Menghidupkan Sunnah, Menebar Hidayah

mimpi burukIslam adalah agama yang sempurna. Syariat Islam yang dibawa oleh Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam mencakup seluruh aspek kehidupan baik kehidupan khusus keagamaan maupun kehidupan umum keagamaan. Maka tidak ada satu hal pun kecuali Islam telah mengaturnya.

Di antara hal yang juga tidak luput dari syariat Islam adalah apa yang seyogyanya kita lakukan ketika kita mengalami mimpi buruk. Tentang masalah ini banyak hadits-hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menjelaskannya. Di antaranya,

إِذا رَأَى أَحَدُكُمْ الرُؤْيَا يَكْرَهُهَا، فَلْيَبْصُقْ عَنْ يَسَارِهِ ثَلَاثًا وَلْيَسَتَعَّذْ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ ثَلَاثًا، وَلْيَتَحَوَّلْ عَنْ جَنْبِهِ الَّذِي كَانَ عَلَيْهِ

Jika salah seorang dari kalian bermimpi dengan sesuatu yang dibenci hendaklah meludah ke kirinya tiga kali, dan hendaknya memohon perlindungan kepada Allah dari setan tiga kali, dan mengubah posisi tidurnya dari posisi semula.” (HR. Muslim)

وإن رأى ما يكره فليتفل عن يساره ثلاثا وليتعوذ بالله من شر الشيطان وشرها، ولا يحدث بها أحدا فإنها لن تضره

Ketika kalian mengalami mimpi buruk, hendaknya meludah ke kiri tiga kali, dan memohon perlindungan kepada Allah dari kejahatan setan dan dari dampak buruk mimpi. Kemdian, jangan ceritakan mimpi itu kepada siapapun, maka mimpi itu tidak akan memberikan dampak buruk kepadanya.” (HR. Muslim)

فَإِنْ رَأَى أَحَدُكُمْ مَا يَكْرَهُ فَلْيَقُمْ فَلْيُصَلِّ وَلاَ يُحَدِّثْ بِهَا النَّاسِ

Bila seseorang dari kalian melihat perkara yang dibencinya dalam mimpinya maka hendaklah ia bangkit dari tempat tidurnya (untuk berwudhu) lalu mengerjakan shalat dan jangan ia ceritakan mimpinya itu kepada manusia.” (HR. Muslim)

الرُّؤْيَا ثَلَاثٌ، فَرُؤْيَا حَقٌّ، وَرُؤْيَا يُحَدِّثُ بِهَا الرَّجُلُ نَفْسَهُ، وَرُؤْيَا تَحْزِينٌ مِنَ الشَّيْطَانِ فَمَنْ رَأَى مَا يَكْرَهُ فَلْيَقُمْ فَلْيُصَلِّ

Mimpi itu ada tiga: mimpi yang benar, mimpi bisikan perasaan, dan mimpi ditakut-takuti setan. Barangsiapa bermimpi yang tidak disukainya (mimpi buruk), hendaklah dia melaksanakan shalat.” (HR. at-Tirmidzi dan dishahihkan al-Albani)

Dari hadits-hadits nabi shallallahu ‘alaihi wasallam di atas terdapat petunjuk bagi seorang mukmin dan kita yakin bahwa sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk beliau shallallahu ‘alaihi wasallam. Bisa disimpulkan bahwa hal-hal yang bisa kita lakukan ketika kita mengalami mimpi buruk adalah sebaik berikut

  1. Meludah ke kirinya tiga kali.
  2. Minta perlindungan kepada Allah dari godaan syaitan dan kejelekan mimpinya, tiga kali.
  3. Tidak membicarakan mimpinya kepada orang lain.
  4. Membalikkan tubuhnya (mengubah posisi tidur)

Wallahu a’lam

Bogor, 07 Januari 2014

Muhammad Ilyas

—-

Artikel ELSUNNAH.wordpress.com

Jika Anda menyukai artikel ini, mohon like FB Fans Page ELSUNNAH
dan bagikan artikel melalui tombol sosmed dibawah artikel ini.
Like, Share, and Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: