Menghidupkan Sunnah, Menebar Hidayah

sihir-perdukunanSihir dan segala macam bentuk dan jenisnya

Sihir dan sejenisnya dari cakupan ilmu-ilmu hitam makin populer dewasa ini. Para pakar berikut iklan sihirnya bisa ditemui di hampir semua media massa. Merekalah yang seakan-akan menguasai rahasia dan kunci-kunci kehidupan.

Eksistensi mereka kian diperkuat de-ngan dongeng-dongeng tahayul nenek mo-yang, utamanya yang berkaitan dengan kera-jaan-kerajaan nusantara di masa lampau. Jadilah semua itu sebagai sebuah ajaran dan aliran tersendiri yang ditafsirkan seba-gai bagian dari agama.

Ironisnya, sebagian kaum muslimin kian terbentuk akal dan pikiran-nya dengan semua itu. Lahirlah kemudian keyakinan yang berasal dari akal yang jumud yang tergantung dan menggantungkan segala-galanya kepada orang-orang “sakti” tersebut.

Bahagia dan sengsara, senang dan susah, sehat dan sakit, berhasil dan gagal, maju dan mundur seolah-olah ada di tangan mereka. Umat pun mulai lupa akan kekuasaan dan ke-tentuan Alloh.

Sejarah Munculnya Sihir

Disebutkan dalam tafsir Ibnu Ka-tsir yang menukil riwayat dari As- Sudi bahwa beliau berkata: “Dahulu kala syaithan-syaithan naik ke langit untuk mencuri kabar yang disampaikan oleh para malai-kat tentang sesuatu yang akan terjadi di muka bumi berupa kematian, ilmu ghaib dan perintah Alloh. Lalu kabar tersebut disampaikan kepada para dukun dan ternyata kabar tersebut banyak terjadi sehingga para dukun membenarkan apa yang disampaikan oleh syaithan. Setelah syaithan mendapatkan pembenaran, mere-ka mencampuradukkan satu kenyataan de-ngan tujuh puluh kedustaan. Kemudian menyebar isu di kalangan Bani Israil bah-wa ia mampu mengetahui ilmu ghaib se-hingga tidak sedikit di antara manusia terpe-daya dan tertipu”.

Namun Alloh  memberitahukan kepada Nabi Sulaiman  tentang tipu daya syaithan tersebut, lalu Nabi Sulaiman  memendam seluruh catatan kalimat di bawah kursi kerajaan dan tidak ada satu syaithan pun yang mampu mendekatinya.

Setelah Nabi Sulaiman  mening-gal, syaithan berubah wujud seperti manu-sia dan berusaha mengeluarkan catatan tersebut dari bawah kursi Sulaiman , kemudian dia mengatakan kepada manusia: “Apakah kalian ingin mendapatkan harta karun yang tidak pernah terbayang.” Maka syaithan menunjukkan sihir yang di-pendam oleh Nabi Sulaiman  di bawah kursinya. Seterusnya dipelajari oleh manu-sia dari zaman ke zaman.

Sebab-sebab Turunnya Ayat Sihir

Pada zaman Nabi Muhammad  tersebar tuduhan di kalangan orang-orang Yahudi bahwa Nabi Sulaiman mengajarkan sihir begitu pula malaikat Jibril dan Mikail, lalu turun ayat di atas sebagai bantahan terhadap tuduhan itu.

Yang benar adalah bahwa Nabi Su-laiman  tidak pernah mengajarkan sihir apalagi sebagai tukang sihir, begitu pula kedua malaikat Jibril dan Mikail.

Hukum Dan Kedudukan Sihir

Sihir adalah perkara syaithaniyah yang diharamkan dan bisa merusak atau memba-talkan serta mengurangi kesempur-naan aqidah, karena sihir tidak terjadi kecuali dengan kemusyrikan.

Sihir secara bahasa adalah sesuatu yang halus dan lembut. Dan menurut isti-lah syari’at sihir berupa jimat, santet, tenung, mejik atau ramuan-ramuan yang mampu memberi pengaruh secara fisik seperti sakit, membunuh atau memisahkan antara suami dengan istri dan pengaruh secara rohani seperti gelisah bingung atau mengkhayal. Dan pengaruh terhadap men-tal contohnya adalah gila, stress atau gang-guan kejiwaan yang lain. Ini berda-sarkan kenyataan yang terjadi dimasya-rakat dan diketahui orang banyak.

Sihir Tergolong Syirik dari Dua sisi

Pertama, karena sihir mengandung unsur meminta pelayanan dari syaithan dan ketergantungan dengan mereka melalui sesuatu yang mereka cintai agar syaithan tersebut mengajari kepada mereka tentang sihir, sehingga sihir adalah syaithan seba-gaimana firman Alloh:

“Tetapi syaithan-syaithan itulah yang kafir mengerjakan sihir) mereka mengajar-kan sihir kepada manusia.”

(QS. Al-Baqarah: 102).

Kedua, sihir mengandung unsur pengakuan terhadap ilmu ghaib dan
pengakuan berserikat dengan Alloh  dalam perkara ghaib. Ini jelas-jelas se-bagai suatu perbuatan kufur, sebagai-mana firman Alloh :

”Katakanlah, tidak seorang pun di langit dan di bumi yang mengetahui perka-ra yang ghaib, kecuali Alloh.”

(QS. An-Naml: 65).

Dan ilmu ghaib tersebut tidak di-perlihatkan kepada makhluk kecuali hanya kepada para rasul-Nya sebagaimana  dalam

Firman Alloh :

“(Dia adalah Tuhan) Yang menge-tahui yang ghaib maka Dia tidak mem-perlihatkan kepada seorang pun tentang yang ghaib itu kecuali kepada yang diridhai-Nya.” (QS. Jin: 26& 27).

Di antara hal yang perlu diwas-padai adalah bahwa para tukang sihir memper-mainkan aqidah umat Islam, di mana mere-ka menampakkan diri seakan-akan sebagai tabib, ahli hikmah, dokter atau kyai, se-hingga mereka menyesatkan kaum musli-min yang sedang sakit agar menyembelih kambing atau ayam dengan ciri-ciri ter-tentu yang ditujukan kepada jin. Di antara mereka ada yang menjual isim-isim atau jimat lewat iklan koran atau majalah bah-kan melalui televisi.

Sebagian lagi menampakkan diri se-bagai pemberi berita tentang per-kara-perkara ghaib dan tempat-tempat barang yang hilang. Lalu orang-orang yang bodoh datang bertanya kepadanya tentang barang-barang yang hilang, kemudian memberi kabar tentang keberadaan barang tersebut atau mendatangkannya dengan bantuan syaithan.

Sebagian mereka menampakkan diri sebagai wali yang memiliki karamah dalam hal-hal yang luar biasa seperti ma-suk ke dalam api tetapi tidak terbakar, me-mukul dirinya dengan pedang atau dilindas mobil tetapi tidak sedikit pun terluka atau keanehan lain yang hakekat sebenarnya adalah perbuatan syaithan yang diperja-lankan melalui tangan mereka untuk mem-buat fitnah di antara manusia. Atau bisa jadi, hanya perkara ilusi yang tidak ada hakekatnya, bahkan hanya-lah tipuan halus dan licik yang mereka lakukan di depan pandangan mata seperti perbuatan para tukang sihir Fir’aun dengan menipu tali-tali dan tongkat-tongkat yang seakan menjadi kalajengking dan ular.

Wallahu A’lam.

—-

Artikel ELSUNNAH.wordpress.com

Jika Anda menyukai artikel ini, mohon like FB Fans Page ELSUNNAH
dan bagikan artikel melalui tombol sosmed dibawah artikel ini.
Like, Share, and Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: