Menghidupkan Sunnah, Menebar Hidayah

Archive for the ‘Ramadhan’ Category

Ikuti Perbuatan Baik dengan Perbuatan Baik

قال الشيخ العلامة 
صالح الفوزان حفظه  الله تعالى :

Syaikh al-Alamah Sholih al-Fauzan hafidzahullah ta’ala berkata:

« ﻭﻣﻦ ﻋﻼﻣﺎﺕِ ﺍﻟﻘﺒﻮﻝِ ،ﻓﻲ ﺭﻣﻀﺎﻥَ ﻭﻓﻲ ﻏﻴﺮﻩ ﺍﺗﺒﺎﻉُ ﺍﻟﺤﺴﻨﺔِ ﺑﺎﻟﺤﺴﻨﺔ

Dan di antara tanda-tanda diterimanya ibadah di bulan Ramadhan dan di waktu yang selainnya adalah mengikutkan kebaikan dengan kebaikan yang lainnya.

ﻓﺈﺫﺍ ﻛﺎﻧﺖ ﺣﺎﻟﺔُ ﺍﻟﻤﺴﻠﻢِ ﺑﻌﺪَ ﺭﻣﻀﺎﻥَ ﺣﺎﻟﺔً ﻃﻴﺒﺔً، ﻳﻜﺜﺮُ ﻣﻦ ﺍﻟﺤﺴﻨﺎتِ وﺍﻷﻋﻤﺎﻝِ ﺍﻟﺼﺎﻟﺤﺔ ﻓﻬﺬﺍ ﺩﻟﻴﻞٌ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﻘﺒﻮﻝ،

Maka apabila keadaan seorang muslim setelah berlalunya Ramadhan dia dalam keadaan yang baik, dia banyak melakukan kebaikan dan amal-amal sholih. Maka ini menunjukkan tanda atas diterimanya ibadah-ibadahnya di bulan Ramadhan.

ﺃما ﺇﻥ ﻛﺎﻥ ﺍﻟﻌﻜﺲ، ﻳﺘﺒﻊ ﺍﻟﺤـﺴﻨﺎﺕِ ﺍﻟﺴـﻴﺌﺎﺕِ، ﻓﺈﺫﺍ ﺧﺮﺝَ ﺭﻣﻀﺎﻥ ﺃﺗﺒﻌﻪ ﺑﺎﻟﺴﻴﺌﺎﺕِ ﻭﺍﻟﻐﻔﻼﺕ ِﻭﺍﻹ ﻋﺮﺍﺽ ﻋﻦ ﻃﺎﻋﺔِ ﺍﻟﻠﻪ ﻓﻬﺬﺍ ﺩﻟﻴﻞٌ ﻋﻠﻰ ﻋﺪﻡ ﺍﻟﻘﺒﻮﻝ.

ﻣﺠﺎﻟﺲ ﺷﻬﺮ ﺭﻣﻀﺎﻥ” ص(١١٩)

Akan tetapi jika sebaliknya, mengikutkan kebaikan dengan keburukan. Maka ketika keluar dari Ramadhan, dia ikuti dengan keburukan-keburukan, kelalaian-kelalaian, dan berpaling dari ketaatan kepada Alloh ta’ala. Maka ini menunjukkan tanda tidak diterimanya amal.

Majaalis Syahru Ramadhan, hal. 119.

Semoga Alloh ta’ala menerima puasa, sholat, tilawah, sedekah dan ibadah-ibadah kita yang lainnya di bulan Ramadhan. Kita memohon kepada Alloh ta’ala agar memberi taufik kepada kita agar kita mampu untuk meneruskan sholat kita, puasa kita, tilawah kita, sedekah kita, dan ibadah-ibadah yang lainnya di bulan selain Ramadhan.

Sebarkan jika Anda menyukai tulisan ini, insya Alloh pahala besar menanti Anda.

Diteruskan oleh
ELSUNNAH Tausiyah WhatsApp Broadcast (ELSUNNAH TWB)
Daftar: 089616695643 (via WA)
http://www.elsunnah.wordpress.com

Menggapai Lailatul Qodr

Sungguh, waktu demikian cepat berlalu, terasa baru beberapa hari saja kita berpuasa, ternyata kini kita akan memasuki 10 hari yang terakhir dari bulan ini dimana Lailatul Qodr turun di salah satu malamnya. Malam yang lebih baik dari 1000 bulan. Maka amalam-amalan ibadah yang dilakukan ketika itu sama dengan amalan-amalan ibadah selama 1000 bulan bahkan lebih baik.

Allah ta’ala berfirman,

“Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Rabbnya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar. (QS. Al-Qadr: 3-5)

Masya Allah sungguh keutamaan yang sangat besar, ma sepatutnya kita menghidupkan 10 hari malam terakhir yaitu menghidupkan mayoritas waktu malam dengan ibadah. Sebagaimana yang dicontohkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, teladan kita, beliau tambah giat beribadah di malam 10 hari terakhir di bulan Ramadhan dan membangunkan keluarganya untuk ikut serta beribadah.

Ibunda Aisyah rodhiallohu ‘anha menceritakan,

“Jika Rasulullah telah memasuki sepuluh (malam terakhir di bulan Ramdhan), maka beliau menghidupkan malamnya, membangunkan keluarganya, lebih bersungguh-sungguh, dan mengencangkan ikat pinggangnya.” (HR. Muslim)

Mari kita hidupkan malam-malam terakhir di bulan Ramadhan ini dengan itikaf, shalat, dzikir, tilawah Al Qur’an, berdoa, dan amalan-amalan ibadah lainnya.

Semoga Anda adalah hamba terpilih yang mendapatkan malam Lailatul Qodr dan Anda mendapatkan maafNya dan pengabulan setiap doa. Aamiin

ELSUNNAH BC

Artikel ELSUNNAH.wordpress.com

Layanan Tausiyah WhatsApp Gratis dari ELSUNNAH dan Konsultasi Syariah Klik Di Sini

Jika Anda menyukai artikel ini, mohon like FB Fans Page ELSUNNAH

Bagikan artikel melalui tombol sosmed dibawah ini.
Like, Comment, and Share

Bangun Ketika Adzan Subuh, Belum Sempat Sahur

Maaf mau bertanya. Bagaimana jika kita ketiduran dan tidak sempat sahur karena bangun pas adzan subuh telah berkumandang, dan saat itu langsung berniat untuk puasa tanpa sahur. Tapi ragu-ragu juga apakah itu bisa atau tidak karena saya berniat di waktu imsak (pukul 4.42). Apakah puasanya bisa tetap dilanjut atau tidak. Syukran

Rahmat, Mamuju

Jawaban

وَعَنْ حَفْصَةَ أُمِّ الْمُؤْمِنِينَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : { مَنْ لَمْ يُبَيِّتْ الصِّيَامَ قَبْلَ الْفَجْرِ فَلَا صِيَامَ لَهُ } رَوَاهُ الْخَمْسَةُ ، وَمَالَ التِّرْمِذِيُّ وَالنَّسَائِيُّ إلَى تَرْجِيحِ وَقْفِهِ ، وَصَحَّحَهُ مَرْفُوعًا ابْنُ خُزَيْمَةَ وَابْنُ حِبَّانَ – وَلِلدَّارَقُطْنِيِّ { لَا صِيَامَ لِمَنْ لَمْ يَفْرِضْهُ مِنْ اللَّيْلِ }

Dari Hafshoh Ummul Mukminin bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata, “Barangsiapa yang tidak berniat di malam hari sebelum fajar, maka tidak ada puasa untuknya.” (HR. Abu Daud, Tirmidzi, An Nasai dan Ibnu Majah) (lebih…)

Shalat Tahajud setelah Tarawih

Jadi, bila ingin tahajud dlm sepertiga mlm terakhir, dilakukan stlh witir jamaah di masjid?

Pak Kukuh

Jawaban

Betul orang yang sudah witir di awal malam kemudian hendak tahajud di akhir malam, maka dia bisa shalat sesuai yang dia inginkan, hanya saja, dia tidak boleh witir lagi. Tidak boleh dua kali witir dalam satu malam.Ini berdasarkan hadis, (lebih…)

Bergembiralah Ramadhan Telah Datang

Alhamdulillah, hilal bulan Ramadhan telah terlihat. Hal ini sebagaimana dinyatakan oleh Tim Rukyatul Hilal dari MUI dan Depag. Dengan demikian, awal puasa bulan Ramadhan 1437 H jatuh pada hari Senin (6/6/2016).

Marhaban Ya Ramadhan!
Ramadhan Mubarak.

قَدْ جَاءَكُمْ شهر رَمَضَانُ, شَهْرٌ مُبَارَكٌ, كَتَبَ اللهُ عَلَيْكُمْ صِيَامَهُ, فِيْهِ تُفْتَحُ أَبْوَابُ الْجَنَّةُ وَتُغْلَقُ فِيْهِ أَبْوَابُ الْجَحِيْمِ وَتُغَلُّ فِيْهِ الشَّيَاطِيْنُ. فِيْهِ لَيْلَةٌ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ. مَنْ حُرِمَ خَيْرَهَا فَقَدْ حُرِمَ.

(lebih…)

Sholat Tarawih di Rumah Bersama Istri

Pertanyaan

Sholat tarawaih itu dilakukan dengan istri dirumah boleh pak?

Pak Anwari (Kendal)

Jawaban

Sholat tarawih pada asalnya boleh-boleh saja dikerjakan dirumah baik sendiri maupun berjamaah bersama Istri. Akan tetapi di sana ada banyak keutamaan yang bisa didapatkan ketika dilakukan secara berjamaah di masjid dan sangat dianjurkan untuk sholat tarawih berjamaah bersama Imam di masjid. Ini adalah pendapat jumhur ulama bahwa lebih utama sholat tarawih berjamaah di masjid. (lebih…)

Ketika Perpisahan itu Datang

Hari demi hari telah kita lewati, tanpa terasa kita telah berada pada ujung bulan Ramadhan. Ya, sebentar lagi bulan Romadhan akan berpisah dengan kita. Sebuah momen yang sangat sulit dan berat untuk dirasakan oleh siapa saja yang memiliki keimanan sejati kepada Alloh dan Rosul-Nya. Bagaimana tidak berat, bulan Ramadhan adalah tamu agung yang kehadirannya selalu dirindukan oleh setiap muslim sejati, yang dapat ia jumpai hanya sekali dalam setahun. (lebih…)

[Video] Tujuan Puasa – Syaikh Muhammad al-‘Arifi

—-

Artikel ELSUNNAH.wordpress.com

Jika Anda menyukai artikel ini, mohon like FB Fans Page ELSUNNAH
dan bagikan artikel melalui tombol sosmed dibawah artikel ini.
Like, Share, and Comment

Puasa Tidak Hanya Sekedar Menahan Lapar dan Dahaga

puasa-ilustrasiPuasa adalah menahan dari makan, minum dan jima’ disertai dengan niat. Akan tetapi perlu diketahui bahwasanya puasa tidak hanya sekedar menahan diri dari makan dan minum serta jima’ saja.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

رُبَّ صَائِمٍ حَظُّهُ مِنْ صِيَامِهِ الجُوْعُ وَالعَطَشُ

Betapa banyak orang yang berpuasa namun dia tidak mendapatkan dari puasanya tersebut kecuali rasa lapar dan dahaga.” (HR. Ath Thobroni) (lebih…)

Tuntunan Berbuka Puasa

kurmaDiriwayatkan dari Sahl bin Sa’ad , bahwa Rasulullah   bersabda:

لاَ يَزَالُ النَّاسَ بِخَيْرٍ مَا عَجَّلُوا الْفِطْرَ

Umat manusia akan tetap baik selama mereka menyegerakan berbuka puasa.” [HR. As-Syaikhân (al-Bukhari dan Muslim)]

Disunahkan berbuka sebelum shalat magrib. Berbuka puasa dengan apa yang mudah didapatkan baginya dari hal-hal tersebut dalam hadits berikut. Berbuka dengan kurma mengkal, jika tidak ada dengan kurma masak, jika tidak ada dengan beberapa teguk air, jika tidak ada dengan makanan apapun atau minuman apa saja yang halal. Sebagaimana yang dikatakan Anas -radiallahu’anhu- : (lebih…)

Tuntunan Sahur

sahurDiriwayatkan dari Anas  radhiallahu ‘anhu, bahwasannya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam  bersabda:

تَسَحَّرُوْا فَإِنَّ فِي السَّحُوْرِ بَرَكَةً

Makan sahurlah kalian karena sesungguhnya pada sahur itu terdapat berkah.” [HR. Syaikhân (al-Bukhari dan Muslim)] (lebih…)

Wajibnya Niat Puasa Ramadhan Sebelum Terbit Fajar

Puasa-Puasa-UBRasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

مَنْ لَمْ يُجْمِعِ الصِّيَامَ قَبْلَ الْفَجْرِ فَلاَ صِيَامَ لَهُ

Barangsiapa yang tidak berniat sebelum fajar (Shubuh), maka puasanya tidak sah.” (HR. Abu Daud no. 2454, Tirmidzi no. 730, dan An Nasa’i, Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih.) (lebih…)

Dianjurkan Memberi Kabar Gembira Dengan Datangnya Bulan Ramadhan

memupuk kerinduan dengan mengetahui keutamaan bulan ramadhanDari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

أَتَاكُمْ رَمَضَانُ شَهْرٌ مُبَارَكٌ فَرَضَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ عَلَيْكُمْ صِيَامَهُ تُفْتَحُ فِيهِ أَبْوَابُ السَّمَاءِ وَتُغْلَقُ فِيهِ أَبْوَابُ الْجَحِيمِ وَتُغَلُّ فِيهِ مَرَدَةُ الشَّيَاطِينِ لِلَّهِ فِيهِ لَيْلَةٌ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ مَنْ حُرِمَ خَيْرَهَا فَقَدْ حُرِمَ

Telah datang kepada kalian ramadhan bulan yang penuh berkah. Allah azza wa jalla mewajibkan atas kalian berpuasa Ramadhan . Pada bulan ini dibuka pintu-pintu langit dan ditutup pintu-pintu neraka, serta setan-setan nakal akan dibelenggu. Demi Allah di bulan ini terdapat satu malam yang lebih baik dari pada seribu bulan. Siapa yang diharamkan dari kebaikannya maka sungguh dia telah-benar-benar diharamkan kebaikan. (HR. Ahmad, Nasai 2106, dan dishahihkan Syuaib al-Arnauth). (lebih…)

Bagaimana Bulan Ditetapkan?

hilalDiriwayatkan dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

صُوْمُوْا لِرُؤْيَتِهِ وَأَفْطِرُوْا لِرُؤْيَتِهِ، فَإِنْ غُمِيَ عَلَيْكُمْ الشَّهْرُ فَعُدُّوْا ثَلاَثَيْنِ

“Berpuasalah kalian karena telah melihatnya (bulan) dan berbukalah kalian karena telah melihatnya pula. Dan jika bulan itu tertutup dari pandangan kalian, maka hitunglah bulan (Sya’ban) menjadi 30 hari.” (HR. Bukhari, an-Nasa’i dan Muslim) (lebih…)

Beberapa Hadits Keutamaan Ramadhan

hukum dan keutamaan qiyam ramadhanDari Abu Hurairah radhiallahu’anhu, ia berkata, Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda:

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيْمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَاتَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Barangsiapa yang berpuasa di bulan Ramadhandengan penuh keimanan  dan mengharap pahala, niscaya dosa-dosanya yang telan berlalu akan diampuni.” (lebih…)

Ramadhan: Terbukanya Pintu Surga, Tertutupnya Pintu Neraka

selamat-menyambut-ramadhan2Segala puji bagi Alloh yang mempertemukan kembali dengan bulan yang mulia ini, bulan yang penuh dengan keistimewaan-keistimewaan di dalamnya, keistimewaan yang tidak ada pada bulan-bulan yang lainnya. Semoga kita semua dapat memaksimalkan kesempatan yang telah diberikan kepada kita semua.

Sholawat serta salam semoga tetap tercurah kepada uswah kita,  Nabi kita yang mulia, Nabi Muhammad , juga kepada seluruh keluarga dan para sahabat-sahabatnya serta kepada mereka yang setia mengikuti jejak langkah orang-orang terdahulu yang sholeh. Semoga kita termasuk bagian dari mereka yang mengikuti jejak langkah mereka dengan baik. (lebih…)

Hikmah Puasa Ramadhan

Bulan Ramadhan Meraih Syafaat Al-Qur'anSegala puji bagai Allah. Salawat dan salam senantiasa tercurah kepada Nabi terakhir, Nabi kita Muhammad, keluarganya, para sahabat dan siapa saja yang mengambil petunjuknya hingga hari kiamat.

Adapun selanjutnya:

Sesungguhnya apa yang Allah syariatkan kepada hamba-Nya dari berbagai ibadah memiliki hikmah yang sempurna dan paripurna. Karena Allah Maha Bijaksana dan Maha Mengetahui akan makhluk, syariat dan balasan-balasannya. Satu dari ibadah itu adalah puasa, yang memiliki hikmah besar, di antaranya:

Puasa merupakan ibadah untuk Allah. Seorang hamba mendekatkan diri kepada Tuhan-nya dengan meninggalkan apa-apa yang dicintai jiwa dan nafsunya baik makanan, minuman maupun hubungan kelamin. Dari situ nampak ketulusan iman seorang hamba, kesempurnaan penghambaannya, kecintaannya kepada Tuhan-nya dan harapnya kepada pahala-Tuhan-nya. Karena seseorang tidaklah meninggalkan apa-apa yang dicintainya kecuali untuk sesuatu yang lebih agung. Karena itu saudaraku Muslim, hendaknya engkau termasuk mereka yang berpuasa demi mengharap apa-apa yang ada di sisi Allah dan menghinakan diri kepada-Nya dengan ibadah ini.

(lebih…)

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

puasa syawalPuasa enam hari bulan Syawal selepas mengerjakan puasa wajib bulan Ramadhan adalah amalan sunnat yang dianjurkan bukan wajib. Seorang muslim dianjurkan mengerjakan puasa enam hari bulan Syawal. Banyak sekali keutamaan dan pahala yang besar bagi puasa ini. Diantaranya, barangsiapa yang mengerjakannya niscaya dituliskan baginya puasa satu tahun penuh (jika ia berpuasa pada bulan Ramadhan).
Diriwayatkan dalam sebuah hadits shahih dari Abu Ayyub Radhiyallahu ‘Anhu bahwa Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassalam bersabda:
“Barangsiapa berpuasa pada bulan Ramadhan lalu diiringinya dengan puasa enam hari bulan Syawal, berarti ia telah berpuasa setahun penuh.” (H.R Muslim, Abu Dawud, At-Tirmidzi, An-Nasa’i dan Ibnu Majah)
Rasulullah telah menjabarkan lewat sabda beliau:“Barangsiapa mengerjakan puasa enam hari bulan Syawal selepas ‘Iedul Fitri berarti ia telah menyempurnakan puasa setahun penuh. Dan setiap kebaikan diganjar sepuluh kali lipat.”

Bagaimana cara menghidupkan Lailatul Qadar

Malam-Lailatul-QadarBagaimana cara menghidupkan Lailatul Qadar, apakah dengan shalat, membaca Al-Qur’an atau sejarah nabi, atau dengan menyampaikan ceramah, atau dengan merayakan hal itu di masjid?
Alhamdulillah.

Pertama, biasanya Rasulullah sallallahu ‘alaihi wa sallam bersungguh-sungguh dalam ibadah seperti shalat, membaca (Al-Qur’an) dan berdoa dalam sepuluh malam akhir di bulan Ramadan melebihi ibadahnya di malam selain Ramadan.

Diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim dari Aisyah radhiallahu’anha sesungguhnya Nabi sallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Biasanya Nabi sallallahu ‘alaihi wa sallam ketika memasuki sepuluh (malam terakhir) menghidupkan malamnya dan membangunkan keluarganya serta mengencangkan kainnya (semangat beribadah dan menghindari isterinya).(lebih…)

Qunut Setelah Pertengahan Ramadhan

adab berdoaQunut Setelah Pertengahan Ramadhan

Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdillah bin Baz ditanya:  Apa hukum membaca do’a qunut setiap malam ketika (shalat sunnah) witir?

Beliau menjawab, tidak masalah mengenai hal ini. Do’a qunut (witir) adalah sesuatu yang disunnahkan. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pun biasa membaca qunut tersebut. Beliau pun pernah mengajari (cucu beliau) Al Hasan beberapa kalimat qunut untuk shalat witir. Ini termasuk hal yang disunnahkan. Jika engkau merutinkan membacanya setiap malamnya, maka itu tidak mengapa. Begitu pula jika engkau meninggalkannya suatu waktu sehingga orang-orang tidak menyangkanya wajib, maka itu juga tidak mengapa. Jika imam meninggalkan membaca do’a qunut suatu waktu dengan tujuan untuk mengajarkan manusia bahwa hal ini tidak wajib, maka itu juga tidak mengapa. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika mengajarkan do’a qunut pada cucunya Al Hasan, beliau tidak mengatakan padanya: “Bacalah do’a qunut tersebut pada sebagian waktu saja”. Sehingga hal ini menunjukkan bahwa membaca qunut witir terus menerus adalah sesuatu yang dibolehkan. (Fatawa Nur ‘alad Darb, 2/1062) (lebih…)

Awan Tag