Menghidupkan Sunnah, Menebar Hidayah

Posts tagged ‘tafsir’

Tafsir Surat Al-Ikhlas (Bag. 3)

Di antara pelajaran yang bisa dipetik dari surat al-Ikhlas adalah:

Petama: Menetapkan keesaan Allah swt dan bantahan terhadap orang-orang Yahudi dan Nashrani yang menjadikan bagi Allah anak. Allah swt berfirman:

Orang-orang Yahudi berkata: “Uzair itu putera Allah” dan orang-orang Nasrani berkata: “Al masih itu putera Allah”. Demikianlah itu Ucapan mereka dengan mulut mereka, mereka meniru perkataan orang-orang kafir yang terdahulu. Dilaknati Allah mereka , bagaimana mereka sampai berpaling?. QS. Al-Taubah: 30 (lebih…)

Tafsir Surat Al-Ikhlas (Bag. 2)

surat al-ikhlasAllah subhanahu wata’ala berfirman:

Ibnu Katsir berkata: Yaitu Dialah Allah, Yang Esa lagi Tunggal, Yang tidak seorangpun setara denganNya, tidak ada pendamping bagiNya, tidak ada tandingan bagiNya, tidak ada yang serupa dan tidak seorangpun yang sama denganNya, dan lafaz ini tidak boleh dinisbatkan secara mutlak kepada seorangpun dari makhluk Allah kecuali untuk Allah semata sebab Dialah Zat Yang Maha Sempurna dakan sifat dan perbuatanNya”.[1] (lebih…)

Tafsir Surat Al-Ikhlas (Bag. 1) Kedudukan Surat

surat al-ikhlasSesungguhnya Allah menurunkan Al-Qur’an ini agar ayat-ayatnya direnungkan dan amalkan. Allah subhanahu wata’ala berfirman:

Ini adalah sebuah Kitab yang kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah supaya mereka memperhatikan ayat-ayatNya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai fikiran. QS. Shaad: 29

Dan Allah telah menjadikan Al-Qur’an sebagai penwar bagi berbagi penyakit, sebagai cahaya dan petunjuk. Allah subhanahu wata’ala berfirman:

Dan kami turunkan dari Al Quran suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al Quran itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian. QS. Al-Isro’: 82 (lebih…)

Pelajaran Dari Ayat-Ayat Tentang Puasa

memupuk kerinduan dengan mengetahui keutamaan bulan ramadhanPelajaran Dari Ayat-Ayat Tentang Puasa

Beberapa tulisan sebelumnya telah dijelaskan tentang tafsiran tentang ayat-ayat puasa, yaitu QS. Al Baqoroh: 183-184, QS. Al Baqoroh: 185,  QS. Al Baqoroh: 186QS. Al Baqoroh: 187 .

Dari penjelasan tafsir ayat-ayat tersebut dapat diambil beberapa pelajaran di antaranya, (lebih…)

Tafsiran Ayat-ayat Tentang Puasa (QS. Al-Baqarah: 187)

Bulan Ramadhan Meraih Syafaat Al-Qur'anTafsiran Ayat-ayat Tentang Puasa (QS. Al-Baqarah: 187)

Allah ta’ala berfirman:

“Dihalalkan bagi kalian pada malam hari bulan puasa bercampur dengan isteri-isteri kalian; mereka itu adalah pakaian bagi kalian, dan kalian pun adalah pakaian bagi mereka. Allah mengetahui bahwasanya kalian tidak dapat menahan nafsu kalian, karena itu Allah mengampuni kalian dan memberi maaf kepada kalian. Maka sekarang campurilah mereka dan carilah apa yang telah ditetapkan oleh Allah untuk kalian, dan makan minumlah hingga terang bagi kalian benang putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai datang malam, tetapi janganlah kalian campuri mereka itu sedang kalian beri’tikaf di masjid. Itulah larangan Allah, maka janganlah kalian mendekatinya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada manusia, supaya mereka bertakwa.” (Al-Baqarah: 187). (lebih…)

Tafsiran Ayat-Ayat Tentang Puasa (Al Baqarah: 183-184)

tafsir ayat-ayat puasaTafsiran Ayat-Ayat Tentang Puasa (Al Baqarah: 183-184)

Allah taala berfirman:

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa. (Yaitu) dalam beberapa hari yang tertentu. Maka barangsiapa di antara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah ia berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain. Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jia ia tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu) memberi makan seorang miskin. Barangsiapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itulah yang lebih baik baginya. Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.” (Al Baqarah: 183-184).

Allah berfirman yang ditujukan kepada orang-orang yang beriman dari umat ini, seraya menyuruh mereka agar berpuasa. Yaitu menahan dari makan, minum dan bersenggama dengan niat ikhlas karena Allah ta’ala. Karena di dalamnya terdapat penyucian dan pembersihan jiwa. Juga menjernihkannya dari pikiran-pikiran yang buruk dan akhlak yang rendah. (lebih…)

Ahli Tafsir Diantara Para Sahabat dan Tabi’in

quran3Ahli Tafsir Diantara Para Sahabat dan Tabi’in

Diantara para sahabat yang masyhur sebagai ahli tafsir adalah keempat khalifah sesudah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Hanya saja riwayat tafsir dari ketiga khalifah yang pertama tidak sebanyak riwayat tafsir yang dibawakan oleh ‘Ali bin Abi Thalib radhiyallahu’anhu. Hal itu dikarenakan pada masanya mereka tersibukkan dengan urusan khilafah, sedikitnya kebutuhan periwayatan pada masa itu, dan masih banyak orang yang memahami tafsir. Para sahabat lain yang terkenal sebagai ahli tafsir di kalangan para sahabat adalah Abdullah bin Mas’ud dan Abdullah bin ‘Abbas radhiyallahu’anhuma (lihat Ushul fi at-Tafsir, hal. 33-34)

Adapun para ulama tafsir di kalangan tabi’in cukup banyak, diantara mereka adalah:

  • Para ulama Mekah yang berguru kepada Ibnu ‘Abbas radhiyallahu’anhuma, semacam Mujahid, ‘Ikrimah, dan ‘Atha’ bin Abi Rabah
  • Para ulama Madinah yang berguru kepada Ubay bin Ka’ab radhiyallahu’anhu, semacam Zaid bin Aslam, Abul ‘Aliyah, dan Muhammad bin Ka’ab al-Qardhi.
  • Para ulama Kufah yang berguru kepada Ibnu Mas’ud radhiyallahu’anhu, semacam Qotadah, ‘Alqomah, dan asy-Sya’bi (lihat Ushul fi at-Tafsir, hal. 37)

Tafsir Perkata Al-Maghfirah

tafsir per kata al maghfirah

Penerbit : Maghfirah Pustaka

Penyusun : Dr. Ahmad Hatta, MA.,
Cover : Exclusive Hard Cover,
Halaman : 624 halaman,
Ukuran : A4 (21 x 29,7 cm).

Dapatkan sekarang juga di sini, 

Harga Normal Rp 160.000
DISKON Rp 145.000 

Info: SMS/WA ke 0896 1669 5643

atau ketik Pesan#Tafsir Qur’an perkata Maghfirah#jumlah pesan#nama#alamat  SMS/WA ke 0896 1669 5643 (lebih…)

Awan Tag