Menghidupkan Sunnah, Menebar Hidayah

Sahabat ELSUNNAH, Iman mengarahkan kekuatan untuk mencintai apa yang Allah ta’ala cintai serta membenci apa yang dibenci oleh Allah ta’ala, itulah buah manis yang tumbuh dari pohon keimanan seorang hamba beriman.
Karena sesungguhnya Alloh adalah dzat yang paling layak diburu keridhoan-Nya di dalam memenuhi segala hal yg Ia ridhoi dan membenci apa yang Ia benci supaya cinta kita kepada-Nya adalah cinta murni bukan cinta palsu ataupun imitasi.

Karena apabila cinta hamba kepada Rabb-Nya palsu, maka ia tidak memperdulikan Rabb-Nya atas apa yang Allah ta’ala ridhoi ataupun yang Allah ta’ala benci, ia cuek dan lebih memperhatikan makhluk daripada-Nya.

Dan Rabb kita berfirman,

⚡️”Hampir saja langit pecah dan bumi terbelah, dan gunung-gunung runtuh (karena ucapan itu) karena mereka menganggap Allah Yang Maha Pengasih mempunyai anak”. (QS Maryam: 90-91)

Tidak bisa dibayangkan betapa dahsyatnya murka Allah karena menuduh Allah ta’ala mempunyai keturunan dan itu merupakan tuduhan yang sangat keji kepada ar-Rahman.

☘Ketika Allah ta’ala menerangkan betapa bencinya Dia kepada yang menuduh-Nya bahwa Ia memiliki anak, lalu apakah kita selaku hamba-Nya rela berucap dengan yang Ia benci, padahal telah sempurna segala kenikmatan hidup kita dari Allah ta’ala, hanya karena sungkan dan segan kepada makhluk? Lalu kita mengucapkan ringan “selamat natal”?? atau meridhoi hal-hal yang berhubungn dengan natal?

Logika sederhananya ialah bahwa apabila ada yang menuduh ibu kita berzina dan memiliki anak dari zina, lalu apakah kita akan mengucapkan selamat kepada orang yang telah menuduh ibu kita berzina?

Janganlah kita mengira hal ini remeh, bisa jadi menurut kita remeh tetapi ternyata besar di sisi Allah ta’ala. Dan ingatlah berapa banyak terkadang manusia mengucapkan hal yang ia sangka remeh tapi ia dicampaikan ke neraka.

إِنَّ الْعَبْدَ لَيَتَكَلَّمُ بِالْكَلِمَةِ مَا يَتَبَيَّنُ فِيهَا ، يَزِلُّ بِهَا فِى النَّارِ أَبْعَدَ مِمَّا بَيْنَ الْمَشْرِقِ

“Sesungguhnya ada hamba yang mengucapkan satu kalimat tertentu, yang tidak dia pikirkan akibatnya, namun menyebabkan dia tergelincir ke dalam neraka, yang dalamnya sejauh timur dan barat.” (HR. Ahmad 9157 & Bukhari 6477)

Ya Allah ya Rabb, jagalah lisan kami dan perbuatan kami dari semua perkara yang Engkau benci dan Engkau tidak ridhoi.

Wallahu a’lam. (ch. Syameela)

Sebarkan jika Anda menyukai tulisan ini, insya Alloh pahala besar menanti Anda

Diteruskan oleh

ELSUNNAH Tausiyah WhatsApp Broadcast (ELSUNNAH TWB )

Daftar: 089616695643 (via WA)

Arsip Telegram https://goo.gl/TCXGOn

http://www.elsunnah.wordpress.com

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: