Menghidupkan Sunnah, Menebar Hidayah

Archive for the ‘Al Quran dan Tafsir’ Category

Apakah Makanan dan Minuman Penghuni Neraka

Soal: Apakah makanan dan minuman yang disediakan buat penghuni neraka?

Jawab: Allah ta’ala berfirman,

“Sungguh, Kami menjadikannya (pohon zaqqum) sebagai azab bagi orang-orang zholim. Pohon itu keluar dari dasar neraka Jahim. Mayangnya seperti kepala-kepala setan. Maka sungguh mereka benar-benar memakan sebagian darinya, dan mereka memenuhi perutnya dengan buah zaqqum itu. Kemudian setelah mereka makan (buah zaqqum) mereka mendapat minuman yang dicampur dengan air yang sangat panas.” (QS. Ash Shoffat: 63-67)

“Sesungguhnya pohon zaqqum itu adalah makanan bagi orang-orang yang banyak dosa. Seperti cairan tembaga yang mendidih di dalam perut. Seperti mendidihnya air yang sangat panas.” (QS. Ad-Dukhan: 43-46)

Nu’udzubillahi min dzalik..!!

Ya Allah… !! Kami berlindung kepada-Mu dari siksa neraka.. Aamiin.

Semoga dengan merenungi ayat-ayat tentang siksa neraka menjadikan hati kita tunduk, lembut dan takut kepada Allah ta’ala.
—-

Artikel ELSUNNAH.wordpress.com

Jika Anda menyukai artikel ini, mohon like FB Fans Page ELSUNNAH
dan bagikan artikel melalui tombol sosmed dibawah artikel ini.
Like, Share, and Comment

 

Cara Mudah Menghafal Al-Qur’an Al-Karim

sudahkah kita membaca al qur'anBismillah,

Segala pujian hanya milik Allah, shalawat dan salam semoga terlimpahkan kepada Nabi kita Muhammad, kepada keluarganya, dan para sahabat seluruhnya.

Keistimewaan metode ini adalah seseorang akan memperoleh kekuatan dan kemapanan hafalan serta dia akan cepat dalam menghafal sehingga dalam waktu yang singkat dia akan segera mengkhatamkan Al-Quran.

Berikut kami akan paparkan metodenya beserta pencontohannya, misal dalam menghafal surah Al-Jumuah: (lebih…)

Adzab Allah Meliputi Pendosa dan Juga Orang Sholeh

adzab-bencanaAdzab Allah Meliputi Pendosa dan Juga Orang Sholeh (Mentadaburi Surat al-Anfaal ayat 25)

Allah subhanahu wata’ala berfirman,

Dan peliharalah diri kalian dari siksaan yang tidak khusus menimpa orang-orang yang zalim saja di antara kalian. dan ketahuilah bahwa Allah Amat keras siksaan-Nya.” (QS. Al-Anfaal [8]: 25)

Di dalam ayat yang tersebut, Allah subhanahu wata’ala memperingatkan orang-orang yang beriman akan cobaan dan bencana yang apabila ia datang, maka sifatnya menyeluruh. Bencana itu akan menimpa semua orang secara umum, tidak hanya bagi orang-orang yang durhaka dan pendosa saja. (lebih…)

Istighfar Sebab Keamanan dari Azab Allah (Mentadabburi Surat Al Anfaal Ayat 33)

adab berdoa

Dan Allah sekali-kali tidak akan mengazab mereka, sedang kamu berada di antara mereka. dan tidaklah (pula) Allah akan mengazab mereka, sedang mereka meminta ampun” (QS. Al Anfaal [8]: 33)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, (lebih…)

Tafsir Surat Al-Ikhlas (Bag. 3)

Di antara pelajaran yang bisa dipetik dari surat al-Ikhlas adalah:

Petama: Menetapkan keesaan Allah swt dan bantahan terhadap orang-orang Yahudi dan Nashrani yang menjadikan bagi Allah anak. Allah swt berfirman:

Orang-orang Yahudi berkata: “Uzair itu putera Allah” dan orang-orang Nasrani berkata: “Al masih itu putera Allah”. Demikianlah itu Ucapan mereka dengan mulut mereka, mereka meniru perkataan orang-orang kafir yang terdahulu. Dilaknati Allah mereka , bagaimana mereka sampai berpaling?. QS. Al-Taubah: 30 (lebih…)

Tafsir Surat Al-Ikhlas (Bag. 2)

surat al-ikhlasAllah subhanahu wata’ala berfirman:

Ibnu Katsir berkata: Yaitu Dialah Allah, Yang Esa lagi Tunggal, Yang tidak seorangpun setara denganNya, tidak ada pendamping bagiNya, tidak ada tandingan bagiNya, tidak ada yang serupa dan tidak seorangpun yang sama denganNya, dan lafaz ini tidak boleh dinisbatkan secara mutlak kepada seorangpun dari makhluk Allah kecuali untuk Allah semata sebab Dialah Zat Yang Maha Sempurna dakan sifat dan perbuatanNya”.[1] (lebih…)

Sudahkah Anda Membaca Al Qur’an

sudahkah kita membaca al qur'anSudahkah Anda Membaca Al Qur’an??

Saudaraku yang dirahmati  Alloh …. Kita meyakini Al-Qur’an adalah kitab suci yang diturunkan oleh Alloh subhanahu wata’ala untuk memandu kita agar selamat di dunia dan akhirat. Kita meyakini bahwa Al-Qur’an adalah pelajaran (nasihat) yang sangat penting dari Alloh subhanahu wata’ala, penawar bagi penyakit-penyakit yang bersarang di dalam dada dan rahmat bagi orang-orang yang beriman. Alloh subhanahu wata’ala berfirman:

“Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepada kalian pelajaran dari Robb kalian dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman.”  (QS. Yunus [10]: 57) (lebih…)

Ayat-ayat Tentang Taubat dan Istighfar

taubat dan istighfarAllah Ta’ala berfirman:

“Katakanlah: ‘Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah yang maha pengampun lagi Maha penyayang.” (Az-Zumar: 53).

Dan barangsiapa mengerjakan kejahatan dan menganiaya dirinya sendiri, kemudian ia memohon ampunan kepada Allah, niscaya ia mendapati Allah Maha pengampun lagi Maha Penyayang.” (An-Nisa’: 110).

Dan Dialah yang menerima taubat dari hamba-hamba-Nya dan memaafkan kesalahan-kesalahan dan mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (Asy-syuura: 25). (lebih…)

Tafsir Surat Al-Ikhlas (Bag. 1) Kedudukan Surat

surat al-ikhlasSesungguhnya Allah menurunkan Al-Qur’an ini agar ayat-ayatnya direnungkan dan amalkan. Allah subhanahu wata’ala berfirman:

Ini adalah sebuah Kitab yang kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah supaya mereka memperhatikan ayat-ayatNya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai fikiran. QS. Shaad: 29

Dan Allah telah menjadikan Al-Qur’an sebagai penwar bagi berbagi penyakit, sebagai cahaya dan petunjuk. Allah subhanahu wata’ala berfirman:

Dan kami turunkan dari Al Quran suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al Quran itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian. QS. Al-Isro’: 82 (lebih…)

Pelajaran Dari Ayat-Ayat Tentang Puasa

memupuk kerinduan dengan mengetahui keutamaan bulan ramadhanPelajaran Dari Ayat-Ayat Tentang Puasa

Beberapa tulisan sebelumnya telah dijelaskan tentang tafsiran tentang ayat-ayat puasa, yaitu QS. Al Baqoroh: 183-184, QS. Al Baqoroh: 185,  QS. Al Baqoroh: 186QS. Al Baqoroh: 187 .

Dari penjelasan tafsir ayat-ayat tersebut dapat diambil beberapa pelajaran di antaranya, (lebih…)

Tafsiran Ayat-ayat Tentang Puasa (QS. Al-Baqarah: 187)

Bulan Ramadhan Meraih Syafaat Al-Qur'anTafsiran Ayat-ayat Tentang Puasa (QS. Al-Baqarah: 187)

Allah ta’ala berfirman:

“Dihalalkan bagi kalian pada malam hari bulan puasa bercampur dengan isteri-isteri kalian; mereka itu adalah pakaian bagi kalian, dan kalian pun adalah pakaian bagi mereka. Allah mengetahui bahwasanya kalian tidak dapat menahan nafsu kalian, karena itu Allah mengampuni kalian dan memberi maaf kepada kalian. Maka sekarang campurilah mereka dan carilah apa yang telah ditetapkan oleh Allah untuk kalian, dan makan minumlah hingga terang bagi kalian benang putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai datang malam, tetapi janganlah kalian campuri mereka itu sedang kalian beri’tikaf di masjid. Itulah larangan Allah, maka janganlah kalian mendekatinya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada manusia, supaya mereka bertakwa.” (Al-Baqarah: 187). (lebih…)

Tafsiran Ayat-Ayat Tentang Puasa (QS. al-Baqoroh: 186)

quranTafsiran Ayat-Ayat Tentang Puasa (QS. al-Baqoroh: 186)

[audio http://id.quran.nu/quran/sound/QFA/002/186.mp3]

“Dan apabila para hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku maka (jawablah) bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah)Ku, dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” (Al-Baqarah: 186)

Sebab turunnya ayat: (lebih…)

Membaca Al Qur’an

quran3Adalah ditekankan bagi seorang muslim yang mengharap rahmat Allah dan takut akan siksa-Nya untuk memperbanyak membaca Al Qur’anul Karim pada bulan Ramadhan dan bulan-bulan lainnya untuk mendekatkan diri kepada Allah ta’ala, mengharap ridha-Nya, memperoleh keutamaan dan pahalanya. Karena Al Qur’anul Karim adalah sebaik-baik kitab, yang diturunkan kepada Rasul termulia, untuk umat terbaik yang pernah dilahirkan kepada umat manusia, dengan syariat yang paling utama, mudah, paling luhur dan paling sempurna. (lebih…)

Tafsiran Ayat-Ayat Tentang Puasa (Al Baqarah: 183-184)

tafsir ayat-ayat puasaTafsiran Ayat-Ayat Tentang Puasa (Al Baqarah: 183-184)

Allah taala berfirman:

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa. (Yaitu) dalam beberapa hari yang tertentu. Maka barangsiapa di antara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah ia berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain. Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jia ia tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu) memberi makan seorang miskin. Barangsiapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itulah yang lebih baik baginya. Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.” (Al Baqarah: 183-184).

Allah berfirman yang ditujukan kepada orang-orang yang beriman dari umat ini, seraya menyuruh mereka agar berpuasa. Yaitu menahan dari makan, minum dan bersenggama dengan niat ikhlas karena Allah ta’ala. Karena di dalamnya terdapat penyucian dan pembersihan jiwa. Juga menjernihkannya dari pikiran-pikiran yang buruk dan akhlak yang rendah. (lebih…)

Ahli Tafsir Diantara Para Sahabat dan Tabi’in

quran3Ahli Tafsir Diantara Para Sahabat dan Tabi’in

Diantara para sahabat yang masyhur sebagai ahli tafsir adalah keempat khalifah sesudah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Hanya saja riwayat tafsir dari ketiga khalifah yang pertama tidak sebanyak riwayat tafsir yang dibawakan oleh ‘Ali bin Abi Thalib radhiyallahu’anhu. Hal itu dikarenakan pada masanya mereka tersibukkan dengan urusan khilafah, sedikitnya kebutuhan periwayatan pada masa itu, dan masih banyak orang yang memahami tafsir. Para sahabat lain yang terkenal sebagai ahli tafsir di kalangan para sahabat adalah Abdullah bin Mas’ud dan Abdullah bin ‘Abbas radhiyallahu’anhuma (lihat Ushul fi at-Tafsir, hal. 33-34)

Adapun para ulama tafsir di kalangan tabi’in cukup banyak, diantara mereka adalah:

  • Para ulama Mekah yang berguru kepada Ibnu ‘Abbas radhiyallahu’anhuma, semacam Mujahid, ‘Ikrimah, dan ‘Atha’ bin Abi Rabah
  • Para ulama Madinah yang berguru kepada Ubay bin Ka’ab radhiyallahu’anhu, semacam Zaid bin Aslam, Abul ‘Aliyah, dan Muhammad bin Ka’ab al-Qardhi.
  • Para ulama Kufah yang berguru kepada Ibnu Mas’ud radhiyallahu’anhu, semacam Qotadah, ‘Alqomah, dan asy-Sya’bi (lihat Ushul fi at-Tafsir, hal. 37)

Bulan Ramadhan Meraih Syafaat Al-Qur’an

Bulan Ramadhan Meraih Syafaat Al-Qur'anBulan Ramadhan Meraih Syafaat Al-Qur’an

Hubungan antara Ramadhan dan al-Qur’an sangat kuat, ikatannya amat erat. Sebagaimana yang kita ketahui, al-Qur’an adalah kitab Allah subhanahu wata’ala yang abadi. Dengannya Allah subhanahu wata’ala mengeluarkan umat ini dari kegalapan menuju cahaya.

Ibnu Rajab al-Hambali rahimahullah memberi keterangan bahwa al-Qur’an memberi syafaat kepada orang yang ia tahan dari tidur malam. Barangsiapa yang membaca al-Qur’an dan bangun malam dengan membacanya, ia telah memenuhi hak al-Qur’an sehingga al-Qur’an akan memberinya syafaat.

Adapun orang yang hidup bersama al-Qur’an (para pembaca dan penghafalnya), tetapi ia tidur darinya pada malam hari dan tidak mengamalkannya pada siang hari, maka al-Qur’an akan mengambil posisi bermusuhan dengannya dan akan menuntut hak-haknya yang telah ia abaikan.

Ibnu Rajab rahimahullah juga membawakan sebuah hadits: (lebih…)

Kedudukan Bulan Rajab Dan Bulan-Bulan Haram Lainnya

kedudukan bulan rajab dan bulan haramTidak terasa kita telah memasuki bulan Rajab tepatnya tanggal 2 Rajab 1434 H/ 12 Mei 2013. Perlu diketahui bahwasanya bulan Rajab adalah salah satu dari bulan-bulan Haram.

 

Allah subhanahu wata’ala berfirman,

Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram Itulah (ketetapan) agama yang lurus, Maka janganlah kalian menganiaya diri kalian dalam bulan yang empat itu, dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana merekapun memerangi kamu semuanya, dan ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa.” (QS. At-Taubah (9): 36)

Ke-empat bulan haram itu adalah Dzul qa’dah, Dzul hijjah, muharram dan Rajab sebagaimana disebutkan dalam hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dari Abu Bakrah, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam telah berkhutbah ketika haji wada’, beliau bersabda, (lebih…)

Keutamaan Membaca dan Menghafal al-Qur`an

Segala puji bagi Allah SWT Rabb semesta alam, shalawat dan salam semoga selalu tercurah kepada Rasulullah SAW, beserta para keluarga, sahabat dan orang-orang yang tetap istiqamah menegakkan risalah yang dibawanya hingga akhir zaman.

Al-Qur`an adalah kalamullah, firman Allah SWT yang diturunkan kepada nabi kita Muhammad selama 23 tahun. Ia adalah kitab suci umat Islam yang merupakan sumber petunjuk dalam beragama dan pembimbing dalam menjalani kehidupan di dunia dan akhirat.

Oleh karena itu, merupakan suatu kewajiban bagi seorang muslim untuk selalu berinteraksi aktif dengan al-Qur`an, menjadikannya sebagai sumber inspirasi, berpikir dan bertindak. Membaca al-Qur`an merupakan langkah pertama dalam berinteraksi dengannya, kemudian diteruskan dengan tadabbur, yaitu dengan merenungkan dan memahami maknanya sesuai petunjuk salafus shalih, lalu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari, kemudian dilanjutkan dengan mengajarkannya. (lebih…)

Al Qur’an Sumber Hukum Pertama

Al-Qur’an adalah kalamulloh ta’ala. Lafadz dan makna al-Qur’an berasal dari Alloh. Kitab yang mulia ini adalah mu’jizat utama Rosululloh. Barangsiapa mengingkari al-Qur’an walau satu ayat maka ia telah keluar dari lingkaran islam. Jadi al-Qur’an merupakan sumber hukum pertama dan mendasar dalam islam dalam semua hal, hal ini disebabkan sebagai beikut:

1. al-Qur’an adalah petunjuk

Alloh ta’ala berfirman: “Alif Laam Miim. Kitab (Al Qur’an) ini tidak ada keraguan, petunjuk bagi mereka yang bertaqwa.” (QS. Al-Baqoroh 1-3) Alloh ta’ala berfirman: “Sesungguhnya telah datang kepadamu cahaya dari Alloh, dan kitab yang menerangkan. Dengan kitab itulah Alloh menunjuki orang-orang yang mengikuti keridaan-Nya ke jalan keselamatan, dan (dengan kitab itu pula) Alloh mengeluarkan orang-orang itu dari gelap gulita kepada cahaya yang terang benderang dengan seizin-Nya, dan menunjuki mereka ke jalan yang lurus.” (QS. Al-Maidah: 16) Alloh ta’ala berfirman: “Dan Kami turunkan kepadamu Al Kitab (Al Qur’an) untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk serta rahmat dan kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri.” (QS. An-Nahl: 89) (lebih…)

Awan Tag