Menghidupkan Sunnah, Menebar Hidayah

Sahabat, mungkin pernah atau sering melihat fenomena seseorang yang kencing sembarangan di pinggir jalan tanpa merasa risih padahal orang-orang bisa melihatnya.

Perkara seperti ini dianggap remeh oleh sebagian orang, padahal ini adalah perkara yang besar.
☘Dari Ibnu Abbas, ia berkata bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam pernah melewati salah satu sudut kota Madinah atau Makkah, lalu beliau mendengar suara dua orang yang sedang diazab di kubur. Beliau pun bersabda,

يُعَذَّبَانِ، وَمَا يُعَذَّبَانِ فِي كَبِيرٍ، بَلَى، كَانَ أَحَدُهُمَا لاَ يَسْتَتِرُ مِنْ بَوْلِهِ، وَكَانَ الآخَرُ يَمْشِي بِالنَّمِيمَةِ

“Mereka berdua disiksa. Mereka menganggap bahwa itu bukan perkara besar, namun sesungguhnya itu perkara besar. Orang yang pertama disiksa karena tidak menutupi diri ketika kencing. Adapun orang yang kedua disiksa karena suka mengadu domba.” (HR. Bukhari 216 dan Muslim no. 292).
Hadits ini menunjukkan wajib bagi siapa saja yang hendak kencing untuk menutup dirinya dari pandangan orang-orang. Dan hadits ini mengabarkan bagaimana ancaman yang besar bagi mereka yang seenaknya kencing tanpa menutup diri dari penglihatan orang.
Oleh karena itu, jika hendak kencing carilah kamar mandi yang tertutup. Jika terpaksa tidak mendapatkan kamar mandi, misal sedang di jalan, maka menjauhlah dari pandangan manusia. Dari Jabir bin ‘Abdillah radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata,
خَرَجْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- فِى سَفَرٍ وَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- لاَ يَأْتِى الْبَرَازَ حَتَّى يَتَغَيَّبَ فَلاَ يُرَى.

“Kami pernah keluar bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam ketika safar, beliau tidak menunaikan hajatnya di tempat terbuka, namun beliau pergi ke tempat yang jauh sampai tidak nampak dan tidak terlihat.” (HR. Ibnu Majah no. 335 dan Abu Daud no. 2, shahih)
Jadi sahabat, jangan kencing sembarangan yah..
Catatan: Salah satu didikan yang keliru pada anak adalah mengajarkan anak kencing sembarangan di depan rumah. Hal seperti ini berarti tidak mengajarkan anak untuk menutup diri dan juga tidak mengajarkan untuk bersih dari najis dan ketika dewasa ia akan meneruskan kebiasaan jelek tersebut. Jadi waspadalah orang tua!
Sebarkan jika Anda menyukai tulisan ini, insya Alloh pahala besar menanti Anda.
Diteruskan oleh
Shirotul Mustaqim Whatsapp Broadcast(SM)

SM Admin 1: +62 856 4236 8964

SM Admin 2: +62 813 1100 2744

SM Admin 3: +62 896 0552 2493

SM Admin 4: +62 856 4236 9016

SM Center: +62 815 8559 4149

PIN BB: D78DCDDC

Join Telegram https://t.me/shirotulmustaqim

Like FB.me/shirotulmustaqimID

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: