Menghidupkan Sunnah, Menebar Hidayah

teruntuk yang ingin dicintaIslam adalah agama kasih sayang. Ia dibawa oleh Nabi yang penuh kasih sayang, Muhammad . Ia berasal dari Robb yang menyayangi hamba-hamba-Nya yang berkasih sayang. Islam adalah agama yang sangat indah. Keindahannya mampu mengubah wajah dunia yang sangat gersang dari nilai-nilai kebaikan menjadi lahan subur yang menumbuhkan berjuta tanaman kebaikan yang indah lagi harum semerbak baunya.

Bagaimana tidak, ajarannya tidak sebatas menjelaskan bagaimana memenuhi hak-hak Alloh . Islam datang mengajarkan kepada manusia tentang hak-hak yang harus ditunaikan kepada sesama mereka. Hak mendapatkan pertolongan, kasih sayang, perhatian dan hak-hak lainnya. Maka, manusia dalam kehidupannya harus mampu memberikan manfaat kepada orang lain.

Seorang Muslim sejati adalah mereka yang memiliki rasa simpati dan empati terhadap saudara-saudaranya. Dari ucapan lisannya terdengar kata-kata kebaikan. Dalam perbuatannya terpancar rasa keprihatinan demi kebahagiaan orang lain dan pengorbanan jiwa demi kehidupan orang yang tak beruntung. Dari akalnya terlahir inisiatif memberi pertolongan sebelum saudaranya meminta dan memohon kepadanya. Ia selalu tampil sebagai pelipur lara bagi mereka yang mendapatkan musibah dunia. Ia tidak rela melihat saudara-saudaranya mengalami kepayahan hidup di dunia. Ia pun menjadi orang terdepan untuk menolong kaum Muslimin dari musibah yang menimpa agama mereka, yang masih jauh dari sentuhan ajaran islam dan yang masih terkena kotoran-kotoran syirik dalam ibadah.

Untuk Muslim sejati seperti inilah, Rosululloh  memberikan kabar gembira tentang kecintaan Alloh  kepada mereka, dalam sabdanya:

أَحَبُّ النَّاسِ إِلَى اللهِ أَنْفَعُهُمْ لِلنَّاسِ ، وَأَحَبُّ الأَعْمَالِ إِلَى اللهِ سُرُورٌ تُدْخِلُهُ عَلَى مُسْلِمٍ ، أَوْ تَكْشِفُ عَنْهُ كُرْبَةً ، أَوْ تَقْضِي عَنْهُ دَيْنًا ، أَوْ تَطْرُدُ عَنْهُ جُوعًا

“Manusia yang paling dicintai Alloh adalah yang paling bermanfaat. Amal yang paling dicintai Alloh adalah kebahagiaan yang engkau rasukkan pada seorang Muslim, menghilangkan kesusahannya, membayar hutangnya dan menghilangkan rasa laparnya….” (HR. Ath-Thobroni)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: