Menghidupkan Sunnah, Menebar Hidayah

stop-kondomDan janganlah kamu mendekati zina. Sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. dan suatu jalan yang buruk.” (QS. Al-Israa’[17]: 32)

Akhir-akhir ini di berbagai sosial media ramai status penolakan terhadap PKN atau Pekan Kondom Nasional. PKN adalah satu program yang digelar oleh Komisi Penanggulangan AIDS Nasional (KPAN). Sekretaris KPAN Kemal Siregar mengatakan, PKN 2013 akan berlangsung pada tanggal 1-7 Desember 2013. Salah satu bentuk kampanye PKN yang direncanakan adalah adalah masuknya bus kondom yang akan mengelilingi Jakarta dan melakukan edukasi di tempat-tempat publik dan kampus.

Pekan Kondom Nasional yang diselenggarakan oleh KPAN dengan cara membagi-bagi kondom gratis adalah satu tindakan yang tidak masuk akal. Alih-alih menekan maraknya seks bebas, malah mensosialisasikan penggunakan kondom yang secara tidak langsung membolehkan seks bebas asal memakai kondom.

Kita diperintahkan untuk menjauhi zina dan tidak mendekatinya, bukan malah memfasilitasi orang untuk berzina dengan rasa “aman”. Maka pada hakikatnya gerakan ini merupakan legalisasi perbuatan zina yang sangat dikutuk dan dimurkai Allah subhanahu wata’ala.

Sungguh zina adalah seburuk-buruk jalan hidup. Dan siapa yang memfasilitasi dan mendekatkan orang untuk berzina adalah seburuk-buruk orang, seburuk-buruk lembaga. Dan baginya dosa orang yang melakukan zina, walaupun dia sendiri tidak melakukannya.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

Barang siapa yang mengajak ke jalan hidayah, maka baginya dari pahala seperti pahala (sebanyak pahala) pengikutnya, dengan tidak mengurangi sedikit pun dari pahala mereka. Dan barang siapa yang mengajak ke jalan sesat, maka menanggung dosa sebanyak dosa-dosa pengikutnya, dengan tidak mengurangi dari dosa-dosa mereka sedikit pun.”(HR. Muslim)

Gerakan ini sungguh sangat susah dipahami oleh akal yang sehat. Seandainya mereka sedikit menggunakan akal mereka, tentu tidak akan muncul seburuk-buruk ide seperti ini. Pergunakanlah akal kita sebelum semuanya terlambat. Pergunakanlah akal kita untuk memikirkan ayat-ayat Allah ta’ala baik ayat kauniyyah maupun ayat syar’iyyah agar kita tidak termasuk orang yang masuk dalam ayat berikut,

“Dan mereka berkata: ‘Sekiranya kami mendengarkan atau memikirkan (peringatan itu) niscaya tidaklah kami termasuk penghuni-penghuni neraka yang menyala-nyala’”.(QS. al-Mulk [67]: 10)

Wallahu ‘alam

Bogor, 03 Desember 2013

Muhammad Ilyas

Ilustrasi gambar @islampos.com

—-

Artikel ELSUNNAH.wordpress.com

Jika Anda menyukai artikel ini, mohon like FB Fans Page ELSUNNAH
dan bagikan artikel melalui tombol sosmed dibawah artikel ini.
Like, Share, and Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: