Menghidupkan Sunnah, Menebar Hidayah

Sahabat ELSUNNAH, hati seseorang bisa berada dalam tiga kondisi, yaitu hati yang sehat, hati yang sakit, atau bahkan hati yang mati. 

Orang yang hatinya sehat akan merasakan manisnya iman, kelezatan ibadah, dan ketenangan hidup. Adapun hati yang yang sakit maka hidupnya akan senantiasa gelisah dan jauh dari ibadah, terlebih lagi hati yang mati.

Oleh karena itu, kita harus senantiasa menjaga hati ini senantiasa sehat. Apabila kita mendeteksi bahwa hati ini sedang sakit, segeralah obati. Jangan sampai hati ini bertambah sakit atau bahkan menjadi hati yang mati.

Bulan Ramadhan merupakan waktu yang sangat tepat untuk mengobati hati-hati kita. Dalam kitab al-Adzkar, Imam An-Nawawi rahimahullah menukilkan bahwa,

دواء القلب خمسة أشياء : قراءة القرآن بالتدبر، وخلء البطن، وقيام الليل، والتضرِّع

عند السحر، ومجالسة الصالحين

“Obat hati itu ada lima, yaitu :

Membaca al-Quran disertai perenungan (tadabbur)

Mengosongkan perut dengan berpuasa

Melaksanakan qiyam al-lail

at-Tadharru’, berdo’a kepada Allah diiringi perendahan diri dan kehinaan, di waktu sahur sebelum terbit fajar

Bergaul dengan orang-orang shalih

Demikianlah lima hal yang bisa menjadi obat bagi hati. Di mana kelima hal tersebut akan sangat mudah terlaksana di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini. Mari manfaatkan bulan Ramadhan ini untuk mengobati hati-hati kita dengan lima amalan tersebut.

Sebarkan jika Anda menyukai tulisan ini dengan tetap mencantumkan sumber, insya Allah pahala besar menanti Anda.
Diteruskan oleh
*ELSUNNAH Tausiyah WhatsApp Broadcast ( ELSUNNAH TWB )*

Daftar: 089616695643 (via WA)

http://www.elsunnah.wordpress.com

Sahabat ELSUNNAH, tak terasa 12 hari di bulan Ramadhan sudah berlalu. Sudahkah kita memaksimalkan hari yang terlewat untuk memperbanyak amal sholeh? Sebuah pertanyaan mengetuk diri. Apakah kita bisa berjumpa lagi dengan bulan Ramadhan yang akan datang atau tidak? 

Tentu tidak ada di antara kita yang bisa menjamin bahwa kita akan berjumpa lagi di bulan Ramadhan yang akan datang. Bahkan tidak ada yang bisa menjamin kita bisa sampai esok hari. Oleh karena itu, maka sangat sepatutnya bagi kita untuk memanfaatkan sisa waktu yang ada di bulan Ramadhan ini. 

Manfaatkanlah dengan sebaik-baiknya. Karena sekarang orang-orang selain kita dari para penghuni kubur, mereka berkeinginan kiranya mereka keluar dari kubur untuk mendapatkan satu malam pada bulan Ramadhan.

Maka sungguh aneh, Allah ta’ala masih memberikan nikmat (kesempatan) bagi kita berada di bulan Ramadhan ini, tapi kita tidak mau untuk memanfaatkannya. 

Aneh… sungguh sangat aneh…, jika kita masih diberikan oleh Allah ta’ala kesempatan untuk berjumpa dengan beberapa hari bulan Ramadhan ke depan, tetapi kita tidak berniat untuk beramal sholeh dan menghidupkan malam-malannya dengan ibadah kepada Allah ta’ala.
☘️☘️☘️Apakah Anda tidak tahu, bahwa sekarang ada banyak manusia dari para penghuni kubur yang menyesal. Mereka menyesali satu malam dari masa hidupnya yang ia lalaikan maka bagaimana dengan malam-malam bulan Ramadhan, malam-malam yang sangat agung. Tidak ada yang mengetahui keagungannya kecuali orang yang kehilangannya. Tidak ada yang mengetahui keagungannya kecuali para penghuni kubur. 

Jika Allah ta’ala menakdirkan bagi para penghuni kubur untuk mereka dikeluarkan dari kuburnya. Maka sungguh mereka akan berkata kepada setiap dari kita, *”Jangan pernah menyia-nyiakan satu detik pun dari bulan Ramadhan”*.

Bukan satu hari, bukan dua hari, bukan tiga hari, bukan empat hari, dan bukan pula lima hari. Akan tetapi satu detik dari bulan Ramadhan, karena betapa mulianya bulan yang penuh berkah ini.

Semoga Allah ta’ala memberi taufik pada kita semua untuk bisa menghidupkan hari-hari terakhir bulan Ramadhan ini dengan berbagai macam ibadah.

Sebarkan jika Anda menyukai tulisan ini dengan tetap mencantumkan sumber, insya Allah pahala besar menanti Anda
Diteruskan oleh
*ELSUNNAH Tausiyah WhatsApp Broadcast ( ELSUNNAH TWB )*

Daftar: 089616695643 (via WA)

http://www.elsunnah.wordpress.com

Sahabat ELSUNNAH, dalam sebuah hadits yang biasa kita dengar bahwa ketika datang Ramadhan maka setan-setan dibelenggu. Mereka tidak bisa secara leluasa menggoda manusia. 

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

إِذَا جَاءَ رَمَضَانُ فُتِّحَتْ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ وَغُلِّقَتْ أَبْوَابُ النَّارِ وَصُفِّدَتِ الشَّيَاطِينُ

_”Apabila Ramadhan tiba, pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, dan setan-setan dibelenggu.”_ (HR. Bukhari 1899, Muslim 1079)

“Tapi ko kenapa masih saja ada atau banyak orang yang berbuat maksiat padahal setan-setan telah dibelenggu?”

Ini menunjukkan bahwa sumber kemaksiatan tidak hanya berasal dari setan. Namun kemaksiatan itu pun bisa bersumber dari hawa nafsu manusia sendiri yang mengarahkan dirinya untuk berbuat dosa.

Ibnu Hajar Al-Asqalani rahimahullah dalam Fathul Baari berkata,

إشارة إلى رفع عذر المكلف كأنه يقال له قد كفت الشياطين عنك فلا تعتل بهم في ترك الطاعة ولا فعل المعصية

_”Adalah isyarat bahwa telah dihilangkannya alasan bagi seorang mukallaf dalam melakukan dosa, seakan dikatakan kepadanya, ‘Setan-setan telah ditahan dari menggodamu, maka jangan lagi kamu menjadikan setan sebagai alasan dalam meninggalkan ketaatan dan melakukan maksiat’.”_

Sahabat ELSUNNAH, sekaranglah waktu yang tepat untuk mentarbiyah jiwa-jiwa kita. Kalau bukan sekarang kapan lagi? Kalau sekarang kita tidak bisa mengekang jiwa kita (padahal dia terbebas dari godaan setan), bagaimana lagi di bulan lainnya ketika setan bebas menghembuskan godaannya kepada jiwa-jiwa kita?

Sebarkan jika Anda menyukai tulisan ini dg tetap mencantumkan sumber, insya Alloh pahala besar menanti
Diteruskan oleh

*ELSUNNAH Tausiyah WhatsApp Broadcast ( ELSUNNAH TWB )*

Daftar: 089616695643 (via WA)

http://www.elsunnah.wordpress.com

Sahabat ELSUNNAH, mungkin sebagian atau banyak di antara kita yang bersahur ketika pukul 03.00 atau bahkan kurang dari itu, padahal waktu fajar atau subuh sekitar pukul 05.30 (sebagai contoh waktu subuh untuk wilayah Bogor untuk tanggal 8 Ramadhan 1438H adalah 04.37). Bagaimana sebenarnya waktu sahur yang disunnahkan.

Sunnah Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam dalam bersahur adalah beliau mengakhirkan waktu sahur. Yaitu beliau makan sahur dengan jarak waktu yang tidak terlalu jauh dari waktu fajar atau subuh.

عَنْ أَنَسٍ، عَنْ زَيْدِ بْنِ ثَابِتٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، قَالَ: تَسَحَّرْنَا مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثُمَّ قَامَ إِلَى الصَّلَاةِ، قُلْتُ: كَمْ كَانَ بَيْنَ الْأَذَانِ وَالسَّحُورِ؟ قَالَ: قَدْرُ خَمْسِينَ آيَةً

☘️☘️☘️Dari Anas, dari Zaid bin Tsabit radlilallahu ‘anhuma ia berkata, “Kami pernah makan sahur bersama Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam, kemudian kami berdiri untuk shalat. Maka aku (Anas) berkata, “Berapa lama jarak antara adzan dan makan sahur?”. Ia (Zaid) menjawab : “Kira-kira bacaan lima puluh ayat dari Al-Qur’an” (HR. Bukhori no. 1921 dan Muslim no. 1097).

Jadi waktu yang paling utama dan paling baik untuk makan sahur adalah sebelum adzan subuh sekadar waktu yang dibutuhkan seseorang untuk membaca 50 ayat Al-Qur’an. Kalau kita mau perkiraan yaitu sekitar 15-30 menit sebelum subuh itulah justru waktu yang utama untuk bersahur sebagaimana waktu bersahurnya Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam.

Sebarkan jika Anda menyukai tulisan ini dengan tetap mencantumkan sumber, insya Alloh pahala besar menanti Anda.
Diteruskan oleh:
*ELSUNNAH Tausiyah WhatsApp Broadcast ( ELSUNNAH TWB )*

Daftar: 089616695643 (via WA)

http://www.elsunnah.wordpress.com

Sahabat ELSUNNAH, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengabarkan kepada kita bahwa banyak di antara kaum muslimin yang melakukan puasa tidaklah mendapat apa-apa kecuali lapar dan dahaga saja. 

رُبَّ صَائِمٍ حَظُّهُ مِنْ صِيَامِهِ الجُوْعُ وَالعَطَشُ

_”Betapa banyak orang yang berpuasa namun dia tidak mendapatkan dari puasanya tersebut kecuali rasa lapar dan dahaga.”_ (HR. Ath Thabrani, shohih lighairihi)

Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ لَمْ يَدَعْ قَوْلَ الزُّورِ وَالْعَمَلَ بِهِ فَلَيْسَ لِلَّهِ حَاجَةٌ فِى أَنْ يَدَعَ طَعَامَهُ وَشَرَابَهُ

_”Barangsiapa yang tidak meninggalkan perkataan dusta malah mengamalkannya, maka Allah tidak butuh dari rasa lapar dan haus yang dia tahan.”_ (HR. Bukhari no. 1903)

☘️☘️☘️Ingatlah bahwa puasa bukanlah hanya menahan lapar dan dahaga saja. Namun hendaknya seseorang yang berpuasa menjauhi perbuatan-perbuatan yang diharamkan oleh Allah ta’ala. 

Jabir bin Abdillah radliallahu ‘anhu berkata, _”Seandainya kamu berpuasa maka hendaknya pendengaranmu, penglihatanmu, dan lisanmu turut berpuasa dari dusta dan hal-hal yang haram serta janganlah kamu menyakiti tetangga…”_ (Lathaa’if Al-Ma’arif, 1/168)

Ibnu Rajab rahimahullah berkata, 
أَهْوَنُ الصِّيَامُ تَرْكُ الشَّرَابِ وَ الطَّعَامِ

_”Tingkatan puasa yang paling rendah adalah hanya meninggalkan minum dan makan saja.”_ (lathaa’if Al-Ma’arif, 1/168)

Sahabat marilah kita menjauhi berbagai hal yang dapat mengurangi atau menghilangkan pahala puasa kita.

Sebarkan jika Anda menyukai tulisan ini dengan tetap mencantumkan sumber, insya Allah pahala besar menanti Anda.
Diteruskan oleh
*ELSUNNAH Tausiyah WhatsApp Broadcast ( ELSUNNAH TWB )*

Daftar: 089616695643 (via WA)

http://www.elsunnah.wordpress.com

Sahabat SM, perlu diketahui bahwa bagi seorang wanita shalat di rumahnya lebih utama daripada berjamaah di masjid, *baik shalat fardhu maupun shalat tarawih*. 

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepada Ummu Humaid radliallahu ‘anha,

قَدْ عَلِمْتُ أَنَّكِ تُحِبِّينَ الصَّلاَةَ … وَصَلاَتُكِ فِى دَارِكِ خَيْرٌ لَكِ مِنْ صَلاَتِكِ فِى مَسْجِدِ قَوْمِكِ وَصَلاَتُكِ فِى مَسْجِدِ قَوْمِكِ خَيْرٌ لَكِ مِنْ صَلاَتِكِ فِى مَسْجِدِى

_”Aku telah mengetahui bahwa engkau senang sekali jika dapat shalat bersamaku…. *Shalatmu di rumahmu lebih baik* daripada shalatmu di masjid kaummu. Dan shalatmu di masjid kaummu lebih baik daripada shalatmu di masjidku (Masjid Nabawi).”_ (HR. Ahmad, hasan)

Lalu apa yang seorang wanita dapatkan ketika dia di rumahnya? Padahal ketika seorang laki-laki shalat berjamaah di masjid, dia mendapatkan keutamaan 27 derajat. Dan ketika seorang laki-laki shalat tarawih berjamaah di masjid, dia dicatat shalat semalam suntuk. Tentu hal ini akan mengundang iri bagi seorang wanita yang ada keimanan di dalamnya.
☘️☘️☘️Tapi janganlah berkecil hati wahai sahabat muslimah. Mari kita perhatikan kembali hadits di atas.

Pada hadits tersebut dijelaskan bahwa shalatnya seorang muslimah di rumahnya lebih baik daripada shalat di Masjid Nabawi. Tahukah Sahabat tentang keutamaan seorang yang shalat di Masjid Nabawi? Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

صَلاَةٌ فِى مَسْجِدِى هَذَا خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ صَلاَةٍ فِيمَا سِوَاهُ إِلاَّ الْمَسْجِدَ الْحَرَامَ

_”Shalat di masjidku lebih baik dari 1000 shalat di masjid lainnya selain Masjidil Haram.”_ (HR. Bukhari 1190, Muslim 1394)

Nabi mengabarkan bahwa shalat di Masjid Nabawi memiliki keutamaan yang besar yaitu lebih baik dari 1000x shalat di masjid lainnya. Dan shalat di rumahnya lebih baik daripada shalat di Masjid Nabawi.

Masya Allah, tidakkah engkau tergiur dengan tawaran ini wahai Saudariku?

Sebarkan jika Anda menyukai tulisan ini dengan tetap mencantumkan sumber, insya Alloh pahala besar menanti Anda.
Diteruskan oleh
*Shirotul Mustaqim Whatsapp Broadcast(SM)*

SM Admin 1: +62 856 4236 8964

SM Admin 2: +62 813 1100 2744

SM Admin 3: +62 896 0552 2493

SM Admin 4: +62 856 4236 9016

SM Center: +62 815 8559 4149

PIN BB: D78DCDDC

Join Telegram t.me/shirotulmustaqim

Like FB.me/shirotulmustaqimID

Sahabat ELSUNNAH, selain memiliki keutamaan sebagai penghapus dosa-dosa yang telah lalu sebagaimana disebutkan dalam sebuah hadits dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

“Barangsiapa melakukan qiyam Ramadhan karena iman dan mencari pahala, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Shalat tarawih juga memiliki keutamaan yang lainnya. Hal ini dijelaskan oleh Nabi shollallohu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda,

 إِنَّهُ مَنْ قَامَ مَعَ الإِمَامِ حَتَّى يَنْصَرِفَ كُتِبَ لَهُ قِيَامُ لَيْلَةٍ

“Sesungguhnya siapa saja yang shalat bersama imam hingga imam itu selesai, maka ia dicatat telah mengerjakan shalat semalam suntuk (semalam penuh).” (HR. Tirmidzi, hasan shohih) 

☘️☘️☘️Masya Alloh, ini merupakan keutamaan besar dalam shalat tarawih, walau cuma dilakukan sesaat bersama imam antara 30 – 60 menit namun pahalanya dicatat sebagai sholat semalam penuh.

Maka janganlah seseorang pulang terlebih dahulu sebelum imam selesai. Janganlah seseorang mencukupkan hanya 8 rakaat ketika imam melaksanakan tarawih sampai dengan 23 rakaat. 

Dan janganlah seseorang pulang terlebih dahulu tanpa mengikuti shalat witir bersama imam dengan tujuan ingin melaksanakan witir tersebut di sepertiga malam terakhir. Sungguh kerugian yang besar ketika kita tidak merampungkan shalat bersama imam.

#serialRamadhan

Sebarkan jika Anda menyukai tulisan ini dengan tetap mencantumkan sumber, insya Alloh pahala besar menanti Anda.
Diteruskan oleh
*ELSUNNAH Tausiyah WhatsApp Broadcast ( ELSUNNAH TWB )*

Daftar: 089616695643 (via WA)

http://www.elsunnah.wordpress.com

Sahabat ELSUNNAH, bulan Ramadhan adalah bulannya Al-Quran. Oleh karena itu, dianjurkan untuk memperbanyak membaca Al-Quran dan mengkhatamkannya di Bulan Ramadhan.

Allah ta’ala berfirman,
شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنزِلَ فِيهِ الْقُرْءَانُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ

“Bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang batil)” QS. (Al Baqarah : 185)
☘️Hal ini juga dicontohkan langsung oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam. Dari Abu Hurairah radliallahu ‘anhu,

أن جبريل كان يعْرضُ عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْقُرْآنَ كُلَّ عَامٍ مَرَّةً ، فَعرضَ عَلَيْهِ مَرَّتَيْنِ فِي الْعَامِ الَّذِي قُبِضَ فيه

“Dahulu Jibril mendatangi dan mengajarkan Al-Qur’an kepada Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam setiap tahun sekali (pada bulan ramadhan). Pada tahun wafatnya Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam Jibril mendatangi dan mengajarkan Al-Qur’an kepada beliau sebanyak dua kali (untuk mengokohkan dan memantapkannya)” ( HR. Bukhari no. 4614)
☘️Syaikh Muhammad bin Sholih Al-‘Utsaimin rahimahullah berkata,

ختم القرآن في رمضان للصائم ليس بأمر واجب ، ولكن ينبغي للإنسان في رمضان أن يكثر من قراءة القرآن

“Mengkhatamkan Al-Quran di bulan Ramadhan bagi orang yang berpuasa bukanlah perkara yang wajib. Akan tetapi sebaiknya seseorang memperbanyak membaca Al-Quran di bulan Ramadhan” (Majmu’ Fatawa wa Rasail 20/516)
Berikut adalah tips yang bisa dilakukan untuk mempermudah kita dalam mengkhatamkan Al-Qur’an di bulan Ramadhan dengan memanfaatkan waktu sebelum maupun sesudah sholat fardhu.
♻️ UNTUK (1) KALI KHATAM, JUMLAH YANG DIBACA :

1. Shalat Subuh     4 halaman

2. Shalat Zhuhur   4 halaman

3. Shalat ‘Ashar     4 halaman

4. Shalat Maghrib 4 halaman

5. Shalat ‘Isya        4 halaman

♻️ UNTUK (2) KALI KHATAM :

1. Shalat Subuh    8 halaman

2. Shalat Zhuhur   8 halaman

3. Shalat ‘Ashar     8 halaman

4. Shalat Maghrib 8 halaman

5. Shalat ‘Isya        8 halaman

♻️UNTUK (3) KALI KHATAM :

1. Shalat Subuh    12 halaman

2. Shalat Zhuhur.  12 halaman

3. Shalat ‘Ashar     12 halaman

4. Shalat Maghrib 12 halaman

5. Shalat ‘Isya.       12 halaman

Semoga Alloh memberikan taufiq kepada kita untuk bisa memperbanyak membaca dan mengkhatamkan Al-Qur’an di bulan Ramadhan.
#serialRamadhan

Sebarkan jika Anda menyukai tulisan ini dengan tetap mencantumkan sumber, insya Allah pahala besar menanti Anda.
Diteruskan oleh
*ELSUNNAH Tausiyah WhatsApp Broadcast ( ELSUNNAH TWB )*

Daftar: 089616695643 (via WA)

http://www.elsunnah.wordpress.com

Sahabat ELSUNNAH, mungkin sudah tidak asing bagi sahabat mendengar sebuah kalimat “Berbukalah dengan yang manis”.

Dan mungkin banyak juga yang menganggap bahwa berbuka dengan apa saja sesuatu yang manis merupakan sunnah. 

Sehingga banyak dari kita akan menyediakan minuman seperti teh manis, es buah, kolak dan yang semisalnya yang manis-manis untuk dimakan atau diminum pertama kali dalam berbuka puasa. 

Benarkah demikian..? Mari kita lihat bagaimana sunnah Rosulullah sholallahu ‘alaihi wasallam dalam berbuka.

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يُفْطِرُ عَلَى رُطَبَاتٍ قَبْلَ أَنْ يُصَلِّىَ فَإِنْ لَمْ تَكُنْ رُطَبَاتٌ فَعَلَى تَمَرَاتٍ فَإِنْ لَمْ تَكُنْ حَسَا حَسَوَاتٍ مِنْ مَاءٍ

_“Biasanya Rasulullah shallallahu’alaihi sasallam berbuka puasa dengan ruthab(kurma muda) sebelum shalat (maghrib). Jika tidak ada ruthab maka dengan tamr (kurma matang), jika tidak ada tamr maka beliau meneguk beberapa teguk air.”_ (HR. Abu Daud 2356, hadits ini shahih)

Ibnu Hajar Al Haitami rahimahullah mengatakan,

“فإن عجز” عن الرطب والتمر “فالماء” هو الذي يسن الفطر عليه دون غيره

_”Jika tidak ada ruthab dan tamr maka dengan air. Inilah yang disunnahkan dalam berbuka, bukan yang lainnya.”_ (Al-Minhajul Qawiim, 1/252)

Jadi sunnahnya adalah jika tidak didapati ruthab atau tamr maka hendaknyanya berbuka dengan air putih. Dan Insya Alloh air putih mudah untuk didapatkan. Dan inilah yang sunnah.

#serialRamadhan

Sebarkan jika Anda menyukai tulisan ini dengan tetap mencantumkan sumber, insya Alloh pahala besar menanti Anda.
Diteruskan oleh
*ELSUNNAH Tausiyah WhatsApp Broadcast ( ELSUNNAH TWB )*

Daftar: 089616695643 (via WA)

http://www.elsunnah.wordpress.com

Sahabat ELSUNNAH, alhamdulillah hilal bulan Ramadhan telah terlihat, sebagaimana diumumkan oleh Kementerian Agama RI. Dengan demikian 1 Ramadhan 1438 H jatuh pada hari Sabtu (27/5/2017).

*MARHABAN YA RAMADHAN*

*RAMADHAN MUBAROK*

قَدْ جَاءَكُمْ شهر رَمَضَانُ, شَهْرٌ مُبَارَكٌ, كَتَبَ اللهُ عَلَيْكُمْ صِيَامَهُ, فِيْهِ تُفْتَحُ أَبْوَابُ الْجَنَّةُ وَتُغْلَقُ فِيْهِ أَبْوَابُ الْجَحِيْمِ وَتُغَلُّ فِيْهِ الشَّيَاطِيْنُ. فِيْهِ لَيْلَةٌ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ. مَنْ حُرِمَ خَيْرَهَا فَقَدْ حُرِمَ.

_”Telah datang kepada kalian bulan Ramadhan. Bulan yang diberkahi. Allah mewajibkan kepada kalian puasa di dalamnya. Pada bulan ini pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup dan para setan diikat._

_Juga terdapat dalam bulan ini malam yang lebih baik dari seribu bulan. Barangsiapa terhalangi dari kebaikannya, maka ia telah terhalangi.”_ (HR. Ahmad dan an-Nasa’i, hadits ini shohih)

هاهو رمضان على الأبواب قد أتي

رمضان : الذي طالما اشتاقت إليه نفوس الصالحين

وكيف لا تحن القلوب إلى شهر الخير والبركة

كيف لا تشتاق القلوب إلى شهر المغفرة و الرحمة

 _Inilah bulan Ramadhan telah datang._
_Bulan Ramadhan yang selama ini dirindukan oleh jiwa-jiwa yang sholih._
_Bagaimana hati ini tidak rindu terhadap bulan yang penuh dengan segala kebaikan dan keberkahan._
_Bagaimana tidak ada ada kerinduan hati terhadap bulan yang penuh ampunan dan rahmat._

أخي الحبيب

إن هذا الشهر قد خصه الله بخصائص عظيمة ٬ وميزه الله بفضائل جليلة

Saudaraku yang tercinta. Sesungguhnya bulan ini telah Alloh khususkan dengan kekhususan yang agung dan melebihkannya dengan keutamaan-keutamaan yang tinggi.

Segenap *Tim Dakwah ELSUNNAH* mengucapkan,

*SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA RAMADHAN 1438 H*

_Semoga Alloh memberikan taufiq kepada kita semua untuk bisa memaksimalkan amal sholeh di bulan yang penuh berkah ini._

*ELSUNNAH Tausiyah WhatsApp Broadcast ( ELSUNNAH TWB )*

http://www.elsunnah.wordpress.com

Sahabat ELSUNNAH, merupakan perkara sunnah memberikan kabar gembira dan mengucapkan selamat akan datangnya bulan Ramadhan.
☘️☘️☘️Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam memberi kabar gembira kepada para sahabatnya akan datangnya bulan Ramadhan,

قَدْ جَاءَكُمْ شهر رَمَضَانُ, شَهْرٌ مُبَارَكٌ, كَتَبَ اللهُ عَلَيْكُمْ صِيَامَهُ, فِيْهِ تُفْتَحُ أَبْوَابُ الْجَنَّةُ وَتُغْلَقُ فِيْهِ أَبْوَابُ الْجَحِيْمِ وَتُغَلُّ فِيْهِ الشَّيَاطِيْنُ. فِيْهِ لَيْلَةٌ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ. مَنْ حُرِمَ خَيْرَهَا فَقَدْ حُرِمَ.

“Telah datang kepada kalian bulan Ramadhan, bulan yang diberkahi. Allah mewajibkan kepada kalian puasa di dalamnya; pada bulan ini pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup dan para setan diikat; juga terdapat dalam bulan ini malam yang lebih baik dari seribu bulan, barangsiapa terhalangi dari kebaikannya, maka ia telah terhalangi.” (HR. Ahmad dan an-Nasa’i, shohih)

Berkata Ibnu Rojab Al-Hambali rahimahullah: Sebagian ulama berkata, hadits ini menunjukkan sunnahnya memberikan selamat kepada manusia antara satu dan lainnya akan hadirnya bulan Ramadhan.  

Bagaimana tidak bergembira seorang mukmin akan dibukanya pintu-pintu surga? Bagaimana tidak bergembira orang yang berdosa akan ditutupnya pintu-pintu neraka? Bagaimana tidak bergembira seorang yang berakal dengan waktu dibelenggunya para setan? (Latho’if al-Ma’aarif 1/158)

Nantikan datangnya Ramadhan dengan menunggu hasil ru’yatul hilal yang akan dilaksanakan pada sore atau maghrib nanti.

#SpesialRamadhan

Sebarkan jika Anda menyukai tulisan ini dengan tetap mencantumkan sumber, insya Allah pahala besar menanti Anda
Diteruskan oleh
*ELSUNNAH Tausiyah WhatsApp Broadcast ( ELSUNNAH TWB )*

Daftar: 089616695643 (via WA)

Join telegram t.me/arsipELSUNNAH

http://www.elsunnah.wordpress.com

Sahabat ELSUNNAH, sebagai orang tua, kita memiliki tanggung jawab yang besar terhadap anak-anak kita. Wajib bagi setiap orang tua untuk mendidik anaknya sesuai dengan ajaran Islam.

Hendaknya kita membiasakan anak kita untuk melakukan amal-amal sholeh. Terutama amal sholeh yang wajib seperti Puasa Ramadhan. Para ulama menganjurkan anak yang sudah berusia 7 atau 10 tahun untuk dilatih berpuasa.

Dahulu para sahabat pun membiasakan anak-anak mereka untuk berpuasa sejak mereka masih kecil. Mereka mengatakan, 

فكنا نصومه بعد ونصوم صبياننا ونجعل لهم اللعبة من العهن فإذا بكى أحدهم على الطعام أعطيناه ذاك حتى يكون عند الإفطار

“Setelah itu, kami pun puasa dan menyuruh anak-anak kami untuk puasa. Kami buatkan mainan dari bulu. Jika mereka menangis karena minta makan, kami beri mainan itu hingga bisa bertahan sampai waktu berbuka.” (HR. Bukhari)

☘️☘️☘️Al-Hafizh Ibnu Hajar rahimahullah mengatakan, “Hadis ini adalah dalil disyariatkannya membiasakan anak-anak untuk berpuasa, karena anak yang berusia sebagaimana yang disebutkan dalam hadis belum termasuk usia mendapatkan beban syariat. Namun, mereka diperintahkan puasa dalam rangka latihan.” (Fathul Bari, 4:201)

Sebarkan jika Anda menyukai tulisan ini dengan tetap mencantumkan sumber, insya Allah pahala besar menanti Anda.
Diteruskan oleh
*ELSUNNAH Tausiyah WhatsApp Broadcast ( ELSUNNAH TWB )*

Daftar: 089616695643 (via WA)

Join telegram t.me/arsipELSUNNAH

http://www.elsunnah.wordpress.com

Sahabat ELSUNNAH, bulan Ramadhan yang penuh dengan pelipatgandaan pahala merupakan satu hal yang patut bagi kita untuk berkompetisi, berlomba dalam meraup kebaikan dan ampunan Allah ta’ala.

سَابِقُوا إِلَىٰ مَغْفِرَةٍ مِنْ رَبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا كَعَرْضِ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ أُعِدَّتْ لِلَّذِينَ آمَنُوا بِاللَّهِ وَرُسُلِهِ ۚ ذَٰلِكَ فَضْلُ اللَّهِ يُؤْتِيهِ مَنْ يَشَاءُ ۚ وَاللَّهُ ذُو الْفَضْلِ الْعَظِيمِ

_”Berlomba-lombalah kalian untuk mendapatkan ampunan dari Rabb kalian dan surga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang yang beriman kepada Allah dan rasul-rasul-Nya. Itulah karunia Allah, yang diberikan kepada siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah mempunyai karunia yang besar.”_ (QS. Al-Hadid: 21)

Oleh karena itu, sudah semestinya bagi orang-orang yang beriman untuk fokus dan memaksimalkan ibadah di bulan Ramadhan.

Waspadai pencuri-pencuri keberkahan Ramadhan, seperti televisi, HP, facebook, whatsapp, dan lain-lain, yang bisa menghalangi kita dari beribadah secara optimal.

 #SerialRamadhan

Sebarkan jika Anda menyukai tulisan ini dengan tetap mencantumkan sumber, insya Allah pahala besar menanti Anda.
Diteruskan oleh
*ELSUNNAH Tausiyah WhatsApp Broadcast ( ELSUNNAH TWB )*

Daftar: 089616695643 (via WA)

Join telegram t.me/arsipELSUNNAH

http://www.elsunnah.wordpress.com

Sahabat ELSUNNAH, pada edisi-edisi sebelumnya kita telah mengetahui bagaimana keutamaan bulan Ramadhan. Setiap hari dan setiap malamnya kita bisa memperoleh rahmat, ampunan, dan pembebasan dari api neraka, serta berbagai keutamaan lainnya.

Masihkah kita menuruti kemalasan kita? Tidakkah kita tergiur dengan keutamaan-keutamaan Ramadhan?

Jika Anda masih belum tergiur dengan keutamaan-keutamaan tersebut, paling tidak takutlah terhadap ancaman ini.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

إنّ جبريل أتاني، فقال: من أدراك شهر رمضان ولم يغفرله فدخل النارفأبعده اللّه. قل: آمين، فقلت: آمين

_Malaikat Jibril mendatangiku kemudian berdoa, “Barangsiapa yang menjumpai bulan Ramadhan namun tidak memanfaatkannya sehingga tidak diampuni Allah, maka kelak dia akan masuk ke dalam neraka dan semoga Allah menjauhkan rahmat dari dirinya”. Jibril pun berkata lebih lanjut, “Ucapkanlah amin!” Maka saya pun mengaminkan._ (HR. at-Tirmidzi : 682, shahih)

Ya Allah… berikanlah kami taufik untuk bisa memanfaatkan bulan Ramadhan nanti. Mudahkanlah kami dalam menunaikan banyak ketaatan di dalamnya. Aamiin

Sebarkan jika Anda menyukai tulisan ini dengan tetap mencantumkan sumber, insya Allah pahala besar menanti Anda.

Diteruskan oleh

*ELSUNNAH Tausiyah WhatsApp Broadcast ( ELSUNNAH TWB )*

Daftar: 089616695643 (via WA)

Join telegram t.me/arsipELSUNNAH

http://www.elsunnah.wordpress.com

Sahabat ELSUNNAH, kita mungkin sering mendengar riwayat yang berbunyi,

_”Awal bulan Ramadhan adalah rahmat, pertengahannya adalah ampunan, dan akhirnya adalah pembebasan dari neraka.”_

Ternyata riwayat ini lemah sebagaimana dikatakan para ulama hadits dan juga bertentangan dengan hadits-hadits yang shahih. Di antaranya;

Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda,

_”Siapa yang berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharap pahala, akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”_ (HR. Bukhari no.38, Muslim, no.760)

Dalam hadits ini, disebutkan bahwa ampunan Allah tidak dibatasi hanya pada pertengahan Ramadhan saja.

_”Pada awal malam bulan Ramadhan, setan-setan dan jin-jin jahat dibelenggu, pintu neraka ditutup, tidak ada satu pintu pun yang dibuka. Pintu surga dibuka, tidak ada satu pintu pun yang ditutup… Allah pun memberikan pembebasan dari neraka bagi hamba-Nya. *Dan itu terjadi setiap malam*.”_ (HR. Tirmidzi 682, shahih)

إنَّ لله في كلِّ يومٍ وليلةٍ عُتَقاءَ مِنَ النَّارِ في شهرِ رمضانَ ….

_”Sesungguhnya *di setiap hari dan malam bulan Ramadhan* dari Allah ada pembebasan dari api neraka….”_ (HR. Ahmad 2/254, Al Bazzar 3142, Al Haitsami berkata: “semua perawinya tsiqah”).

Jadi sahabat, berbahagialah dan bersemangatlah dalam menyambut bulan Ramadhan karena berdasarkan hadits-hadits yang shohih menjelaskan bahwa di setiap hari dan setiap malamnya kita bisa memperoleh rahmat, ampunan, dan pembebasan dari api nereka, dari Allah ta’ala.

#SerialRamadhan

Sebarkan jika Anda menyukai tulisan ini dg tetap mencantumkan sumber, insya Allah pahala besar menanti
Diteruskan oleh
*ELSUNNAH Tausiyah WhatsApp Broadcast ( ELSUNNAH TWB )*

Daftar: 089616695643 (via WA)

Join telegram t.me/arsipELSUNNAH

http://www.elsunnah.wordpress.com

Sahabat ELSUNNAH, agar kita tidak meratapi hilangnya kesempatan beribadah di akhir bulan Ramadhan, persiapkanlah diri karena dia akan segera datang.

Setiap orang yang membayangkan bagaimana kondisi akhir yang dia alami di akhir bulan Ramadhan, niscaya akan mempersiapkan diri dengan baik di awal bulan. Dengan begitu, mengetahui kerugian yang akan diperoleh bagi mereka yang lalai di bulan Ramadhan akan membantu hamba agar menghindarinya.

Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda,

رَغِمَ أَنْفُ رَجُلٍ دَخَلَ عَلَيْهِ رَمَضَانُ ثُمَّ انْسَلَخَ قَبْلَ أَنْ يُغْفَرَ لَهُ

“Sungguh sangat terhina orang yang menjumpai bulan Ramadhan dan bulan tersebut berlalu sementara dirinya tidak memperoleh ampunan.” (HR. Tirmidzi: 3545, shahih)

Sungguh kerugian yang sangat besar seseorang yang keluar Ramadhan tapi tak mendapat ampunan dari Allah. Oleh kerena itu bertekadlah dan pupuklah tekad tersebut sehingga kita benar-benar siap untuk menyambut Ramadhan dan memenuhinya dengan berbagai ketaatan.

#SerialRamadhan 

Sebarkan jika Anda menyukai tulisan ini dengan tetap mencantumkan sumber, insya Allah pahala besar menanti Anda.
Diteruskan oleh
*ELSUNNAH Tausiyah WhatsApp Broadcast ( ELSUNNAH TWB )*

Daftar: 089616695643 (via WA)

Join telegram t.me/arsipELSUNNAH

http://www.elsunnah.wordpress.com

Sahabat ELSUNNAH, salah satu hikmah disyariatkannya puasa untuk umat ini adalah wasilah untuk mengokohkan ketakwaan kepada Allah ta’ala.

Siapa saja yang menjalani ibadah puasa Ramadhan dengan benar, maka niscahya akan keluar dari bulan Ramadhan sebagai pribadi yang bertakwa dan baginya sebaik-baik bekal.

Allah ta’ala berfirman,

يا أيها الذين آمنوا كتب عليكم الصّيَام كما كُتب على الذين من قبلكم لعلّكم تتّقون

“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kalian berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kalian bertakwa.”  (QS. Al Baqarah: 183)

Ketahuilah sahabat, bahwa takwa adalah sebaik-baik pakaian. Ini lebih baik dari segala pakaian lebaran yang mampu kita siapkan. Maka siapa saja yang keluar Ramadhan dan mendapatkan hadiah takwa ini maka sungguh ia benar-benar telah mendapatkan “pakaian lebaran” sejati.

Allah ta’ala berfirman,

يَا بَنِي آَدَمَ قَدْ أَنْزَلْنَا عَلَيْكُمْ لِبَاسًا يُوَارِي سَوْآَتِكُمْ وَرِيشًا وَلِبَاسُ التَّقْوَى ذَلِكَ خَيْرٌ

“Hai anak Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan kepada kalian pakaian untuk menutup aurat kalian dan pakaian indah untuk perhiasan. Dan pakaian takwa itulah yang paling baik.” (QS. Al-A’raf: 26)

#SerialRamadhan

Sebarkan jika Anda menyukai tulisan ini dengan tetap mencantumkan sumber, insya Allah pahala besar menanti Anda.

Diteruskan oleh

*ELSUNNAH Tausiyah WhatsApp Broadcast ( ELSUNNAH TWB )*

Daftar: 089616695643 (via WA)

Join telegram t.me/arsipELSUNNAH

http://www.elsunnah.wordpress.com

Sahabat SM, setiap kita pasti menginginkan diri kita masuk surga. Setiap kita pasti tidak ingin masuk neraka.

Terlebih lagi berkumpul dengan keluarga yang kita cintai di surga kelak tentu adalah dambaan kita semua. Maka berpuasalah dan serulah keluargamu untuk berpuasa, karena puasa adalah salah satu sebab masuk ke dalam surga.

Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda,

في الجنة ثمانية أبواب، فيها باب يسمى الريان، لا يدخله إلا الصائمون

“Di surga ada delapan pintu, diantaranya ada pintu yang dinamakan Ar Rayyan. Tidak ada yang bisa memasukinya kecuali orang-orang yang berpuasa.” (HR. Bukhari)

Jika kita benar-benar menyayangi keluarga kita, maka ajarkanlah anak kita untuk berpuasa. Jangan biarkan ada anggota keluarga kita yang tidak berpuasa karena puasa adalah perisai dari api neraka.

Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda,

الصيام جُنة

“Puasa adalah perisai” (HR. Bukhari dan Muslim)

#SerialRamadhan

Sebarkan jika Anda menyukai tulisan ini dengan tetap mencantumkan sumber, insya Allah pahala besar menanti Anda.
Diteruskan oleh
*Shirotul Mustaqim Whatsapp Broadcast(SM)*

SM Admin 1: +62 856 4236 8964

SM Admin 2: +62 813 1100 2744

SM Admin 3: +62 896 0552 2493

SM Admin 4: +62 856 4236 9016

SM Center: +62 815 8559 4149

PIN BB: D78DCDDC

Join Telegram t.me/shirotulmustaqim

Like FB.me/shirotulmustaqimID

Sahabat SM, ketahuilah bahwa Allah ta’ala telah menyediaakan ganjaran yang yang sangat besar bagi orang-orang yang berpuasa. Mereka akan mendapatkan ampunan dan pahala yang besar dari Allah ta’ala.

Allah ta’ala berfirman,

إِنَّ الْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَالْقَانِتِينَ وَالْقَانِتَاتِ وَالصَّادِقِينَ وَالصَّادِقَاتِ وَالصَّابِرِينَ وَالصَّابِرَاتِ وَالْخَاشِعِينَ وَالْخَاشِعَاتِ وَالْمُتَصَدِّقِينَ وَالْمُتَصَدِّقَاتِ وَالصَّائِمِينَ وَالصَّائِمَاتِ وَالْحَافِظِينَ فُرُوجَهُمْ وَالْحَافِظَاتِ وَالذَّاكِرِينَ اللَّهَ كَثِيرًا وَالذَّاكِرَاتِ أَعَدَّ اللَّهُ لَهُم مَّغْفِرَةً وَأَجْرًا عَظِيمًا

“Sesungguhnya laki-laki dan perempuan yang muslim, laki-laki dan perempuan yang mukmin, laki-laki dan perempuan yang tetap dalam ketaatannya, laki-laki dan perempuan yang benar, laki-laki dan perempuan yang sabar, laki-laki dan perempuan yang khusyu’, laki-laki dan perempuan yang bersedekah, *laki-laki dan perempuan yang berpuasa*, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar” (QS. Al Ahzab: 35)
☘️☘️☘️Dan di hari kiamat kelak, di hari yang sangat mencekam dimana setiap orang sangat-sangat khawatir akan keselamatan dirinya, maka puasa akan memberikan syafaat bagi dirinya.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

الصيام والقرآن يشفعان للعبد

“Puasa dan al-Qur’an, keduanya akan memberi syafaat kelak di hari kiamat” (HR. Ahmad, Thabrani, Al Hakim. Shahih)

#SerialRamadhan

Sebarkan jika Anda menyukai tulisan ini dengan tetap mencantumkan sumber, insya Allah pahala besar menanti Anda.
Diteruskan oleh
*Shirotul Mustaqim Whatsapp Broadcast(SM)*

SM Admin 1: +62 856 4236 8964

SM Admin 2: +62 813 1100 2744

SM Admin 3: +62 896 0552 2493

SM Admin 4: +62 856 4236 9016

SM Center: +62 815 8559 4149

PIN BB: D78DCDDC

Join Telegram t.me/shirotulmustaqim

Like FB.me/shirotulmustaqimID

Sahabat SM, bersemangatlah dalam menjalankan ibadah puasa. Karena puasa merupakan ibadah yang agung dan istimewa di sisi Allah ta’ala. 

Ia disifati sebagai ibadah yang tak tertandingi. Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, 

عليك بالصيام فإنه لا مثل له

“Hendaknya engkau berpuasa karena puasa itu ibadah yang tidak ada tandingannya.” (HR. Ahmad, An Nasa-i. Shahih)

Keistimewaan ibadah ini pun bertambah agung karena Allah ta’ala menyandarkan puasa ini kepada diri-Nya tidak sebagaimana amalan-amalan yang lainnya. Dalam sebuah hadits qudsi, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

قال الله عز وجل: كل عمل ابن آدم له إلا الصوم، فإنه لي وأنا أجزي به
☘️☘️☘️”Allah ‘azza wa jalla berfirman: setiap amalan manusia itu bagi dirinya, kecuali puasa. Karena puasa itu untuk-Ku dan Aku yang akan membalas pahalanya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

#SerialRamadhan

Sebarkan jika Anda menyukai tulisan ini dengan tetap mencantumkan sumber, insya Allah pahala besar menanti Anda.
Diteruskan oleh
*Shirotul Mustaqim Whatsapp Broadcast(SM)*

SM Admin 1: +62 856 4236 8964

SM Admin 2: +62 813 1100 2744

SM Admin 3: +62 896 0552 2493

SM Admin 4: +62 856 4236 9016

SM Center: +62 815 8559 4149

PIN BB: D78DCDDC

Join Telegram t.me/shirotulmustaqim

Like FB.me/shirotulmustaqimID

Awan Tag