Menghidupkan Sunnah, Menebar Hidayah

HARTAMU TUAN

Ketahuilah tuan, harta kau dapat bukan karna kau keturunan bangsawan
Berapa banyak fakir miskin keturunan bangsawan
Bukan juga karna kau lebih dekat kepada Tuhan
Berapa banyak orang bertaqwa tak punya simpanan
Bukan pula karna kau rupawan atau karna kau cekatan
Bukan juga cuma-cuma kau diberikan
Semuanya ada tujuan

Harta itu adalah pemulyaan dan ujian
Kau harus beramal dan bersyukuran
Bila tidak di dunia ia akan terpunahkan
Atau menjadi siksaan dan di akhirat kelak harus kau pertanggungjawabkan

Jangan pula tertipu dan mengira kau hanya sedang dimanja karena kau hamba yang dicinta
Lalu dengannya kau berfoya-foya atau menyimpannya hanya untuk keluarga atau untuk jaminan di hari tua
Ketahuilah tuan kau diberi harta untuk bebaskan dirimu dari neraka
Infakkan ia sebagai penebus dosa
Dengannya kau naiki tangga-tangga syurga
Pintu syurga ada delapan adanya, harta adalah salah satunya
Jangan kau tutup pintu itu hanya karna dunia yang fana

Fakir miskin jangan kau lupakan kerabatmu jangan kau acuhkan
Dakwah Muhammady ooh dakwah Muhammady tuan
Taukah kau artinya misi penyelamatan umat dari lembah-lembah neraka
Kan hancur apabila harta tak kau infakkan
Ummatmu pun kan hancur bersamanya
Celakah celakalah dan celakalah dikau bila itu terjadi
Kaulah penanggungjawab pertama
Kau tidak akan lepas darinya
Hanya dengan menutup mata

Mengapa kau masih ragu
Tak ada waktu untuk ragu
Waktu cepat sekali berlalu
Yang diminta bukan semua hartamu
Bisa kau tutupi dengan  mengurangi hawa nafsu dan menambah tawakalmu
Jangan ragu… kau tidak punya banyak waktu
Bukankah kau tahu kerentaan menunggumu
Ajalmu mengejarmu
Pusaramu menantimu
Tak sabar sudah dia menunggu

Ingat tuan ketika ajal menjemputmu
Di suatu saat kelak tak ada daya untuk mengelak
Semua terasa hampa tak bermakna
Jiwa merayap meninggalkan raga
Rasa pedih tak terhingga
Bagai gunung membelah kepala
Bagaikan duri mengoyak sutra

Diiringi tangis dikau beranjak ke alam baka
Kini kau diantra ke pusara nan kelam
Siangnnya bagaikan malam, malamnya pekat dan suram
Seorang diri dikau mendekam, nuansa sunyi kini mencekam
Tak da teman tak da tilam, siksa yg pedih pun datang mengancam
Belenggu jahannam  meraung seram Menagih bagian harta yang  terpendam

Dunia yang indah kini kau tinggalkan, istri rupawan kini menjadi milik orang tak terkenalkan
Harta pun sudah terbagikan ,menjadi milik mereka yang kau tinggalkan
Yang kau bawa hanya yang kau infakkan
Jika di dunia kau seorang dermawan, kini kau pasti banyak simpanan.
Hartamu tuan, hartamu  jadikan ia penyelamatmu
Bebaskan dengannya dirimu dari ancaman
Beli dengannya ruang yg lapang.. Di kehidupan dunia dan di pusara
Tidur nenyak disana bagai pengantin bahagia Menanti tiupan sangsakala
Tanpa jemu terasa bernafaskan aroma syurga
Belilah syurga dengan hartamu tuan
Segera bayarkan mahar bidadari rupawan
Cepat tuan kau berlomba dengan zaman
Jangan sampai ajal mendahului amal
Cepat tuan sebelum datang penyesalan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: