Menghidupkan Sunnah, Menebar Hidayah

Archive for the ‘Keluarga Islami’ Category

Sayangilah Sang Buah Hati dengan Mengajarkannya Sholat

Sahabat ELSUNNAH, sholat merupakan perkara yang agung, kewajiban yang paling ditekankan dan paling utama setelah kalimat syahadat. Ia merupakan tiang agama, yang tanpanya agama seseorang akan runtuh. Barangsiapa yang meninggalkannya maka ia bisa terjatuh dalam kekafiran.

إنّ بين الرجل و بين الشرك و الكفر ترك الصلاة

“Sesungguhnya perbedaan antara seorang (muslim) dengan kemusyrikan dan kekafiran adalah meninggalkan sholat.” (Shahih, HR. Muslim, Abu Dawud, an-Nasa’i dan lainnya)

Abdullah bin Syaqiq, seorang tabiin berkata, “Dahulu para sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam tidak melihat suatu amalan pun yang bila ditinggalkan menjadi kafir kecuali sholat” (diriwayatkan oleh at-Tirmidz)

Oleh karena itu, jika kita benar-benar menyayangi anak-anak kita, hendaknya hal yang menjadi perhatian pertama kita adalah bagaimana agama anak kita, terutama sholatnya.

Ketauhilah wahai sahabat bahwa wajib atas kita menyuruh anak-anak kita untuk sholat walaupun mereka masih kanak-kanak yang belum wajib bagi mereka untuk sholat, sebagai pendidikan bagi mereka untuk membiasakan sholat sejak dini.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

مرو الصبيّ بالصلاة ابن سبع سنين واضربوهم عليها ابن عشر

Perintahkan anak-anak untuk melaksanakan sholat ketika ia berumur tujuh tahun, dan pukullah (bila meninggalkannya) ketika ia sudah berusia sepuluh tahun.” (Shahih Lighairi, HR. Abu Dawud, at-Tirmidzi.)

Oleh karena itu, berdosalah orang tua yang memiliki anak berusia tujuh tahun tetapi tidak memerintahkannya untuk sholat.

Semoga kita bisa menjadi orang tua-orang tua yang hebat yang bisa membimbing anak-anak kita untuk bisa menjaga sholatnya, bukan hanya orang tua yang hanya pandai memberikan motivasi-motivasi keduniaan.

Sebarkan jika Anda menyukai tulisan ini, insya Alloh pahala besar menanti Anda

Diteruskan oleh
ELSUNNAH Tausiyah WhatsApp Broadcast (ELSUNNAH TWB)
Daftar: 089616695643 (via WA)
Arsip ELSUNNAH http://goo.gl/qlZ1Kd
www.elsunnah.wordpress.com

Kisah Seorang Wanita dan Anaknya

Dari ‘Aisyah radliallahu ‘anha berkata, “Telah datang seorang wanita bersama dua putrinya menemuiku untuk meminta sesuatu. Namun aku tidak mempunyai apa-apa selain sebutir kurma. Sebutir kurma itu aku berikan kepadanya.

Lalu wanita itu membagi kurma menjadi dua bagian yang diberikannya untuk kedua putrinya sedangkan ia sendiri tidak memakan sedikitpun. Lalu wanita itu berdiri untuk segera pergi.

Saat itulah Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam datang. Aku pun menceritakan perihal wanita tersebut. Beliau shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

‘Siapa yang memberikan sesuatu kepada anak-anaknya, maka anak-anaknya akan menjadi pelindung dari api neraka baginya.'”

HR. Bukhori No. 1329

Masya Allah… sungguh balasan yang sangat besar bagi orang tua yang menyayangi dan memenuhi kebutuhan anak-anakya.

Semoga kita bisa mencontoh wanita tersebut yang sangat lembut hatinya dalam merawat anak-anaknya.

Sebarkan jika Anda menyukai tulisan ini, insya Alloh pahala besar menanti Anda

Diteruskan oleh
ELSUNNAH Tausiyah WhatsApp Broadcast (ELSUNNAH TWB)
Daftar: 089616695643 (via WA)
Arsip ELSUNNAH http://goo.gl/qlZ1Kd
http://www.elsunnah.wordpress.com

Keberkahan Dari Awan

Dari Abu Hurairah radliallohu ‘anhu, Rosululloh shollallohu ‘alaihi wasallam bersabda,

“Pada suatu ketika ada seseorang yang sedang berjalan di padang pasir tiba-tiba terdengar suara dari dalam awan, ‘Siramilah kebun si Fulan.’ Kemudian awan itu menuju ke arah suatu tempat yang banyak batunya, lantas menuangkan airnya (menurunkan hujan).

Pada tempat yang banyak batunya tersebut ada sebuah parit yang penuh dengan air hingga parit itu pun ikut mengalirkan air. Kemudian di situ ada seorang lelaki yang berada di tengah-tengah m kebunnya sedang membagi-bagi air dengan alat pengukur tanah. Ia kemudian bertanya kepada laki-laki tersebut, ‘Wahai hamba Alloh, siapakah namamu?’

Orang itu menjawab, ‘Fulan.’ Nama yang sama dengan yang pernah didengarnya dari dalam awan tadi.

Kemudian si Fulan bertanya kepadanya, ‘Kenapa kamu menanyakan namaku?’ Ia menjawab, ‘Sesungguhnya saya tadi mendengar suara dari dalam awan, yang kemudian menuangkan air ini. Suara itu berkata, ‘Siramilah kebun si Fulan.’ persis dengan namamu. Memangnya apa yang telah kamu perbuat?’ Fulan menjawab, ‘Karena kamu bertanya seperti itu, maka aku jawab. Sebenarnya aku selalu memperhatikan hasil yang dikeluarkan kebun ini. Sepertiga dari hasil itu saya sedekahkan, sepertiga saya makan dengan keluargaku, dan sepertiga lagi saya persiapkan untuk bibit.'”

HR. Muslim no. 2984

Semoga kita bisa mengambil ibroh atau pelajaran dari kisah yang dituturkan oleh Rosululloh shollallohu ‘alaihi wasallam tersebut.

Sebarkan jika Anda menyukai tulisan ini, insya Alloh pahala besar menanti Anda

Diteruskan oleh
ELSUNNAH Tausiyah WhatsApp Broadcast (ELSUNNAH TWB)
Daftar: 089616695643
http://www.elsunnah.wordpress.com

ELSUNNAH BC

Artikel ELSUNNAH.wordpress.com

Layanan Tausiyah WhatsApp Gratis dari ELSUNNAH dan Konsultasi Syariah Klik Di Sini

Jika Anda menyukai artikel ini, mohon like FB Fans Page ELSUNNAH

Bagikan artikel melalui tombol sosmed dibawah ini.
Like, Comment, and Share

Amalan Untuk Mendekatkan Jodoh

Assalamu’alaikum. Alhamdulillah Alloh belum mempertemukan saya dengan jodoh saya, mungkin Alloh mau saya fokus memperbaiki diri dulu agar mendapat jodoh yang baik pula. Yang mau saya tanya, adakah amalan kita yang bisa mndekatkan dengan jodoh kita. Adakah tanda-tanda bahwa dia jodoh kita. Terima kasih.. (Akhuna di Batam)

Jawaban

Kami tidak menjumpai adanya amalan-amalan tertentu untuk menyegerakan jodoh.

Yang perlu diingat adalah bahwa Allah memberikan jaminan bahwa lelaki yang baik, yang menjaga kehormatannya akan dipasangkan dengan wanita yang baik, yang menjaga kehormatannya. Sebaliknya, wanita yang buruk, yang tidak menjaga kehormatannya, akan dipasangkan dengan lelaki yang sama karakternya. Allah berfirman:

الْخَبِيثَاتُ لِلْخَبِيثِينَ وَالْخَبِيثُونَ لِلْخَبِيثَاتِ وَالطَّيِّبَاتُ لِلطَّيِّبِينَ وَالطَّيِّبُونَ لِلطَّيِّبَاتِ

“Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula)…” (QS. An-Nur: 26)

Oleh karena itu, hendaknya kita bertaubat terhadap pelanggaran-pelanggaran yang pernah kita lakukan dan memperbaiki diri kita.

Adapun doa meminta jodoh yang baik yang bisa dipanjatkan adalah doa yang diambil dari Al-Quran yaitu

رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا

“Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyejuk hati, dan jadikanlah kami sebagai pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa.” (QS. Al-Furqan:74)

Wallohu a’lam

Artikel ELSUNNAH.wordpress.com

Jika Anda menyukai artikel ini, mohon like FB Fans Page ELSUNNAH
dan bagikan artikel melalui tombol sosmed dibawah ini.
Like, Comment, and Share

Dapatkan Layanan Tausiyah Gratis dari ELSUNNAH Klik Di Sini

Kedudukan Seorang Wanita Dalam Islam


Ketika masih kecil dia menjadi pembuka pintu surga bagi ayahnya (orang tuanya)

Hadits dari  ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, beliau berkata,

جَاءَتْنِى امْرَأَةٌ وَمَعَهَا ابْنَتَانِ لَهَا فَسَأَلَتْنِى فَلَمْ تَجِدْ عِنْدِى شَيْئًا غَيْرَ تَمْرَةٍ وَاحِدَةٍ فَأَعْطَيْتُهَا إِيَّاهَا فَأَخَذَتْهَا فَقَسَمَتْهَا بَيْنَ ابْنَتَيْهَا وَلَمْ تَأْكُلْ مِنْهَا شَيْئًا ثُمَّ قَامَتْ فَخَرَجَتْ وَابْنَتَاهَا فَدَخَلَ عَلَىَّ النَّبِىُّ -صلى الله عليه وسلم- فَحَدَّثْتُهُ حَدِيثَهَا فَقَالَ النَّبِىُّ -صلى الله عليه وسلم- « مَنِ ابْتُلِىَ مِنَ الْبَنَاتِ بِشَىْءٍ فَأَحْسَنَ إِلَيْهِنَّ كُنَّ لَهُ سِتْرًا مِنَ النَّارِ »

(lebih…)

Cara Mudah Menghafal Al-Qur’an Al-Karim

sudahkah kita membaca al qur'anBismillah,

Segala pujian hanya milik Allah, shalawat dan salam semoga terlimpahkan kepada Nabi kita Muhammad, kepada keluarganya, dan para sahabat seluruhnya.

Keistimewaan metode ini adalah seseorang akan memperoleh kekuatan dan kemapanan hafalan serta dia akan cepat dalam menghafal sehingga dalam waktu yang singkat dia akan segera mengkhatamkan Al-Quran.

Berikut kami akan paparkan metodenya beserta pencontohannya, misal dalam menghafal surah Al-Jumuah: (lebih…)

[Syair] Untuk Ayah Ibu

syair untuk ayah dan ibu tercinta

Judul Sya’ir : Untuk Ayah Ibu

Oleh : Azka

Ya Alloh,… rendahkanlah suaraku bagi mereka

Perindahlah ucapanku didepan mereka
Hinakanlah watakku terhadap mereka
Dan lembutkanlah hatiku untuk mereka (lebih…)

Pukulan Terhadap Anak Yang Mendidik

pukulan yang mendidikTidak dapat dipungkiri bahwa dalam diri setiap manusia terdapat dua kecenderungan, yaitu kecenderungan untuk durhaka dan kecenderungan untuk bertakwa. Dalam hal ini Alloh subhanahu wata’ala berfirman:

Dan demi jiwa serta penyempurnaannya. Maka Alloh  subhanahu wata’ala  mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya.” (QS. Asy-Syams [91]: 7-8).

Karena itu, salah satu sarana untuk menguatkan dan mengasah potensi ketakwaan adalah dengan memberikan motivasi berupa penghargaan setiap kali seseorang itu melakukan perbuatan baik. Sebaliknya,  salah satu sarana untuk mencegah dan meminimalkan potensi fujur (durhaka) pada diri seseorang adalah dengan memberikan sanksi yang setimpal setiap kali melakukan perbuatan buruk. (lebih…)

Gerakan Kondomisasi, Penghalalan Zina

stop-kondomDan janganlah kamu mendekati zina. Sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. dan suatu jalan yang buruk.” (QS. Al-Israa’[17]: 32)

Akhir-akhir ini di berbagai sosial media ramai status penolakan terhadap PKN atau Pekan Kondom Nasional. PKN adalah satu program yang digelar oleh Komisi Penanggulangan AIDS Nasional (KPAN). Sekretaris KPAN Kemal Siregar mengatakan, PKN 2013 akan berlangsung pada tanggal 1-7 Desember 2013. Salah satu bentuk kampanye PKN yang direncanakan adalah adalah masuknya bus kondom yang akan mengelilingi Jakarta dan melakukan edukasi di tempat-tempat publik dan kampus. (lebih…)

Sarana-sarana Menyambung Silaturahim

silaturahimSesungguhnya salah satu jalan untuk masuk surga adalah menyambung silaturahim. Hal ini sebagaimana sebuah hadits dari Abdulloh bin Salam radhiallahu’anhu, bahwa Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

أَيُّهَا النَّاسُ ، أَفْشُوا السَّلامَ ، وَأَطْعِمُوا الطَّعَامَ ،  وَصِلُوا الأَرْحَامَ ، وَصَلُّوا بِاللَّيْلِ وَالنَّاسُ نِيَامٌ ، تَدْخُلُوا الْجَنَّةَ بِسَلامٍ  .

“Wahai sekalian manusia, tebarkanlah salam di antara kalian, berilah makan, sambunglah tali silaturahmi dan shalatlah ketika manusia tidur malam, niscaya kalian akan masuk surga dengan selamat.”. (Shohih, HR. Tirmidzi, Ibnu Majah, Ahmad) (lebih…)

Keutamaan Silaturrahim

keutamaan silaturahimPada kesempatan ini kali ini kita akan sedikit mengulas beberapa keutamaan dari silaturrahim. Semoga dengan mengetahui keutamaannya kita terdorong untuk meningkatkannya jika memang sudah berjalan dengan baik dan segera memperbaiki jika memang hubungan tersebut belum berjalan dengan baik. Berikut ini adalah beberapa keutamaan menjaga hubungan silaturrahim:

  • Silaturrahim merupakan salah satu amalan yang paling dicintai Allah ta’ala

Ada seorang laki-laki dari Bani Khots’am, dia bertanya kepada Rosululloh `:

أَيُّ الأَعْمَالِ أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ ؟ قَالَ : ” إِيمَانٌ بِاللَّهِ ” ، ، ثُمَّ مَهْ ؟ قَالَ : ” ثُمَّ صِلَةُ الرَّحِمِ “

Amal apa yang paling dicintai Alloh? Beliau menjawab, Iman kepada Alloh… kemudian dia bertanya lagi, kemudian amal apa lagi? Beliau menjawab, “Silaturrahim.” (HR. Abu Ya’la, Hadits hasan) (lebih…)

Rumah Tangga Seindah Impian

rumah tangga seindah impianBagi orang-orang beriman, menikah merupakan sunnah Rosululloh shallallahu ‘alaihi wasallam yang demikian agung. Dengan menikah, taburan kegelisahan dan ketidaktenangan yang menyelimuti hampir seluruh permukaan hati akan beterbangan dan berganti dengan panorama sakinah, mawaddah wa rahmah yang jernih bercahaya. Kesendirian akan segera menemui titik klimaksnya. Hal yang semulanya haram akan menjadi halal. (lebih…)

Jagalah Putra-Putrimu..!!

KD-PS 1-14 (PDF)19JAGALAH PUTRA-PUTRIMU..!!

Sesungguhnya Alloh  telah mengamanahkan kepadamu putra-putrimu. Dia telah mempercayakan kepadamu pendidikan dan pengasuhan mereka. Engkau adalah kunci kebahagiaan atau penentu kesengsaraan mereka.

Alloh  telah menitipkannya kepadamu dalam keadaan fithroh, sebagaimana sabda Rosululloh shallallahu’alaihi wasallam: “Setiap bayi dilahirkan dalam keadaan fithroh (Islam), maka kedua orang tuanyalah yang menjadikan mereka sebagai Yahudi, Nasrani ataupun Majusi.” (HR. Bukhori)

(lebih…)

Membalas Kedua Orang Tua

teruntuk yang ingin dicintaMembalas Kebaikan Kedua Orang Tua

8/10. Dari Abu Hurairah,

٨/۱٠  قَالَ النَّبيُّ صَلَّى اللهُ عّلَيْهِ وَسّلَّمَ : لاَ يَجْزِى وَلَدٌ وَالِدًهُ إِلاَّ أَنْ يَجِدَهُ مَمْلُوكًا فَيَشْتَرِيَهُ فَيُعْتِقَهُ  

Dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam berkata, “Seorang tidak dikatakan berbakti kepada orang tuanya, kecuali bila orang tuanya menjadi budak lalu ia membelinya dan memerdekakanya.”

Shahih, di dalam kitab Al Inva (1747), Muslim, 20- Kitabul Itqi, hadits 25, 26). (lebih…)

Bagamaimana Menjamu Tamu, Berkaca pada Nabi Ibrahim

menjamu tamuSikap saling mengunjungi, baik kerabat maupun teman sejawat merupakan kebiasaan yang tak bisa kita hindari. Keinginan berkunjung atau dikunjungi selalu menjadi harapan. Demikianlah, terkadang kita akan kedatangan tamu, baik yang diundang ataupun tidak. Bahkan pada momen-momen tertentu, kedatangan tamu sangatlah gencar. Islam mengajarkan bagi siapa saja yang menjadi tuan rumah, agar menghormati tamunya. Penghormatan itu tidak sebatas pada tutur kata yang halus dalam menyambutnya, namun juga dengan perbuatan yang menyenangkan tamu tersebut. Misalnya dengan memberikan jamuan, walaupun hanya sekedarnya. Sikap memuliakan tamu, bukan hanya mencerminkan kemuliaan hati si tuan rumah kepada tamu-tamunya. Memuliakan tamu juga menjadi salah satu tanda tingkat keimanan seseorang kepada Allah dan Hari Akhir. Dengan jamuan yang disuguhkan, ia berharap pahala serta balasan dari Allah pada hari Kiamat nanti. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: (lebih…)

Hadits tentang Berbicara Lemah Lembut Kepada Orang Tua

Berbicara Lemah Lembut Kepada kedua Orang Tua

463Dari Thaisalah bin Mayyas, dia berkata,

كُنْتُ مَعَ النَّجَدَاتِ، فَاَصَبْتُ ذُنُوْبًا لاَ أَرَاهَا اِلاَّ مِنَ الْكَبَائِرِ، فَذَكَرْتُ ذَلِكَ لاِبْنِ عُمَرَ قَالَ: مَا هِيَ؟ قُلْتُ: كَذَا وَكَذَا؟ قَالَ: لَيْسَتْ هَذِهِ مِنَ الْكَبَائِرِ، هُنَّ تِسْعٌ : اْلإِشْرَاكُ بِاللهِ، وَقَتْلُ نَسْمَةٍ، وَالْفِرَارُ مِنَ الزَّحْفِ، وَقَذْفُ الْمُحْصَنَةِ، وَأَكْلُ الرِّبَا، وَأَكْلُ مَالِ الْيَتِيْمِ، وَاِلْحَادُ فِي الْمَسْجِدِ، وَالَّذِي يَسْتَسْخِرُ، وَبُكَاءُ الْوَالِدَيْنِ مِنَ الْعُقُوْقِ قَالَ لِي ابْنُ عُمَرَ: أَتُفِرَّقُ مِنَ النَّارِ وَتُحِبُّ أَنْ تَدْخُلَ الْجَنَّةَ؟ قُلْتُ: أَىْ وَاللهِ! قَالَ: أَحَىُّ وَالِدُاكَ؟ قُلْتُ: عِنْدِي أُمِّى، قَالَ: فَوَاللهِ! لَوْ أَلَنْتَ لَهَا الْكَلاَمَ وَأَطْعَمْتَهَا الطَّعَامَ لَتَدْخُلَنَّ الْجَنَّةَ مَا اجْتُنِبَتِ الْكَبَائِرُ

(lebih…)

[Hadits] Berbuat Baik Kepada Kedua Orang Tua

Rubrik hadits kita kali ini akan memaparkan hadits-hadits yang berkaitan dengan berbuat baik kepada orang tua, yang kami ambil dari kitab Shahih Adabul Mufrod.

Dari Aim Amr Asy-Syaibani, dia berkata, “Pemilik rumah ini meriwayatkan kepadaku -sambil memberikan isyarat dengan tangannya ke rumah Abdullah- dia berkata,

  سَأَلْتُ النبي صلى الله عليه وسلم: أَيُّ الْعَمَلِ أَحَبُّ إِلَى اللهِ عَزَّ وَجَلَّ؟ قَالَ : الصَّلاَةُ عَلَى وَقْتِهَا قُلْتُ ثُمَّ أَيٌّ ؟ قَالَ : ثُمَّ بِرُّ الْوَالِدَيْنِ ، قُلْتُ : ثُمَّ أَيٌّ؟ قَالَ ثُمَّ الْجِهَادِ فِي سَبِيْلِ اللهِ قَالَ : فَحَدَّثْنِي بِهِنَّ وَلَوِ اسْتّزَدْتُهُ لَزَادَنِى  

‘Saya bertanya kepada Nabi shallallahu ‘alaihi xoasallam, “Apakah perbuatan yang paling dicintai Allah Azza wa Jalla?.” Nabi menjawab, “Shalat pada waktunya”. Kemudian saya bertanya lagi, “Lalu apa?.” Rasulullah menjawab, ‘Kemudian berbuat baik kepada kedua orang tad’. Lalu saya kembali bertanya, “Lalu apa?” Rasulullah menjawab, “Kemudian jihad dijalan Allah’.” Abdullah berkata, ‘Rasulullah menerangkan perkara tersebut kepadaku. Sekiranya aku meminta tambahan kepadanya, maka niscaya beliau akan menambahnya untukku.'” (lebih…)

Meluruskan Pekerjaan Wanita di Luar Rumah

meluruskan wanita bekerja di luar rumahMeluruskan Pekerjaan Wanita di Luar Rumah

Syariat Islam adalah saling melengkapi satu sama lain. Ketika Allah memerintah para wanita dengan firmanNya:

“Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu”. (Al-Ahzab:33).

Maka Allah menjadikan ada orang yang wajib menafkahi mereka, seperti ayah atau suami.

Pada hukum asalnya, wanita tidak dibolehkan bekerja di luar rumah kecuali karena suatu kebutuhan.  Sebagaimana  ketika Musa alaihis salam melihat dua anak gadis orang shalih yang menahan (menghambat) kambing gembalaannya menunggu giliran. Musa menanyakan kepada mereka: (lebih…)

Dalil-dalil Aqiqah

sunah-aqiqahIbnu Qayyim berkata Aqiqah ialah “Menyembelih hewan pada hari ketujuhnya dan mencukur rambutnya“. Selanjutnya Ibnu Qayyim berkata: “Dari penjelasan ini jelaslah bahwa aqiqah itu disebut demikian karena mengandung dua unsur diatas dan ini lebih utama.

Imam Ahmad dan jumhur ulama berpendapat bahwa apabila ditinjau dari segi syar’i maka yang dimaksud dengan aqiqah adalah makna berkurban atau menyembelih (an-nasikah)

Dalil-dalil tentang aqiqah di antaranya adalah sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam, (lebih…)

Kapan Anak Kecil Diwajibkan Berpuasa

kapan anak kecil diwajibkan puasaTanya:

Kapan anak kecil diwajibkan berpuasa, berapa batasan umur yang mewajibkan untuk berpuasa?

Jawab:

Anak kecil diperintahkan melakukan shalat jika sudah berumur tujuh tahun dan dipukul jika berumur sepuluh tahun. Wajib berpuasa jika sudah baligh. Baligh tercapai dengan keluar mani karena syahwat, tumbuhnya bulu di sekitar kemaluan, mimpi basah (mimpi yang menyebabkan keluar mani) atau sudah mencapai umur 15 tahun. Anak perempuan pun demikian, hanya ada tambahan tanda lain yaitu keluar haid. (lebih…)

Awan Tag