkata Aqiqah ialah “Menyembelih hewan pada hari ketujuhnya dan mencukur rambutnya“. Selanjutnya Ibnu Qayyim berkata: “Dari penjelasan ini jelaslah bahwa aqiqah itu disebut demikian karena mengandung dua unsur diatas dan ini lebih utama.

Imam Ahmad dan jumhur ulama berpendapat bahwa apabila ditinjau dari segi syar’i maka yang dimaksud dengan aqiqah adalah makna berkurban atau menyembelih (an-nasikah)

Dalil-dalil tentang aqiqah di antaranya adalah sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam, (lebih…)

Awan Tag