Menghidupkan Sunnah, Menebar Hidayah

Posts tagged ‘syukur’

Kisah Orang Botak, Orang Tuli, dan Orang yang Sakit Kusta

Kisah Orang Botak, Orang Tuli, dan Orang yang Sakit KustaKisah Orang Botak, Orang Tuli, dan Orang yang Sakit Kusta

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwasannya ia pernah mendengar Nabi Muahmmad Shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Sesungguhnya ada tiga orang dari kalangan Bani Isra’il, yang satu mendarita penyakit kusta, satunya lagi kepalanya botak, dan yang terakhir matanya buta. Allah Shubhanahu wa ta’alla ingin menguji mereka semua dengan mengutus kepada mereka semua seorang malaikat, pertama kali malaikat tersebut mendatangi orang yang menderita kusta, lalu berkata kepadanya: “Apa yang paling engkau dambakan? Ia menjawab: “Warna kulit yang bagus, dan kulit yang mulus, serta di hilangkan penyakitku ini yang membuat manusia merasa jijik denganku”. Kemudian malaikat tersebut mengusapnya, sehingga penyakit yang di deritanya hilang lalu kulitnya berganti menjadi mulus. (lebih…)

Iklan

Syukur dan Sabar; Karena Semua dalam Genggaman-Nya

Berbaik Sangka Kepada Allah

Kita wajib percaya sepenuhnya bahwa dalam menciptakan umat manusia, Allah Subhanahu wa Ta’ala telah menetapkan sekaligus usia, rejeki dan jodoh buat manusia. Dengan demikian segala sesuatu yang baik atau yang buruk –menurut manusia- datangnya dari Allah Subhanahu wa Ta’ala.

“Katakanlah (hai Muhammad), semua itu datangnya dari Allah.” (Q.S. An-Nisa: 78).

Ketentuan Allah dengan hikmah-Nya bermacam-macam, sebagiannya ada yang disukai manusia dan ia lapang dada dengan taqdir sesuai dengan tabiatnya, dan sebagiannya tidak demikian halnya. Namun sebagai seorang yang beriman kepada Allah kitapun harus meyakini bahwa Allah sama sekali tidak akan menzhalimi hamba-hamba-Nya dengan itu semua yang terjadi adalah pasti yang terbaik buat manusia itu sendiri.

Camkanlah, firman Allah Azza Wa Jalla,

Artinya : “Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu” (QS. Al Baqarah : 216).

Jadi sejatinya penilaian taqdir baik atau buruk hanya datang dari penilaian manusia; taqdir dikatakan baik ketika sesuai dengan maksud hatinya dan dikatakan buruk ketika berlawanan dengan keinginannya tapi itu semua lahir dari dominasi perasaan dan kelemahan akal manusia. (lebih…)

Awan Tag