Menghidupkan Sunnah, Menebar Hidayah

puasaKeutamaan puasa di bulan Ramadhan:

  • Amalan taqwa.

Alloh ta’ala berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

Artinya: “Wahai orang-orang beriman, telah diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa.” (QS. Al-Baqoroh 183)

  • Dapat menghapus dosa.

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم : مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ.

Dari Abu hurairoh rodhiallohu anhu berkata: bahwa Rosululloh sholallohu alaihi wassalam bersabda:” Barangsiapa yang berpuasa pada bulan romadhon penuh dengan keimanan dan pengharapan pahala dari Alloh niscaya ia diampuni dosa-dosanya.” (HR. Bukhori No.38)

  • Memberi syafaat pada hari kiamat.

Rosululloh sholallohu alaihi wassalam bersabda:

(( الصِّيَامُ وَالْقُرْآنُ يَشْفَعَانِ لِلْعَبْدِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ. يَقُولُ الصِّيَامُ: أَىْ رَبِّ مَنَعْتُهُ الطَّعَامَ وَالشَّهَوَاتِ بِالنَّهَارِ فَشَفِّعْنِى فِيهِ. وَيَقُولُ الْقُرْآنُ: مَنَعْتُهُ النَّوْمَ بِاللَّيْلِ فَشَفِّعْنِى فِيهِ. قَالَ: فَيُشَفَّعَانِ ))

Puasa dan al-Qur’an memberi syafaat kepada hamba pada hari kiamat. Puasa berkata, ‘Wahai Robbku, aku telah menahannya dari makan dan syahwat pada siang hari, maka berikanlah syafaat kepadaku untuknya.’ al-Qur’an berkata, ‘Wahai Robbku, aku telah menahannya dari tidur di malam hari, maka berikanlah syafaat kepadaku untuknya.’ Lantas keduanya memberi syafaat kepada hamba tersebut.” (HR. Ahmad No.6626, dishahihkan al-Albani)

  • Pahala puasa tidak terhingga.

Dalam HR. Bukhori No.1904:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ يَقُولُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ اللَّهُ كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ لَهُ إِلَّا الصِّيَامَ فَإِنَّهُ لِي وَأَنَا أَجْزِي بِهِ

Dari Abu Hurairoh rodhiallohu anhu berkata: bahwa Rosululloh sholallohu alaihi wasallam bersabda: “ Setiap amalan anak adam untuknya kecuali puasa, ia milik-Ku dan Akulah yang akan membalasnya.”

  • Orang yang berpuasa diberi pintu khusus masuk surga yaitu ar-Royyan.

Dalam HR. Bukhori No.1896

عَنْ سَهْلٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: إِنَّ فِي الْجَنَّةِ بَابًا يُقَالُ لَهُ الرَّيَّانُ يَدْخُلُ مِنْهُ الصَّائِمُونَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ لَا يَدْخُلُ مِنْهُ أَحَدٌ غَيْرُهُمْ.

Dari Sahl rodhiallohu anhu dari Nabi sholallohu alaihi wassalam bahwa beliau bersabda:” Sesungguhnya di surga terdapat pintu yang disebut ar-Royyan yang akan dimasuki oleh orang-orang yang puasa pada hari kiamat dan tidak ada seorangpun yang masuk melainkan mereka.

Ahad 31-Juli-2011

Penulis: Abu Mujahidah al-Ghifari ibnu Wurjan, Lc

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: