Menghidupkan Sunnah, Menebar Hidayah

Posts tagged ‘dunia’

Dunia Ibarat Bayang-bayang

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda (yang artinya), “Barangsiapa yang obsesinya adalah akhirat, tujuannya akhirat, niatnya akhirat, cita-citanya akhirat, maka dia mendapatkan tiga perkara: Allah menjadikan kecukupan di hatinya, Allah mengumpulkan urusannya, dan dunia datang kepada dia dalam keadaan dunia itu hina. Barangsiapa yang obsesinya adalah dunia, tujuannya dunia, niatnya dunia, cita-citanya dunia, maka dia mendapatkan tiga perkara: Allah menjadikan kemelaratan ada di depan matanya, Allah mencerai-beraikan urusannya, dan dunia tidak datang kecuali yang ditakdirkan untuk dia saja.” (Hr. At-Tirmidzi dan lain-lain; hadits shahih)

Dunia ini ibarat bayang-bayang, jika dikejar engkau takkan dapat menangkapnya. Palingkan tubuhmu darinya, dan dia tak punya pilihan lain selain mengikutimu. (Ibnu Qayyim al-Jauziyah)

Iklan

Kehidupan Ini Hanya Sementara

kehidupan sementaraDi antara hal yang penting dijadikan bahan renungan, adalah bahwasanya kehidupan dunia bersifat sementara dan tidaklah abadi. Setiap manusia akan mengalami kematian. Tidak ada satupun manusia yang dapat lolos darinya. Kematian adalah sesuatu yang pasti datangnya, dan tak ada satupun manusia yang mengetahui kapan datangnya.

Alloh  ta’ala berfirman:

Setiap yang berjiwa akan merasakan kematian. Sesungguhnya pada hari kiamat sajalah akan disempurnakan pahala kalian. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan.” (QS. Ali Imron [3]: 185). (lebih…)

Zuhud Terhadap Dunia

zuhud terhadap duiaZUHUD TERHADAP DUNIA

Banyak sekali perkataan-perkataan para Salaf di dalam mendefinisikan zuhud terhadap dunia, dan keseluruhannya berputar kepada ketiadaan hasrat kepada dunia dan kekosongan hati dari ketergantungan terhadap dunia.

Berkata Imam Ahmad :

الزهد في الدني : قصر الأمل

Zuhud terhadap dunia adalah pendek angan-angan”.

Berkata Abdul Wahid bin Zaid : (lebih…)

Kau Memiliki Keindahan dan Kesuraman

Di dalam hidup ini
Kau memiliki keindahan dan kesuraman
Keindahan iman dan harapan surganya
Keindahan ilmu dan kelezatan buahnya
Keindahan tawakal dan ketenangan hati karenanya
Kesuraman beban dunia dan deritanya
Kesuraman cinta dunia dan kekecewaan karenanya
Masa depan tak menentu yang mengkhawatirkan
Kau mempunyai keindahan dan kesuraman

Titilah kehidupan di keindahan tadi
Tenggelamkan jiwamu di dalamnya
Bahagiakan dirimu dengannya

Lupakan kesuraman tadi
Bebaskan jiwamu dari belitannya
Biarkan semuanya berlalu bagai angin yang membelai rambutmu

Niscaya… niscaya kau kan tergenang keindahan dan menjadi bagian dari keindahan

Awan Tag