Menghidupkan Sunnah, Menebar Hidayah

Posts tagged ‘dunia’

Zuhud Terhadap Dunia

Sahabat SM, sesungguhnya dunia ini ibarat jembatan penyebarangan. Setiap orang hanya sekedar melewatinya saja dan tidak akan bermukim. Sedangkan tujuannya adalah akhirat sebagai tempat bermukim.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dan para sahabat adalah orang-orang yang paling memahami masalah ini sehingga mereka begitu zuhud terhadap dunia dan antusias terhadap akhirat.

Zuhud terhadap dunia bukan berarti meninggalkannya, akan tetapi zuhud yang benar adalah menjadikan dunia sebagai sarana dan akhirat adalah tujuannya.

Zuhud juga bisa berarti meninggalkan apa-apa yang tidak bermanfaat untuk kehidupan akhirat.

Suatu ketika Ibnu Mas’ud radhiallahu ‘anhu melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidur di atas selembar tikar. Ketika bangkit dari tidurnya tikar tersebut meninggalkan bekas pada tubuh beliau. Berkatalah para sahabat yang menyaksikan hal itu, “Wahai Rasulullah, seandainya boleh kami siapkan untukmu kasur yang empuk!” Beliau menjawab:

مَا لِي وَمَا لِلدُّنْيَا، مَا أَنَا فِي الدُّنْيَا إِلَّا كَرَاكِبٍ اسْتَظَلَّ تَحْتَ شَجَرَةٍ ثُمَّ رَاحَ وَتَرَكَهَا

“Ada kecintaan apa aku dengan dunia? Aku di dunia ini tidak lain kecuali seperti seorang pengendara yang mencari teteduhan di bawah pohon, lalu beristirahat, kemudian meninggalkannya.” (HR. At-Tirmidzi no. 2377, hadits shahih)

Join channel kami lainnya:
Cinta Bahasa Arab: t.me/alarabiia
Kalender Hijriyah: t.me/kalenderhijriyyah

Raih pahala besar dengan menyebarkan kiriman ini. Ajak serta kerabat dan rekan untuk bergabung dalam layanan SM.

Shirotul Mustaqim Whatsapp Broadcast(SM)
Registrasi Ketik: “Daftar” kirim ke WA SM Center: +62 858 2634 8545
Join Telegram t.me/shirotulmustaqim
Instagram.com/shirotulmustaqimid
http://www.shirotulmustaqim.com

Dunia Ibarat Bayang-bayang

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda (yang artinya), “Barangsiapa yang obsesinya adalah akhirat, tujuannya akhirat, niatnya akhirat, cita-citanya akhirat, maka dia mendapatkan tiga perkara: Allah menjadikan kecukupan di hatinya, Allah mengumpulkan urusannya, dan dunia datang kepada dia dalam keadaan dunia itu hina. Barangsiapa yang obsesinya adalah dunia, tujuannya dunia, niatnya dunia, cita-citanya dunia, maka dia mendapatkan tiga perkara: Allah menjadikan kemelaratan ada di depan matanya, Allah mencerai-beraikan urusannya, dan dunia tidak datang kecuali yang ditakdirkan untuk dia saja.” (Hr. At-Tirmidzi dan lain-lain; hadits shahih)

Dunia ini ibarat bayang-bayang, jika dikejar engkau takkan dapat menangkapnya. Palingkan tubuhmu darinya, dan dia tak punya pilihan lain selain mengikutimu. (Ibnu Qayyim al-Jauziyah)

Kehidupan Ini Hanya Sementara

kehidupan sementaraDi antara hal yang penting dijadikan bahan renungan, adalah bahwasanya kehidupan dunia bersifat sementara dan tidaklah abadi. Setiap manusia akan mengalami kematian. Tidak ada satupun manusia yang dapat lolos darinya. Kematian adalah sesuatu yang pasti datangnya, dan tak ada satupun manusia yang mengetahui kapan datangnya.

Alloh  ta’ala berfirman:

Setiap yang berjiwa akan merasakan kematian. Sesungguhnya pada hari kiamat sajalah akan disempurnakan pahala kalian. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan.” (QS. Ali Imron [3]: 185). (lebih…)

Zuhud Terhadap Dunia

zuhud terhadap duiaZUHUD TERHADAP DUNIA

Banyak sekali perkataan-perkataan para Salaf di dalam mendefinisikan zuhud terhadap dunia, dan keseluruhannya berputar kepada ketiadaan hasrat kepada dunia dan kekosongan hati dari ketergantungan terhadap dunia.

Berkata Imam Ahmad :

الزهد في الدني : قصر الأمل

Zuhud terhadap dunia adalah pendek angan-angan”.

Berkata Abdul Wahid bin Zaid : (lebih…)

Kau Memiliki Keindahan dan Kesuraman

Di dalam hidup ini
Kau memiliki keindahan dan kesuraman
Keindahan iman dan harapan surganya
Keindahan ilmu dan kelezatan buahnya
Keindahan tawakal dan ketenangan hati karenanya
Kesuraman beban dunia dan deritanya
Kesuraman cinta dunia dan kekecewaan karenanya
Masa depan tak menentu yang mengkhawatirkan
Kau mempunyai keindahan dan kesuraman

Titilah kehidupan di keindahan tadi
Tenggelamkan jiwamu di dalamnya
Bahagiakan dirimu dengannya

Lupakan kesuraman tadi
Bebaskan jiwamu dari belitannya
Biarkan semuanya berlalu bagai angin yang membelai rambutmu

Niscaya… niscaya kau kan tergenang keindahan dan menjadi bagian dari keindahan

Awan Tag