Menghidupkan Sunnah, Menebar Hidayah

Archive for the ‘Landasan Agama’ Category

Nabi Muhammad Dijamin Masuk Surga

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Sehubungan dengan acara tafsi r al-misbah di Metro TV pd tgl 12 juli 2014. Bp. Quraish Shihab mengatakan “Tidak benar bahwa Nabi Muhammad sudah dapat jaminan syurga dari Allah S.W.T”. Mohon penjelasannya.

Video:

Salam,
Dari Roy

Jawaban: (lebih…)

[Video] Bagaimana Setan Menggoda Kita di Waktu Tidur Malam

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

عَقِدَ الشَّيْطَانُ عَلَى قَافِيَةِ رَأْسِ أَحَدِكُمْ إِذَا هُوَ نَامَ ثَلاَثَ عُقَدٍ ، يَضْرِبُ كُلَّ عُقْدَةٍ عَلَيْكَ لَيْلٌ طَوِيلٌ فَارْقُدْ ، فَإِنِ اسْتَيْقَظَ فَذَكَرَ اللَّهَ انْحَلَّتْ عُقْدَةٌ ، فَإِنْ تَوَضَّأَ انْحَلَّتْ عُقْدَةٌ ، فَإِنْ صَلَّى انْحَلَّتْ عُقْدَةٌ فَأَصْبَحَ نَشِيطًا طَيِّبَ النَّفْسِ ، وَإِلاَّ أَصْبَحَ خَبِيثَ النَّفْسِ كَسْلاَنَ

Setan membuat tiga ikatan di tengkuk (leher bagian belakang) salah seorang dari kalian ketika tidur. Di setiap ikatan setan akan mengatakan, “Malam masih panjang, tidurlah!”. Jika dia bangun lalu berdzikir pada Allah, lepaslah satu ikatan. Kemudian jika dia berwudhu, lepas lagi satu ikatan. Kemudian jika dia mengerjakan sholat, lepaslah ikatan terakhir. Di pagi hari dia akan bersemangat dan bergembiraJika tidak melakukan seperti ini, dia tidak ceria dan menjadi malas.” (HR. Bukhari no. 1142 dan Muslim no. 776)

—-

Artikel ELSUNNAH.wordpress.com

Jika Anda menyukai artikel ini, mohon like FB Fans Page ELSUNNAH
dan bagikan artikel melalui tombol sosmed dibawah artikel ini.
Like, Share, and Comment

 

Beberapa Hadits Keutamaan Ramadhan

hukum dan keutamaan qiyam ramadhanDari Abu Hurairah radhiallahu’anhu, ia berkata, Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda:

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيْمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَاتَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Barangsiapa yang berpuasa di bulan Ramadhandengan penuh keimanan  dan mengharap pahala, niscaya dosa-dosanya yang telan berlalu akan diampuni.” (lebih…)

Syarat-syarat Syahadat

Diriwayatkan dalam suatu atsar bahwa kunci surga adalah لاإلةإلااللّه” (La ilaha illallah), tetapi apakah setiap orang yang mengatakannya berhak dibukakan pintu surge untuknya?

Seseorang bertanya kepada Wahb bin Munabih rahimahullah: Bukankah (La ilaha illallah) adalah kunci surge? Beliau menjawab: “Ya, tetapi setiap kunci mempunyai gerigi, jika Anda membawa kunci yang bergerigi, maka pintu surge dibukakan untukmu, tetapi jika kunci surga Anda tak bergerigi, tidak akan dibukakan.”

Banyak hadits Rasulullah Shallallahu’alaihi wassalam yang menerangkan tentang gerigi kunci ini, seperti sabda beliau: “Siapa saja mengucapkan لاإلةإلااللّه” (La ilaha illallah) dengan ikhlas ”, “dengan hati yang yakin”, “dia benar-benar mengucapkannya dari lubuk hatinya” dan ungkapan lain, dimana hadits-hadits ini, mengaitkan masuk surga dengan mengetahui makna kalimat itu, tetap teguh kepdanya sampai ajal menjelang, tunduk dan patuh terhadap maksudnya, dan lain-lain. (lebih…)

Cara Mudah Menghafal Al-Qur’an Al-Karim

sudahkah kita membaca al qur'anBismillah,

Segala pujian hanya milik Allah, shalawat dan salam semoga terlimpahkan kepada Nabi kita Muhammad, kepada keluarganya, dan para sahabat seluruhnya.

Keistimewaan metode ini adalah seseorang akan memperoleh kekuatan dan kemapanan hafalan serta dia akan cepat dalam menghafal sehingga dalam waktu yang singkat dia akan segera mengkhatamkan Al-Quran.

Berikut kami akan paparkan metodenya beserta pencontohannya, misal dalam menghafal surah Al-Jumuah: (lebih…)

Jagalah Allah, Maka Ia Akan Menjagamu

عبْد الله بن عَبّاسٍ -رَضِي اللهُkaab-bin-malik عَنْهُما- قالَ: كُنْتُ خَلْفَ النَّبِيِّ -صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ- يَوْمًا، فَقَالَ: يَا غُلاَمُ، إِنِّي أُعَلِّمُكَ كَلِمَاتٍ؛ احْفَظِ اللهَ يَحْفَظْكَ، احْفَظِ اللهَ تَجِدْهُ تُجَاهَكَ، إِذَا سَأَلْتَ فَاسْأَلِ اللهَ، وَإِذَا اسْتَعَنْتَ فَاسْتَعِنْ بِاللهِ

Abdullah bin ‘Abbas -radhiyallahu ‘anhuma- menceritakan, suatu hari saya berada di belakang Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam. Beliau bersabda, “Nak, aku ajarkan kepadamu beberapa untai kalimat: Jagalah Allah, niscaya Dia akan menjagamu. Jagalah Allah, niscaya kau dapati Dia di hadapanmu. Jika engkau hendak memintamintalah kepada Allah, dan jika engkau hendak memohon pertolongan, mohonlah kepada Allah….” (HR. Ahmad, Tirmidzi, dan lainnya) (lebih…)

Cantiknya Bidadari

bungaTerheran-heran. Tapi itulah kenyataan. Seseorang  – yang mungkin dengan mudahnya – melepas jilbabnya dan merasa enjoy mempertontonkan kecantikannya. Entah dengan alasan apa, kepuasan pribadi, materi dunia, popularitas yang semuanya berujung pada satu hal, yaitu hawa nafsu yang tak terbelenggu.

Padahal… nun di surga sana, terdapat makhluk yang begitu cantik yang belum pernah seorang pun melihat ada makhluk secantik itu. Dan mereka sangat pemalu dan terjaga sehingga kecantikan mereka hanya dinikmati oleh suami-suami mereka di surga.

Berikut ini adalah kumpulan ayat dan hadits yang menceritakan tentang para bidadari surga. (lebih…)

Siapakah Al-Ghuroba

al-ghurobaDari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

بَدَأَ الْإِسْلَامُ غَرِيبًا وَسَيَعُودُ كَمَا بَدَأَ غَرِيبًا فَطُوبَى لِلْغُرَبَاءِ

Islam datang dalam keadaan asing dan ia akan kembali menjadi asing sebagaimana kedatangannya, maka beruntunglah orang-orang yang terasingkan itu.” (HR. Muslim)

Lalu siapakah orang-orang yang terasing (ghuroba) yang beruntung itu? Mari kita simak hadits-hadits yang menjelaskan hal ini. (lebih…)

Iman Kepada Allah

audioCeramah “Iman Kepada Allah” oleh Ust. Ibrahim Bafadhol, Lc., M.Pd.I.

Durasi:: 00:10:40

Atau Anda bisa mendownloadnya

—-

Artikel ELSUNNAH.wordpress.com

Jika Anda menyukai artikel ini, mohon like FB Fans Page ELSUNNAH
dan bagikan artikel melalui tombol sosmed dibawah artikel ini.
Like, Share, and Comment

Agungkan Sunnah Nabimu

sunnahSesungguhnya telah ada pada diri Rosululloh suri tauladan yang baik bagi kalian (yaitu) bagi orang-orang yang mengharap (rahmat) Alloh dan (kedatangan) hari akhir dan dia banyak menyebut Alloh.” (Al Ahzab: 21)

Ayat yang mulia ini merupakan dasar pijakan paling kuat dan agung, yang menjadi dalil bagi kita untuk meneladani Rosululloh shallallahu ‘alaihi wasallam baik dalam bentuk ucapan, perbuatan, ataupun prilaku kesehariannya. [lihat tafsir Ibnu katsir] (lebih…)

Adzab Allah Meliputi Pendosa dan Juga Orang Sholeh

adzab-bencanaAdzab Allah Meliputi Pendosa dan Juga Orang Sholeh (Mentadaburi Surat al-Anfaal ayat 25)

Allah subhanahu wata’ala berfirman,

Dan peliharalah diri kalian dari siksaan yang tidak khusus menimpa orang-orang yang zalim saja di antara kalian. dan ketahuilah bahwa Allah Amat keras siksaan-Nya.” (QS. Al-Anfaal [8]: 25)

Di dalam ayat yang tersebut, Allah subhanahu wata’ala memperingatkan orang-orang yang beriman akan cobaan dan bencana yang apabila ia datang, maka sifatnya menyeluruh. Bencana itu akan menimpa semua orang secara umum, tidak hanya bagi orang-orang yang durhaka dan pendosa saja. (lebih…)

Ujian Iman

ujian imanSalah satu konsekuensi pernyataan iman, adalah bentuk kesiapan dalam menghadapi ujian yang diberikan Alloh, untuk membuktikan sejauh mana kebenaran dan kesungguhan dalam menyatakan iman, apakah iman itu betul-betul bersumber dari keyakinan dan kemantapan hati, atau sekedar klaim tanpa bukti. Alloh ta’ala berfirman :

Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: “Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi? Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Alloh mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.” (QS. al – Ankabut [29] :  2-3 ) (lebih…)

Apabila Dihinggapi Rasa Takut dan Kesepian Ketika Tidur

doa-takutApabila Dihinggapi Rasa Takut dan Kesepian Ketika Tidur

Agama kita yang sempurna telah mengajarkan kepada kita berbagai hal. Di antaranya adalah doa yang Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam ajarkan ketika kita mengalami perasaan takut dan kesepian ketika tidur.

Keadaan seperti ini wajar terjadi menghinggapi seseorang terutama ketika seseorang berada pada malam hari dan dalam keadaan sendiri. Ketika hal ini terjadi maka hendaknya seseorang memohon perlindungan kepada Allah subhanahu wata’ala. (lebih…)

Hukum Menggunakan Kata “Seandainya”

seandainyaKata ‘seandainya’ itu Apabila digunakan sebagai ungkapan kesedihan menyesali yang telah lampau dan kecewa terhadap takdir, itulah yang dilarang, sebagaimana dalam firman Allah:

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu seperti orang-orang kafir (orang-orang munafik) itu, yang mengatakan kepada saudara-saudara mereka apabila mereka mengadakan perjalanan di muka bumi atau mereka berperang:”Kalau mereka tetap bersama-sama kita tentulah mereka tidak mati dan tidak dibunuh”. Akibat (dari perkataan dan keyakinan mereka) yang demikian itu, Allah menimbulkan rasa penyesalan yang sangat di dalam di hati mereka..” (Ali Imraan : 156) (lebih…)

Hukum Mengucapkan Selamat Natal dan Ikut Merayakannya

natalTermasuk dari dasar-dasar aqidah Islam, bahwa setiap muslim yang beragama Islam lagi bertauhid wajib untuk ber-wala’ (sikap setia, loyal, cinta, dekat) terhadap orang-orang yang beraqidah Islam danber-bara (belepas diri, membenci, memusuhi) orang-orang kafir yang menentangnya dan memusuhinya.

Ini adalah bagian dari millah Nabi Ibrahim ‘alaihis salam dan orang-orang yang mengikutinya, yang kita diperintahkan untuk meneladani mereka, sebagaimana firman Allah ta’ala: (lebih…)

Istighfar Sebab Keamanan dari Azab Allah (Mentadabburi Surat Al Anfaal Ayat 33)

adab berdoa

Dan Allah sekali-kali tidak akan mengazab mereka, sedang kamu berada di antara mereka. dan tidaklah (pula) Allah akan mengazab mereka, sedang mereka meminta ampun” (QS. Al Anfaal [8]: 33)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, (lebih…)

Pembatal Keislaman (8): Berpaling dari Agama Allah

berpalingBerpaling dari agama Allah subhanahu wata’ala. Ia tidak mempelajarinya dan tidak beramal dengannya.

Ada sebuah sikap berbahaya yang kadang-kadang dilakukan oleh seorang muslim, yakni sikap berpaling dari Islam. Kata berpaling di sini adalah terjemahan dari kata al-I’radl. Al-I’radl sendiri berarti meninggalkan, menghalang-halangi, dan tidak menerima. Para ulama’ menjelaskan maksud berpaling di sini adalah enggan mempelajarinya dan tidak mengamalkannya.

Tentang sikap berpaling ini Allah subhanahu wata’ala berfirman,

Dan ia tidak mau membenarkan (Rasul dan Al-Quran) dan tidak mau mengerjakan shalat, tetapi ia mendustakan (Rasul) dan berpaling (dari kebenaran)” (QS. Al-Qiyamah: 31-32) (lebih…)

Pembatal Keislaman (7): Sihir

sihir-perdukunanSihir dan segala macam bentuk dan jenisnya

Sihir dan sejenisnya dari cakupan ilmu-ilmu hitam makin populer dewasa ini. Para pakar berikut iklan sihirnya bisa ditemui di hampir semua media massa. Merekalah yang seakan-akan menguasai rahasia dan kunci-kunci kehidupan.

Eksistensi mereka kian diperkuat de-ngan dongeng-dongeng tahayul nenek mo-yang, utamanya yang berkaitan dengan kera-jaan-kerajaan nusantara di masa lampau. Jadilah semua itu sebagai sebuah ajaran dan aliran tersendiri yang ditafsirkan seba-gai bagian dari agama. (lebih…)

Dahsyatnya Siksaan Neraka

nerakaSeringkali kita mendengar tentang neraka, namun hati kita terlalu keras untuk menerima kebenaran akan adanya neraka dengan segala kepedihan di dalamnya.

Allah ta’ala berfirman: “Maka takutlah kalian kepada neraka yang bahan bakarnya terdiri dari manusia dan bebatuan, yang disediakan bagi orang-orang kafir” (QS. Al-Baqoroh [2]: 24)

Berikut ini, kami mencoba menghadirkan kedahsyatan adzab yang tidak pernah terbayangkan, yaitu adzab neraka, balasan yang telah disiapkan oleh Alloh ta’ala bagi orang kafir, munafik, dan para pelaku dosa. (lebih…)

Pembatal Keislaman (6): Istihza

istihzaOrang-orang yang mengolok-olok (istihza) agama yang mulia ini, baik itu sengaja atau hanya bersenda gurau.

Allah ta’ala berfiman,

“Katakanlah, apakah terhadap Allah, ayat-ayat-Nya dan Rasul-Nya kalian selalu berolok-olok? Tidak usah kalian meminta maaf karena kalian telah kafir sesudah beriman.” (QS. At-Taubah: 65)

Kaum muslimin di setiap zaman telah bersepakat bahwa orang yang mencela Alloh dan Rasul-Nya atau agama-Nya, maka wajib untuk dibunuh. Jika yang mencela adalah seorang muslim, maka ketika itu ia telah murtad dan wajib dibunuh karena kemurtadannya tersebut. Jika yang mencela adalah seorang kafir dzimmi, maka batallah ikatan perjanjian untuk melindunginya dan wajib untuk dibunuh. (lebih…)

Awan Tag